<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Pertumbuhan Ekonomi Seluruh Pulau Indonesia Minus, Paling Parah Jawa   </title><description>Pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II-2020 tercatat minus 5,32% secara year on year (yoy)</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/08/05/20/2257227/pertumbuhan-ekonomi-seluruh-pulau-indonesia-minus-paling-parah-jawa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/08/05/20/2257227/pertumbuhan-ekonomi-seluruh-pulau-indonesia-minus-paling-parah-jawa"/><item><title>   Pertumbuhan Ekonomi Seluruh Pulau Indonesia Minus, Paling Parah Jawa   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/08/05/20/2257227/pertumbuhan-ekonomi-seluruh-pulau-indonesia-minus-paling-parah-jawa</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/08/05/20/2257227/pertumbuhan-ekonomi-seluruh-pulau-indonesia-minus-paling-parah-jawa</guid><pubDate>Rabu 05 Agustus 2020 12:21 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/08/05/20/2257227/pertumbuhan-ekonomi-seluruh-pulau-indonesia-minus-paling-parah-jawa-JwVG2ChVFF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ekonomi RI (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/08/05/20/2257227/pertumbuhan-ekonomi-seluruh-pulau-indonesia-minus-paling-parah-jawa-JwVG2ChVFF.jpg</image><title>Ekonomi RI (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA -  Pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II-2020 tercatat minus 5,32% secara year on year (yoy) imbas pandemi virus corona atau Covid-19.

Jika dibandingkan kuartal I-2020, pertumbuhan ekonomi Indonesia minus 4,19%. Sementara secara kumulatif untuk semester I-2020, ekonomi Indonesia minus 1,26% dibandingkan dengan semester I-2019.
Baca Juga:&amp;nbsp;Ekonomi RI Kuartal II-2020 Minus 5,32%, Tak Kaget dan Sesuai Prediksi&amp;nbsp;
Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, semua pulau di Indonesia mengalami pertumbuhan ekonomi yang mengalami kontraksi. Di antaranya pulau Jawa dan Sumatera yang menyumbang pertumbuhan ekonomi yang negatif.

&quot;Jawa dan Sumatera memberikan kontribusi terbesar ekonomi yang mana semuanya minus di seluruh pulau, Jawa yang paling tinggi minusnya yang mencapai 6,69%&quot; ujar Suhariyanto dalam video virtual, Rabu (5/8/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Ekonomi RI Minus 5,3%, Ekonom: Harus Jadi Perhatian&amp;nbsp;

Dia melanjutkan, hanya dua wilayah yang pertumbuhan ekonominya tidak mengalami minus yaitu di Maluku dan Papua. Hal ini dikarenakan pandemi virus corona belum banyak mengenai dua wilayah tersebut.

&quot;Kecuali Maluku dan Papua yang mana dia positif 2,36% karena pertumbuhan ekonomi khususnya di Papua Barat dan Timur &quot; katanya.


Sebelumnya, penyebab pertumbuhan ekonomi yang mengalami kontraksi cukup dalam. Dalam catatannya, ada 17 sektor yang melambat sedangkan 7 sektor yang tumbuh. Adapun konsumsi rumah tangga penyumbang sumber yang tinggi.

Sedangkan, kontribusi sektor pertanian pada kuartal II-2020 naik menjadi 15,46% dari sebelumnya 13,57% pada periode yang sama tahun lalu.</description><content:encoded>JAKARTA -  Pertumbuhan ekonomi Indonesia kuartal II-2020 tercatat minus 5,32% secara year on year (yoy) imbas pandemi virus corona atau Covid-19.

Jika dibandingkan kuartal I-2020, pertumbuhan ekonomi Indonesia minus 4,19%. Sementara secara kumulatif untuk semester I-2020, ekonomi Indonesia minus 1,26% dibandingkan dengan semester I-2019.
Baca Juga:&amp;nbsp;Ekonomi RI Kuartal II-2020 Minus 5,32%, Tak Kaget dan Sesuai Prediksi&amp;nbsp;
Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, semua pulau di Indonesia mengalami pertumbuhan ekonomi yang mengalami kontraksi. Di antaranya pulau Jawa dan Sumatera yang menyumbang pertumbuhan ekonomi yang negatif.

&quot;Jawa dan Sumatera memberikan kontribusi terbesar ekonomi yang mana semuanya minus di seluruh pulau, Jawa yang paling tinggi minusnya yang mencapai 6,69%&quot; ujar Suhariyanto dalam video virtual, Rabu (5/8/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Ekonomi RI Minus 5,3%, Ekonom: Harus Jadi Perhatian&amp;nbsp;

Dia melanjutkan, hanya dua wilayah yang pertumbuhan ekonominya tidak mengalami minus yaitu di Maluku dan Papua. Hal ini dikarenakan pandemi virus corona belum banyak mengenai dua wilayah tersebut.

&quot;Kecuali Maluku dan Papua yang mana dia positif 2,36% karena pertumbuhan ekonomi khususnya di Papua Barat dan Timur &quot; katanya.


Sebelumnya, penyebab pertumbuhan ekonomi yang mengalami kontraksi cukup dalam. Dalam catatannya, ada 17 sektor yang melambat sedangkan 7 sektor yang tumbuh. Adapun konsumsi rumah tangga penyumbang sumber yang tinggi.

Sedangkan, kontribusi sektor pertanian pada kuartal II-2020 naik menjadi 15,46% dari sebelumnya 13,57% pada periode yang sama tahun lalu.</content:encoded></item></channel></rss>
