<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   BPS Catat Juli Terjadi Deflasi 0,10%</title><description>Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi pada bulan Juli 2020 mengalami deflasi sebesar 0,10%.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/08/03/20/2255983/bps-catat-juli-terjadi-deflasi-0-10</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/08/03/20/2255983/bps-catat-juli-terjadi-deflasi-0-10"/><item><title>   BPS Catat Juli Terjadi Deflasi 0,10%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/08/03/20/2255983/bps-catat-juli-terjadi-deflasi-0-10</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/08/03/20/2255983/bps-catat-juli-terjadi-deflasi-0-10</guid><pubDate>Senin 03 Agustus 2020 11:25 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/08/03/20/2255983/bps-catat-juli-terjadi-deflasi-0-10-OlBkXz0fIS.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Deflasi Juli (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/08/03/20/2255983/bps-catat-juli-terjadi-deflasi-0-10-OlBkXz0fIS.jpg</image><title>Deflasi Juli (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi pada bulan Juli 2020 mengalami deflasi sebesar 0,10%. Adapun ini merupakan kabar baik di mana sebelumnya pada Juni 2020 mengalami inflasi mencapai 0,18%.
Baca Juga:&amp;nbsp;Inflasi Juli Diprediksi 0,05% Dipicu Kenaikan Harga Emas&amp;nbsp;
Dari 90 kota yang disurvei Indeks harga Konsumen (IHK), sebanyak 61 kota mengalami inflasi dan 29 kota mengalami deflasi.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, inflasi kalender (Januari-Juli 2020) mencapai 0,98% dan adapun inflasi secara tahunan (year-on-year/yoy) mencapai 1,54%.
Baca Juga:&amp;nbsp;Emas Antam Masih Dijual Rp1.028.000/Gram&amp;nbsp;
&quot;Secara umum perkembangan harga komoditas ini mengalami penurunan jadi inflasi mengalami perlambatan dan bulan ini alami deflasi 0,10%,&quot; kata Suhariyanto di Jakarta, Senin (3/8/2020)
&amp;nbsp;
Dia mengatakan, deflasi tertinggi di Manokwari. Sedangkan deflasi tertinggi inflasi terendah di Makassar yang mencapai 0,34%. Sedangkan deflasi terendah di Gunungsitoli, Bogor, Bekasi, Luwuk dan Bulukumba.

&quot;Deflasi tinggi di Manokwari yaitu mencapai 1,09% karena ada penurunan harga bahan komoditas pangan lalu deflasi terendah Gunungsitoli, Bogor, Bekasi, Luwuk mencapai 0,01%,&quot; jelasnya.

Sementara itu, inflasi tertinggi di Timika yaitu mencapai 1,45% dan terendah di Banyuwangi dan Jember 0,01%. &quot;Kenaikan tarif angkutan udara membuat inflasi tinggi di Timika,&quot; katanya.
</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat inflasi pada bulan Juli 2020 mengalami deflasi sebesar 0,10%. Adapun ini merupakan kabar baik di mana sebelumnya pada Juni 2020 mengalami inflasi mencapai 0,18%.
Baca Juga:&amp;nbsp;Inflasi Juli Diprediksi 0,05% Dipicu Kenaikan Harga Emas&amp;nbsp;
Dari 90 kota yang disurvei Indeks harga Konsumen (IHK), sebanyak 61 kota mengalami inflasi dan 29 kota mengalami deflasi.

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, inflasi kalender (Januari-Juli 2020) mencapai 0,98% dan adapun inflasi secara tahunan (year-on-year/yoy) mencapai 1,54%.
Baca Juga:&amp;nbsp;Emas Antam Masih Dijual Rp1.028.000/Gram&amp;nbsp;
&quot;Secara umum perkembangan harga komoditas ini mengalami penurunan jadi inflasi mengalami perlambatan dan bulan ini alami deflasi 0,10%,&quot; kata Suhariyanto di Jakarta, Senin (3/8/2020)
&amp;nbsp;
Dia mengatakan, deflasi tertinggi di Manokwari. Sedangkan deflasi tertinggi inflasi terendah di Makassar yang mencapai 0,34%. Sedangkan deflasi terendah di Gunungsitoli, Bogor, Bekasi, Luwuk dan Bulukumba.

&quot;Deflasi tinggi di Manokwari yaitu mencapai 1,09% karena ada penurunan harga bahan komoditas pangan lalu deflasi terendah Gunungsitoli, Bogor, Bekasi, Luwuk mencapai 0,01%,&quot; jelasnya.

Sementara itu, inflasi tertinggi di Timika yaitu mencapai 1,45% dan terendah di Banyuwangi dan Jember 0,01%. &quot;Kenaikan tarif angkutan udara membuat inflasi tinggi di Timika,&quot; katanya.
</content:encoded></item></channel></rss>
