<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>85,42% UMKM Terancam Bangkrut, Cuma Tahan Covid-19 Selama 1 Tahun</title><description>Pemerintah harus gerak cepat dalam memulihkan ekonomi Indonesia.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/08/06/320/2257905/85-42-umkm-terancam-bangkrut-cuma-tahan-covid-19-selama-1-tahun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/08/06/320/2257905/85-42-umkm-terancam-bangkrut-cuma-tahan-covid-19-selama-1-tahun"/><item><title>85,42% UMKM Terancam Bangkrut, Cuma Tahan Covid-19 Selama 1 Tahun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/08/06/320/2257905/85-42-umkm-terancam-bangkrut-cuma-tahan-covid-19-selama-1-tahun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/08/06/320/2257905/85-42-umkm-terancam-bangkrut-cuma-tahan-covid-19-selama-1-tahun</guid><pubDate>Kamis 06 Agustus 2020 13:34 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/08/06/320/2257905/85-42-umkm-terancam-bangkrut-cuma-tahan-covid-19-selama-1-tahun-6oKQFMRQyH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Grafik ekonomi (Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/08/06/320/2257905/85-42-umkm-terancam-bangkrut-cuma-tahan-covid-19-selama-1-tahun-6oKQFMRQyH.jpg</image><title>Grafik ekonomi (Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah harus gerak cepat dalam memulihkan ekonomi Indonesia. Khususnya untuk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang mengalami dampak terberat saat pandemi covid-19.
Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DKI Jakarta Diana Dewi mengungkapkan, sebanyak 85,42% dari seluruh pelaku UMKM hanya mampu bertahan selama satu tahun di tengah pelemahan ekonomi akibat covid-19.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Masalah UMKM Harus Dibenahi demi Pulihkan Ekonomi RI
&amp;ldquo;Persepsi pelaku usaha terkait kerentanan UMKM di tengah pandemi ini bila tidak segera berakhir maka ada beberapa yang mengatakan UMKM ini akan tutup usahanya,&amp;rdquo; kata Diana di Jakarta, Kamis (6/8/2020).
Dia melanjutkan berdasarkan data Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) tersebut tercatat sebanyak 47,13% pelaku UMKM hanya mampu bertahan hingga Agustus 2020 sedangkan 72,02% usaha diperkirakan akan tutup setelah November 2020.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Bos Facebook Turut Bantu Pulihkan UMKM Indonesia, Begini Faktanya
&quot;Pemerintah untuk terus memperpanjang dan menggencarkan stimulus UMKM yang kurang terealisasi guna keberlangsungan bisnis UMKM,&quot;katanya.
Dia pun menambahkan sekitar 56% pelaku UMKM telah terjadi penurunan penjualan. Adapun, 22% di antaranya melaporkan permasalahan pada aspek pembiayaan serta 15% melaporkan pada masalah distribusi barang dan 4% melaporkan kesulitan mendapatkan bahan baku.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Cara Miliarder Dunia Sembuhkan UMKM Indonesia dari Corona
&quot;Kebijakan pembatasan sosial berskala besar yang diterapkan oleh pemerintah di beberapa wilayah yang kita ketahui di DKI Jakarta juga saat ini masih ada PSBB Transisi,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah harus gerak cepat dalam memulihkan ekonomi Indonesia. Khususnya untuk Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang mengalami dampak terberat saat pandemi covid-19.
Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) DKI Jakarta Diana Dewi mengungkapkan, sebanyak 85,42% dari seluruh pelaku UMKM hanya mampu bertahan selama satu tahun di tengah pelemahan ekonomi akibat covid-19.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Masalah UMKM Harus Dibenahi demi Pulihkan Ekonomi RI
&amp;ldquo;Persepsi pelaku usaha terkait kerentanan UMKM di tengah pandemi ini bila tidak segera berakhir maka ada beberapa yang mengatakan UMKM ini akan tutup usahanya,&amp;rdquo; kata Diana di Jakarta, Kamis (6/8/2020).
Dia melanjutkan berdasarkan data Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) tersebut tercatat sebanyak 47,13% pelaku UMKM hanya mampu bertahan hingga Agustus 2020 sedangkan 72,02% usaha diperkirakan akan tutup setelah November 2020.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Bos Facebook Turut Bantu Pulihkan UMKM Indonesia, Begini Faktanya
&quot;Pemerintah untuk terus memperpanjang dan menggencarkan stimulus UMKM yang kurang terealisasi guna keberlangsungan bisnis UMKM,&quot;katanya.
Dia pun menambahkan sekitar 56% pelaku UMKM telah terjadi penurunan penjualan. Adapun, 22% di antaranya melaporkan permasalahan pada aspek pembiayaan serta 15% melaporkan pada masalah distribusi barang dan 4% melaporkan kesulitan mendapatkan bahan baku.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Cara Miliarder Dunia Sembuhkan UMKM Indonesia dari Corona
&quot;Kebijakan pembatasan sosial berskala besar yang diterapkan oleh pemerintah di beberapa wilayah yang kita ketahui di DKI Jakarta juga saat ini masih ada PSBB Transisi,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
