<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Rugi Rp358 Miliar, Matahari Tutup 6 Toko Besar yang Tak Menguntungkan</title><description>PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) mengalami rugi bersih sebesar Rp358 miliar pada semester I-2020.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/08/03/278/2256246/rugi-rp358-miliar-matahari-tutup-6-toko-besar-yang-tak-menguntungkan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/08/03/278/2256246/rugi-rp358-miliar-matahari-tutup-6-toko-besar-yang-tak-menguntungkan"/><item><title>Rugi Rp358 Miliar, Matahari Tutup 6 Toko Besar yang Tak Menguntungkan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/08/03/278/2256246/rugi-rp358-miliar-matahari-tutup-6-toko-besar-yang-tak-menguntungkan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/08/03/278/2256246/rugi-rp358-miliar-matahari-tutup-6-toko-besar-yang-tak-menguntungkan</guid><pubDate>Senin 03 Agustus 2020 16:41 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhri Rezy</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/08/03/278/2256246/rugi-rp358-miliar-matahari-tutup-6-toko-besar-yang-tak-menguntungkan-hVF4WJLnKz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Matahari Dept Store (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/08/03/278/2256246/rugi-rp358-miliar-matahari-tutup-6-toko-besar-yang-tak-menguntungkan-hVF4WJLnKz.jpg</image><title>Matahari Dept Store (Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) mengalami rugi bersih sebesar Rp358 miliar pada semester I-2020. Hal ini merupakan dampak dari wabah virus Corona atau Covid-19.

Namun, di tengah tantangan Covid-19, Matahari telah menutup 6 gerai. Hal ini dikarenakan kinerja yang kurang baik dan dengan mempertimbangkan akhir masa sewa atau peluang real estat yang lebih menarik.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Matahari Department Store Rugi Rp358 Miliar Terpukul Corona
&quot;Di masa lalu, kami telah menutup  gerai-gerai  dengan  kinerja  kurang  baik,  dengan  mempertimbangkan  akhir  masa  sewa atau  peluang  real  estat  yang  menarik.  Namun,  mengingat  terjadinya  pandemi  COVID-19  serta upaya  kami  untuk  merestrukturisasi  bisnis,  kami  memutuskan  untuk  mempercepat  penutupan gerai yang berkinerja kurang baik,&quot; ujar CEO dan Wakil Presiden Direktur Matahari Terry O'Connor dalam keterangan tertulis, Jakarta, Senin (3/8/2020).

Dirinya mengatakan, sampai saat ini telah menutup enam gerai dengan format besar di 2020. Namun, kabar baiknya perseroan membuka gerai baru pada saat yang sama.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Kisah MatahariMall.com, E-Commerce Harus Punya Konsep agar Tak Tutup
&quot;Kami membuka satu gerai baru di Palembang pada Mei 2020,  dan  dua  gerai  baru  di  kota  Depok  dan  Tangerang  pada  Juli  2020,&quot; ujarnya.

Meskipun  menghadapi  tantangan  Covid-19,  Matahari  memutuskan  untuk  meneruskan  rencana pembukaan  sejumlah gerainya  yang  sebelumnya  tertunda, dan  membuka  tiga  toko  baru dengan luas  masing-masing  sekitar  6.000-7.000  meter  persegi.  Ketiga gerai baru ini telah menunjukkan kinerja penjualan yang menjanjikan selama awal perdagangannya.

&quot;Penambahan  ini menjadikan  jumlah  gerai  format  besar  kami  menjadi  154  pada  hari  ini,  dan  kami  bermaksud mengakhiri tahun ini dengan portofolio sekitar 150 gerai format besar yang menguntungkan,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Matahari Department Store Tbk (LPPF) mengalami rugi bersih sebesar Rp358 miliar pada semester I-2020. Hal ini merupakan dampak dari wabah virus Corona atau Covid-19.

Namun, di tengah tantangan Covid-19, Matahari telah menutup 6 gerai. Hal ini dikarenakan kinerja yang kurang baik dan dengan mempertimbangkan akhir masa sewa atau peluang real estat yang lebih menarik.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Matahari Department Store Rugi Rp358 Miliar Terpukul Corona
&quot;Di masa lalu, kami telah menutup  gerai-gerai  dengan  kinerja  kurang  baik,  dengan  mempertimbangkan  akhir  masa  sewa atau  peluang  real  estat  yang  menarik.  Namun,  mengingat  terjadinya  pandemi  COVID-19  serta upaya  kami  untuk  merestrukturisasi  bisnis,  kami  memutuskan  untuk  mempercepat  penutupan gerai yang berkinerja kurang baik,&quot; ujar CEO dan Wakil Presiden Direktur Matahari Terry O'Connor dalam keterangan tertulis, Jakarta, Senin (3/8/2020).

Dirinya mengatakan, sampai saat ini telah menutup enam gerai dengan format besar di 2020. Namun, kabar baiknya perseroan membuka gerai baru pada saat yang sama.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Kisah MatahariMall.com, E-Commerce Harus Punya Konsep agar Tak Tutup
&quot;Kami membuka satu gerai baru di Palembang pada Mei 2020,  dan  dua  gerai  baru  di  kota  Depok  dan  Tangerang  pada  Juli  2020,&quot; ujarnya.

Meskipun  menghadapi  tantangan  Covid-19,  Matahari  memutuskan  untuk  meneruskan  rencana pembukaan  sejumlah gerainya  yang  sebelumnya  tertunda, dan  membuka  tiga  toko  baru dengan luas  masing-masing  sekitar  6.000-7.000  meter  persegi.  Ketiga gerai baru ini telah menunjukkan kinerja penjualan yang menjanjikan selama awal perdagangannya.

&quot;Penambahan  ini menjadikan  jumlah  gerai  format  besar  kami  menjadi  154  pada  hari  ini,  dan  kami  bermaksud mengakhiri tahun ini dengan portofolio sekitar 150 gerai format besar yang menguntungkan,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
