<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bank Sentral Imbau Warga Tak Steril Uang di Microwave dan Mesin Cuci</title><description>Warga Korea Selatan (Korsel)  khawatir pada Covid-19. Namun, kekhawatiran tersebut ada yang dinilai berlebih.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/08/03/20/2256351/bank-sentral-imbau-warga-tak-steril-uang-di-microwave-dan-mesin-cuci</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/08/03/20/2256351/bank-sentral-imbau-warga-tak-steril-uang-di-microwave-dan-mesin-cuci"/><item><title>Bank Sentral Imbau Warga Tak Steril Uang di Microwave dan Mesin Cuci</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/08/03/20/2256351/bank-sentral-imbau-warga-tak-steril-uang-di-microwave-dan-mesin-cuci</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/08/03/20/2256351/bank-sentral-imbau-warga-tak-steril-uang-di-microwave-dan-mesin-cuci</guid><pubDate>Senin 03 Agustus 2020 20:10 WIB</pubDate><dc:creator>Safira Fitri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/08/03/20/2256351/bang-sentral-imbau-warga-tak-steril-uang-di-microwave-dan-mesin-cuci-l6MwN5iiEM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Uang Rusak Korsel, Won (Foto: Indiaexpress)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/08/03/20/2256351/bang-sentral-imbau-warga-tak-steril-uang-di-microwave-dan-mesin-cuci-l6MwN5iiEM.jpg</image><title>Uang Rusak Korsel, Won (Foto: Indiaexpress)</title></images><description>JAKARTA - Warga Korea Selatan (Korsel)  khawatir pada Covid-19. Namun, kekhawatiran tersebut ada yang dinilai berlebih.
Pasalnya, untuk menjaga kebersihan, beberapa warganya ada yang mencuci uang kertasnya agar bersih dari Covid-19. Bahkan, sampai dipanaskan ke dalam microwave.
&amp;nbsp;Baca juga: Warga Nekat Steril Uang Puluhan Juta di Microwave dan Mesin Cuci, Hasilnya Rusak Parah
Mereka yang melakukan itu percaya bahwa hal tersebut mampu membersihkan uang tunai dari wabah virus Corona. Bukan bersih yang didapat, namun uang tersebut langsung pada rusak.
Mengutip Indianexpress, Jakarta, Senin (3/8/2020), oleh sebab itu, Bank sentral Korea Selatan telah menyarankan masyarakat untuk menghindari memasukkan uang kertas ke dalam microwave dan dicuci. Padahal metode lain desinfeksi tersebut dinilai mempunyai sumber yang tidak jelas.
 
&amp;nbsp;Baca juga: 7 Pecahan Rupiah Tak Berlaku di Tahun Depan, Ini Cara Penukarannya!
Sebelumnya, pada awal tahun 2020 seorang warga yang tinggal di Kota Ansan, dekat Seoul, mencoba mencuci uang kertas dengan pecahan 50.000 won di mesin cuci miliknya. Tujuannya agar bersih dari Virus Corona. Namun, bukan bersih yang didapat, uang tersebut malah rusak parah.Dirinya pun menghubungi Bank of Korea untuk mengetahui apakah bisa  menukar kembali dengan uang kertas baru. Namun nahas, yang didapat.
Setelah diperiksa, Bank of Korea hanya bisa memberikan mata uang baru  dengan total sekira 23 juta won, tak sebesar nilai uang yang dilaporkan  si pelaku. Hal ini dikarenakan adanya kriteria untuk penukaran uang  yang rusak. Bahkan, pihak bank juga menyatakan ada yang tidak dapat  ditukarkan karena kerusakannya terlalu parah.
Selain mensteril uang di mesin cuci, Bank of Korea juga melaporkan  seorang warga Korsel bermarga Kim nekat memanaskan uangnya ke dalam  microwave. Lagi-lagi tujuan si pelaku agar uang yang dimilikinya bebas  dari Virus Corona.</description><content:encoded>JAKARTA - Warga Korea Selatan (Korsel)  khawatir pada Covid-19. Namun, kekhawatiran tersebut ada yang dinilai berlebih.
Pasalnya, untuk menjaga kebersihan, beberapa warganya ada yang mencuci uang kertasnya agar bersih dari Covid-19. Bahkan, sampai dipanaskan ke dalam microwave.
&amp;nbsp;Baca juga: Warga Nekat Steril Uang Puluhan Juta di Microwave dan Mesin Cuci, Hasilnya Rusak Parah
Mereka yang melakukan itu percaya bahwa hal tersebut mampu membersihkan uang tunai dari wabah virus Corona. Bukan bersih yang didapat, namun uang tersebut langsung pada rusak.
Mengutip Indianexpress, Jakarta, Senin (3/8/2020), oleh sebab itu, Bank sentral Korea Selatan telah menyarankan masyarakat untuk menghindari memasukkan uang kertas ke dalam microwave dan dicuci. Padahal metode lain desinfeksi tersebut dinilai mempunyai sumber yang tidak jelas.
 
&amp;nbsp;Baca juga: 7 Pecahan Rupiah Tak Berlaku di Tahun Depan, Ini Cara Penukarannya!
Sebelumnya, pada awal tahun 2020 seorang warga yang tinggal di Kota Ansan, dekat Seoul, mencoba mencuci uang kertas dengan pecahan 50.000 won di mesin cuci miliknya. Tujuannya agar bersih dari Virus Corona. Namun, bukan bersih yang didapat, uang tersebut malah rusak parah.Dirinya pun menghubungi Bank of Korea untuk mengetahui apakah bisa  menukar kembali dengan uang kertas baru. Namun nahas, yang didapat.
Setelah diperiksa, Bank of Korea hanya bisa memberikan mata uang baru  dengan total sekira 23 juta won, tak sebesar nilai uang yang dilaporkan  si pelaku. Hal ini dikarenakan adanya kriteria untuk penukaran uang  yang rusak. Bahkan, pihak bank juga menyatakan ada yang tidak dapat  ditukarkan karena kerusakannya terlalu parah.
Selain mensteril uang di mesin cuci, Bank of Korea juga melaporkan  seorang warga Korsel bermarga Kim nekat memanaskan uangnya ke dalam  microwave. Lagi-lagi tujuan si pelaku agar uang yang dimilikinya bebas  dari Virus Corona.</content:encoded></item></channel></rss>
