<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Resesi atau Tidak, Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III-2020 Jadi Penentuan</title><description>Pihaknya yakin pada kuartal III-2020 pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa pulih.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/08/05/20/2257487/resesi-atau-tidak-pertumbuhan-ekonomi-kuartal-iii-2020-jadi-penentuan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/08/05/20/2257487/resesi-atau-tidak-pertumbuhan-ekonomi-kuartal-iii-2020-jadi-penentuan"/><item><title>Resesi atau Tidak, Pertumbuhan Ekonomi Kuartal III-2020 Jadi Penentuan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/08/05/20/2257487/resesi-atau-tidak-pertumbuhan-ekonomi-kuartal-iii-2020-jadi-penentuan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/08/05/20/2257487/resesi-atau-tidak-pertumbuhan-ekonomi-kuartal-iii-2020-jadi-penentuan</guid><pubDate>Rabu 05 Agustus 2020 16:59 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/08/05/20/2257487/resesi-atau-tidak-pertumbuhan-ekonomi-kuartal-iii-2020-jadi-penentuan-z8gdo8J3K2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Resesi Ekonomi (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/08/05/20/2257487/resesi-atau-tidak-pertumbuhan-ekonomi-kuartal-iii-2020-jadi-penentuan-z8gdo8J3K2.jpg</image><title>Resesi Ekonomi (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartato mengatakan pihaknya yakin pada kuartal III-2020 pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa pulih.

Walaupun tidak mengatakan akan kembali positif, dipastikan lebih baik dari realisasi kuartal II-2020 yang minus 5,32% secara year on year (yoy).
Baca Juga:&amp;nbsp;Dana Pilkada Rp35 Triliun Bisa Selamatkan Ekonomi Indonesia dari Resesi?&amp;nbsp;
Menurutnya, keyakinan itu didasari atas mulai meningkatnya beberapa indikator aktivitas ekonomi. Seperti dari sisi permintaan hingga sisi penawaran atau produksi.

&quot;Jadi kita lihat trennya karena dalam situasi seperti ini yang harus kita lihat adalah tren. Apabila kita lihat dari Purchasing Managers Index Indonesia sudah terjadi kenaikan dari Maret terendah,&quot; ujar dia dalam telekonferensi, Rabu (5/8/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Rakyat Butuh Duit untuk Geber Pertumbuhan Ekonomi yang Minus&amp;nbsp;
Dia juga menjelaskan angka PMI pada Juli 2020 telah mencapai level 46,9, sementara sebelumnya, saat merebaknya pandemi Covid-19, PMI Maret 2020 sekitar 27,5. Itu dipastikan aktivitas industri manufaktur telah bergerak karena adanya permintaan.

&quot;Maka itu ini terjadi V Curve (pemulihan) di manufaktur. Hal ini menandakan demand dari dalam negeri maupun ekspor muncul. Dan momentum ini yang harus kita jaga,&quot; ungkap dia.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartato mengatakan pihaknya yakin pada kuartal III-2020 pertumbuhan ekonomi Indonesia bisa pulih.

Walaupun tidak mengatakan akan kembali positif, dipastikan lebih baik dari realisasi kuartal II-2020 yang minus 5,32% secara year on year (yoy).
Baca Juga:&amp;nbsp;Dana Pilkada Rp35 Triliun Bisa Selamatkan Ekonomi Indonesia dari Resesi?&amp;nbsp;
Menurutnya, keyakinan itu didasari atas mulai meningkatnya beberapa indikator aktivitas ekonomi. Seperti dari sisi permintaan hingga sisi penawaran atau produksi.

&quot;Jadi kita lihat trennya karena dalam situasi seperti ini yang harus kita lihat adalah tren. Apabila kita lihat dari Purchasing Managers Index Indonesia sudah terjadi kenaikan dari Maret terendah,&quot; ujar dia dalam telekonferensi, Rabu (5/8/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Rakyat Butuh Duit untuk Geber Pertumbuhan Ekonomi yang Minus&amp;nbsp;
Dia juga menjelaskan angka PMI pada Juli 2020 telah mencapai level 46,9, sementara sebelumnya, saat merebaknya pandemi Covid-19, PMI Maret 2020 sekitar 27,5. Itu dipastikan aktivitas industri manufaktur telah bergerak karena adanya permintaan.

&quot;Maka itu ini terjadi V Curve (pemulihan) di manufaktur. Hal ini menandakan demand dari dalam negeri maupun ekspor muncul. Dan momentum ini yang harus kita jaga,&quot; ungkap dia.</content:encoded></item></channel></rss>
