<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jokowi Marah Lagi, Menteri Belum Punya Aura Krisis dan Terjebak Pekerjaan Harian</title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menyentil para Kementerian atau Lembaga.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/08/03/20/2256117/jokowi-marah-lagi-menteri-belum-punya-aura-krisis-dan-terjebak-pekerjaan-harian</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/08/03/20/2256117/jokowi-marah-lagi-menteri-belum-punya-aura-krisis-dan-terjebak-pekerjaan-harian"/><item><title>Jokowi Marah Lagi, Menteri Belum Punya Aura Krisis dan Terjebak Pekerjaan Harian</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/08/03/20/2256117/jokowi-marah-lagi-menteri-belum-punya-aura-krisis-dan-terjebak-pekerjaan-harian</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/08/03/20/2256117/jokowi-marah-lagi-menteri-belum-punya-aura-krisis-dan-terjebak-pekerjaan-harian</guid><pubDate>Senin 03 Agustus 2020 14:15 WIB</pubDate><dc:creator>Dita Angga R</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/08/03/20/2256117/jokowi-marah-lagi-menteri-belum-punya-aura-krisis-dan-terjebak-pekerjaan-harian-01CbW7QmtR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi (Setkab)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/08/03/20/2256117/jokowi-marah-lagi-menteri-belum-punya-aura-krisis-dan-terjebak-pekerjaan-harian-01CbW7QmtR.jpg</image><title>Presiden Jokowi (Setkab)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menyentil para Kementerian atau Lembaga. Hal ini berkaitan dengan penyerapan anggaran Covid-19.
Dirinya mengatakan, realisasi anggaran masih sangat minim sekali. Pasalnya, dari Rp695 triliun stimulus penanganan Covid-19, baru 20% yang terealisasi atau sebesar Rp141 triliun.
&amp;nbsp;Baca juga: Tegur Menteri soal Anggaran Covid-19, Jokowi: Enggak Tahu Prioritas!
&quot;Artinya apa, di Kementerian di Lembaga ini aura krisisnya belum betul-betul belum, ya belum (ada),&quot; ujarnya, Jakarta, Senin (3/8/2020).
&amp;nbsp;
Dirinya mengatakan, Kementerian atau Lembaga masih banyak yang terjebak akan pekerjaan harian. Di mana, tidak mengetahui prioritas yang harus dikerjakan terlebih dahulu.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Kecewa Stimulus Penangangan Covid-19 Baru 19%, Jokowi: Kurang Cepat&amp;nbsp;
&quot;Oleh sebab itu saya minta ini, urusan ini didetailkan satu per satu dari menteri-menteri yang terkait,&quot; ujarnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sempat gerah dalam menghadapi wabah virus Corona atau Covid-19 ini. Dirinya pun sempat menyiratkan mimik muka yang penuh akan kemarahan.

Jokowi minta agar jajaran dan instansi pemerintah memiliki perasaan yang sama. Harus mempunyai sense of crisis yang sama.

APalagi, OECD terakhir 1-2 hari lalu menyampaikan bahwa growth pertumbuhan ekonomi dunia terkontraksi 6-7,6%.

Bank Dunia menyampaikan bisa minus 5 persen. Oleh sebab itu, dirinya meminta agar semuanya tidak biasa-biasa saja.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kembali menyentil para Kementerian atau Lembaga. Hal ini berkaitan dengan penyerapan anggaran Covid-19.
Dirinya mengatakan, realisasi anggaran masih sangat minim sekali. Pasalnya, dari Rp695 triliun stimulus penanganan Covid-19, baru 20% yang terealisasi atau sebesar Rp141 triliun.
&amp;nbsp;Baca juga: Tegur Menteri soal Anggaran Covid-19, Jokowi: Enggak Tahu Prioritas!
&quot;Artinya apa, di Kementerian di Lembaga ini aura krisisnya belum betul-betul belum, ya belum (ada),&quot; ujarnya, Jakarta, Senin (3/8/2020).
&amp;nbsp;
Dirinya mengatakan, Kementerian atau Lembaga masih banyak yang terjebak akan pekerjaan harian. Di mana, tidak mengetahui prioritas yang harus dikerjakan terlebih dahulu.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Kecewa Stimulus Penangangan Covid-19 Baru 19%, Jokowi: Kurang Cepat&amp;nbsp;
&quot;Oleh sebab itu saya minta ini, urusan ini didetailkan satu per satu dari menteri-menteri yang terkait,&quot; ujarnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) sempat gerah dalam menghadapi wabah virus Corona atau Covid-19 ini. Dirinya pun sempat menyiratkan mimik muka yang penuh akan kemarahan.

Jokowi minta agar jajaran dan instansi pemerintah memiliki perasaan yang sama. Harus mempunyai sense of crisis yang sama.

APalagi, OECD terakhir 1-2 hari lalu menyampaikan bahwa growth pertumbuhan ekonomi dunia terkontraksi 6-7,6%.

Bank Dunia menyampaikan bisa minus 5 persen. Oleh sebab itu, dirinya meminta agar semuanya tidak biasa-biasa saja.</content:encoded></item></channel></rss>
