<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Penyaluran KPR Subsidi BTN Tembus Rp113 Triliun dalam 6 Bulan</title><description>PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) atau BTN mencatatkan pertumbuhan kredit pemilikan rumah (KPR) subsidi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/08/03/470/2256095/penyaluran-kpr-subsidi-btn-tembus-rp113-triliun-dalam-6-bulan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/08/03/470/2256095/penyaluran-kpr-subsidi-btn-tembus-rp113-triliun-dalam-6-bulan"/><item><title>Penyaluran KPR Subsidi BTN Tembus Rp113 Triliun dalam 6 Bulan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/08/03/470/2256095/penyaluran-kpr-subsidi-btn-tembus-rp113-triliun-dalam-6-bulan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/08/03/470/2256095/penyaluran-kpr-subsidi-btn-tembus-rp113-triliun-dalam-6-bulan</guid><pubDate>Senin 03 Agustus 2020 13:45 WIB</pubDate><dc:creator>Aditya Pratama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/08/03/470/2256095/penyaluran-kpr-subsidi-btn-tembus-rp113-triliun-dalam-6-bulan-kHFFFoO2QZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">KPR (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/08/03/470/2256095/penyaluran-kpr-subsidi-btn-tembus-rp113-triliun-dalam-6-bulan-kHFFFoO2QZ.jpg</image><title>KPR (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) atau BTN mencatatkan pertumbuhan kredit pemilikan rumah (KPR) subsidi pada semester I-2020. Adapun KPR subsidi menjadi penyumbang pertumbuhan kredit BTN secara keseluruhan.

Direktur Utama Bank BTN Pahala Nugraha Mansury mengatakan, KPR subsidi yang menempati porsi sebesar 45,11% dari total portofolio kredit di Bank BTN tumbuh positif di level 5,84% secara tahunan (year-on-year/YoY).

&quot;Per semester I-2020, KPR subsidi Bank BTN tercatat naik dari Rp107,34 triliun pada semester I-2019 menjadi Rp113,61 triliun,&quot; ujar Pahala dalam video conference, Senin (3/8/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Minta Menkominfo Kerja, Target Jokowi 12.500 Desa Dapat Layanan Internet!&amp;nbsp;
Pahala menambahkan, di segmen kredit perumahan, Bank BTN juga telah menyalurkan KPR Non-subsidi, kredit perumahan lainnya, dan kredit konstruksi masing-masing sebesar Rp79,87 triliun, Rp7,56 triliun, dan Rp27,87 triliun per semester I-2020.

&quot;Dengan penyaluran tersebut, total KPR di Bank BTN tumbuh sebesar 2,47% YoY dari Rp188,82 triliun menjadi Rp193,49 triliun per 30 Juni 2020. Kemudian, di segmen kredit non perumahan, perseroan menyalurkan kredit senilai Rp22,91 triliun per akhir Juni 2020,&quot; kata dia.
Baca Juga:&amp;nbsp;Presiden Jokowi Kecewa Daya Saing Digital Indonesia Rendah Sekali&amp;nbsp;
Dia menyebut, di tengah pertumbuhan positif tersebut, perseroan pun tetap menjaga kualitas kredit yang disalurkan. Per Juni 2020, Bank BTN mencatatkan penurunan rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) net dari 2,42% per Juni 2019 menjadi 2,40% pada Juni 2020.
Selain itu, Perseroan juga tercatat menyiapkan rasio pencadangan yang cukup besar. Pada semester I-2020, Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) Bank BTN melonjak ke level 107,90%. Posisi tersebut melesat jauh dari 37,87% pada periode yang sama tahun lalu.

&quot;Pemupukan pencadangan tersebut merupakan inisiatif perseroan dalam rangka menjaga kualitas pertumbuhan bisnis di tengah pandemi,&quot; ucapnya.

Di sisi lain, Dana Pihak Ketiga (DPK) Bank BTN pun terpantau naik 2,99% YoY dari Rp219,76 triliun pada Juni 2019 menjadi Rp226,32 triliun di bulan yang sama tahun ini. Pertumbuhan tersebut disumbang peningkatan perolehan giro sebesar 13% YoY dari Rp52,88 triliun pada menjadi Rp59,75 triliun di kuartal II-2020.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BBTN) atau BTN mencatatkan pertumbuhan kredit pemilikan rumah (KPR) subsidi pada semester I-2020. Adapun KPR subsidi menjadi penyumbang pertumbuhan kredit BTN secara keseluruhan.

Direktur Utama Bank BTN Pahala Nugraha Mansury mengatakan, KPR subsidi yang menempati porsi sebesar 45,11% dari total portofolio kredit di Bank BTN tumbuh positif di level 5,84% secara tahunan (year-on-year/YoY).

&quot;Per semester I-2020, KPR subsidi Bank BTN tercatat naik dari Rp107,34 triliun pada semester I-2019 menjadi Rp113,61 triliun,&quot; ujar Pahala dalam video conference, Senin (3/8/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Minta Menkominfo Kerja, Target Jokowi 12.500 Desa Dapat Layanan Internet!&amp;nbsp;
Pahala menambahkan, di segmen kredit perumahan, Bank BTN juga telah menyalurkan KPR Non-subsidi, kredit perumahan lainnya, dan kredit konstruksi masing-masing sebesar Rp79,87 triliun, Rp7,56 triliun, dan Rp27,87 triliun per semester I-2020.

&quot;Dengan penyaluran tersebut, total KPR di Bank BTN tumbuh sebesar 2,47% YoY dari Rp188,82 triliun menjadi Rp193,49 triliun per 30 Juni 2020. Kemudian, di segmen kredit non perumahan, perseroan menyalurkan kredit senilai Rp22,91 triliun per akhir Juni 2020,&quot; kata dia.
Baca Juga:&amp;nbsp;Presiden Jokowi Kecewa Daya Saing Digital Indonesia Rendah Sekali&amp;nbsp;
Dia menyebut, di tengah pertumbuhan positif tersebut, perseroan pun tetap menjaga kualitas kredit yang disalurkan. Per Juni 2020, Bank BTN mencatatkan penurunan rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL) net dari 2,42% per Juni 2019 menjadi 2,40% pada Juni 2020.
Selain itu, Perseroan juga tercatat menyiapkan rasio pencadangan yang cukup besar. Pada semester I-2020, Cadangan Kerugian Penurunan Nilai (CKPN) Bank BTN melonjak ke level 107,90%. Posisi tersebut melesat jauh dari 37,87% pada periode yang sama tahun lalu.

&quot;Pemupukan pencadangan tersebut merupakan inisiatif perseroan dalam rangka menjaga kualitas pertumbuhan bisnis di tengah pandemi,&quot; ucapnya.

Di sisi lain, Dana Pihak Ketiga (DPK) Bank BTN pun terpantau naik 2,99% YoY dari Rp219,76 triliun pada Juni 2019 menjadi Rp226,32 triliun di bulan yang sama tahun ini. Pertumbuhan tersebut disumbang peningkatan perolehan giro sebesar 13% YoY dari Rp52,88 triliun pada menjadi Rp59,75 triliun di kuartal II-2020.</content:encoded></item></channel></rss>
