<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Inflasi Juli Diprediksi 0,05% Dipicu Kenaikan Harga Emas   </title><description>Perlambatan ini diperkirakan akibat deflasi pada komponen harga pangan seperti bawang</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/08/03/20/2255904/inflasi-juli-diprediksi-0-05-dipicu-kenaikan-harga-emas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/08/03/20/2255904/inflasi-juli-diprediksi-0-05-dipicu-kenaikan-harga-emas"/><item><title>Inflasi Juli Diprediksi 0,05% Dipicu Kenaikan Harga Emas   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/08/03/20/2255904/inflasi-juli-diprediksi-0-05-dipicu-kenaikan-harga-emas</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/08/03/20/2255904/inflasi-juli-diprediksi-0-05-dipicu-kenaikan-harga-emas</guid><pubDate>Senin 03 Agustus 2020 08:28 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/08/03/20/2255904/inflasi-juli-diprediksi-0-05-dipicu-kenaikan-harga-emas-ceZT4TJAvx.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Harga Emas Picu Inflasi Juli 2020. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/08/03/20/2255904/inflasi-juli-diprediksi-0-05-dipicu-kenaikan-harga-emas-ceZT4TJAvx.jpg</image><title>Harga Emas Picu Inflasi Juli 2020. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) akan merilis data inflasi Juli pada hari ini. Diprediksi laju inflasi mencapai 0,05% (month to month/mtm) atau 1,70% (year on year/yoy).
Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan, laju inflasi bulanan pada Juli mengalami perlambatan dibandingkan dengan inflasi Juni sebesar 0,18%. Perlambatan ini diperkirakan akibat deflasi pada komponen harga bergejolak, di mana pangan seperti bawang merah, bawang putih, dan daging ayam masih mengalami penurunan harga.
Baca Juga:&amp;nbsp;Ramalan BI, Minggu Keempat Juli Deflasi 0,03%
&quot;Deflasi pada komponen harga pangan seperti bawang merah, bawang putih, dan daging ayam masih mengalami penurunan. sebesar masing-masing turun 27,97%, turun 17,85%, dan turun 7,29%,&quot; kata Josua, di Jakarta, Senin (3/8/2020).
Dia melanjutkan, deflasi pada sebagian besar bahan pangan diakibatkan  masih lemahnya permintaan dari masyarakat akibat pandemi Covid-19. Namun, pendorong utama dari inflasi adalah kenaikan harga emas pada bulan Juli sebesar sebesar 10,34%.
Baca Juga:&amp;nbsp;BI Percepat Proses Pinjaman bagi Bank Kesulitan Likuiditas
Akibat kenaikan harga komoditas emas global, disertai dengan pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dollar AS.
&quot;Inflasi inti yang didorong oleh kenaikan harga emas pada bulan Juli sebesar sebesar 10,34%, akibat kenaikan harga komoditas emas global, disertai dengan pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dollar AS,&quot; katanya.</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) akan merilis data inflasi Juli pada hari ini. Diprediksi laju inflasi mencapai 0,05% (month to month/mtm) atau 1,70% (year on year/yoy).
Ekonom Bank Permata Josua Pardede mengatakan, laju inflasi bulanan pada Juli mengalami perlambatan dibandingkan dengan inflasi Juni sebesar 0,18%. Perlambatan ini diperkirakan akibat deflasi pada komponen harga bergejolak, di mana pangan seperti bawang merah, bawang putih, dan daging ayam masih mengalami penurunan harga.
Baca Juga:&amp;nbsp;Ramalan BI, Minggu Keempat Juli Deflasi 0,03%
&quot;Deflasi pada komponen harga pangan seperti bawang merah, bawang putih, dan daging ayam masih mengalami penurunan. sebesar masing-masing turun 27,97%, turun 17,85%, dan turun 7,29%,&quot; kata Josua, di Jakarta, Senin (3/8/2020).
Dia melanjutkan, deflasi pada sebagian besar bahan pangan diakibatkan  masih lemahnya permintaan dari masyarakat akibat pandemi Covid-19. Namun, pendorong utama dari inflasi adalah kenaikan harga emas pada bulan Juli sebesar sebesar 10,34%.
Baca Juga:&amp;nbsp;BI Percepat Proses Pinjaman bagi Bank Kesulitan Likuiditas
Akibat kenaikan harga komoditas emas global, disertai dengan pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dollar AS.
&quot;Inflasi inti yang didorong oleh kenaikan harga emas pada bulan Juli sebesar sebesar 10,34%, akibat kenaikan harga komoditas emas global, disertai dengan pelemahan nilai tukar Rupiah terhadap Dollar AS,&quot; katanya.</content:encoded></item></channel></rss>
