<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mantul, Harga Emas Diprediksi Terus Meroket hingga Agustus</title><description>Kenaikan harga emas diprediksi akan berlanjut hingga pekan pertama Agustus 2020</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/07/30/320/2254041/mantul-harga-emas-diprediksi-terus-meroket-hingga-agustus</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/07/30/320/2254041/mantul-harga-emas-diprediksi-terus-meroket-hingga-agustus"/><item><title>Mantul, Harga Emas Diprediksi Terus Meroket hingga Agustus</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/07/30/320/2254041/mantul-harga-emas-diprediksi-terus-meroket-hingga-agustus</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/07/30/320/2254041/mantul-harga-emas-diprediksi-terus-meroket-hingga-agustus</guid><pubDate>Kamis 30 Juli 2020 06:37 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/07/29/320/2254041/mantul-harga-emas-diprediksi-terus-meroket-hingga-agustus-oJc0aQETsl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga Emas Naik. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/07/29/320/2254041/mantul-harga-emas-diprediksi-terus-meroket-hingga-agustus-oJc0aQETsl.jpg</image><title>Harga Emas Naik. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Kenaikan harga emas diprediksi akan berlanjut hingga pekan pertama Agustus 2020. Bahkan harga emas dunia akan menyentuh level tertinggi USD2000 per ounce.
Direktur TRFX Garuda Berjangka Ibrahim mengatakan, harga emas saat ini sudah melewati level USD1.880 per ounce. Pada pekan depan diperkirakan harga emas dunia bisa mencapai level USD2000 per ounce.
&quot;Bisa saja hari Jumat bisa tembus USD1.990 per ounce di Minggu berikutnya di level USD2.000 per ounce. Setelah stimulus selesai emas akan terkoreksi. Saya perkirakan akan mencapai puncaknya di bulan Agustus di Minggu pertama,&quot; ujarnya saat dihubungi Okezone, Kamis (30/7/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Harga Emas Antam Turun Usai Cetak Rekor, Tetap Dibanderol di Atas Rp1 Juta/Gram
Menurut Ibrahim, ada beberapa faktor yang memperkuat argumen tersebut. Dari mulai keputusan stimulus pemerintah Amerika Serikat (AS) sebesar USD1 triliun untuk penanganan covid hingga ketegangan antara China dengan India dan AS.
&quot;Di sisi lain pasar pun sedang menunggu. Menunggu apa? Menunggu hasil pertemuan antara pemerintah AS dan Senat AS untuk menyetujui anggaran sebesar Rp1 triliun untuk tunjangan rakyat AS yang masih berupa RUU dan akan disahkan. Ini yang akan menjadi lonjakan harga emas ke level USD2.000,&quot; jelasnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Cetak Rekor Baru, Harga Emas Antam Tembus Rp1.022.000/Gram
Hal serupa juga tidak jauh berbeda dengan kondisi yang ada di dalam negeri. Saat ini, meskipun mengalami penurunan tapi harga jual emas Antam masih tinggi karena mencapai Rp1.013.000 per gram.
&quot;Iya. Kenaikan harga logam mulia di Indonesia itu tergantung dari kenaikan harga emas internasional. Kalau naik terus ya makin naik. Apalagi kalau Rupiah melemah apalagi akan gila-gilaan banyak orang yang kaya raya,&quot; kata Ibrahim.</description><content:encoded>JAKARTA - Kenaikan harga emas diprediksi akan berlanjut hingga pekan pertama Agustus 2020. Bahkan harga emas dunia akan menyentuh level tertinggi USD2000 per ounce.
Direktur TRFX Garuda Berjangka Ibrahim mengatakan, harga emas saat ini sudah melewati level USD1.880 per ounce. Pada pekan depan diperkirakan harga emas dunia bisa mencapai level USD2000 per ounce.
&quot;Bisa saja hari Jumat bisa tembus USD1.990 per ounce di Minggu berikutnya di level USD2.000 per ounce. Setelah stimulus selesai emas akan terkoreksi. Saya perkirakan akan mencapai puncaknya di bulan Agustus di Minggu pertama,&quot; ujarnya saat dihubungi Okezone, Kamis (30/7/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Harga Emas Antam Turun Usai Cetak Rekor, Tetap Dibanderol di Atas Rp1 Juta/Gram
Menurut Ibrahim, ada beberapa faktor yang memperkuat argumen tersebut. Dari mulai keputusan stimulus pemerintah Amerika Serikat (AS) sebesar USD1 triliun untuk penanganan covid hingga ketegangan antara China dengan India dan AS.
&quot;Di sisi lain pasar pun sedang menunggu. Menunggu apa? Menunggu hasil pertemuan antara pemerintah AS dan Senat AS untuk menyetujui anggaran sebesar Rp1 triliun untuk tunjangan rakyat AS yang masih berupa RUU dan akan disahkan. Ini yang akan menjadi lonjakan harga emas ke level USD2.000,&quot; jelasnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Cetak Rekor Baru, Harga Emas Antam Tembus Rp1.022.000/Gram
Hal serupa juga tidak jauh berbeda dengan kondisi yang ada di dalam negeri. Saat ini, meskipun mengalami penurunan tapi harga jual emas Antam masih tinggi karena mencapai Rp1.013.000 per gram.
&quot;Iya. Kenaikan harga logam mulia di Indonesia itu tergantung dari kenaikan harga emas internasional. Kalau naik terus ya makin naik. Apalagi kalau Rupiah melemah apalagi akan gila-gilaan banyak orang yang kaya raya,&quot; kata Ibrahim.</content:encoded></item></channel></rss>
