<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sektor Pertanian Berjaya saat Pertumbuhan Ekonomi Minus 5,32%</title><description>Produk Domestik Bruto (PDB) di sektor pertanian tumbuh 16,2% pada kuartal II-2020</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/08/07/20/2258592/sektor-pertanian-berjaya-saat-pertumbuhan-ekonomi-minus-5-32</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/08/07/20/2258592/sektor-pertanian-berjaya-saat-pertumbuhan-ekonomi-minus-5-32"/><item><title>Sektor Pertanian Berjaya saat Pertumbuhan Ekonomi Minus 5,32%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/08/07/20/2258592/sektor-pertanian-berjaya-saat-pertumbuhan-ekonomi-minus-5-32</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/08/07/20/2258592/sektor-pertanian-berjaya-saat-pertumbuhan-ekonomi-minus-5-32</guid><pubDate>Jum'at 07 Agustus 2020 16:04 WIB</pubDate><dc:creator>Natasha Oktalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/08/07/20/2258592/sektor-pertanian-berjaya-saat-pertumbuhan-ekonomi-minus-5-32-Wn4pNJ28jM.jpg" expression="full" type="image/jpeg">PDB Sektor Pertanian Tumbuh 16% pada Kuartal II-2020</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/08/07/20/2258592/sektor-pertanian-berjaya-saat-pertumbuhan-ekonomi-minus-5-32-Wn4pNJ28jM.jpg</image><title>PDB Sektor Pertanian Tumbuh 16% pada Kuartal II-2020</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) mencatat kontribusi besar sektor pertanian terhadap lemahnya ekonomi saat ini. Produk Domestik Bruto (PDB) di sektor pertanian tumbuh 16,2% pada kuartal II-2020.
Pertumbuhan ekonomi tersebut mengalami pesatan lonjakan kenaikan mencapai 16,24% pada triwulan II (QtQ). Bahkan secara yoy, peranian pun berkontribusi positif yakni tumbuh sebesar 2,19%.
&quot;Capaian ini merupakan upaya dan kerja keras semua pihak yang terlibat di bidang pertanian, termasuk para petani dan penyuluh di seluruh Indonesia,&quot; tulis Instagram @kementerianpertanian, Jakarta, Jumat (7/8/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Presiden: Kalau Lockdown, Ekonomi RI Bisa Minus 17%
Rilis data terbaru menunjukan pertumbuhan ekonomi dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa sektor pertanian tumbuh tinggi di triwullan II 2020. PDB di sektor pertanian tumbuh 16,2%.
Walaupun pada sejumlah sektor lain mengalami kesulitas di tengah Covid-19, pertanian justru menjadi penyokong ekonomi. Dan pemerintah juga aktif dalam memberikan intensif.
Selain itu, pada sektor tanaman pangan, memiliki pengaruh terkuat dalam pertumbuhan PDB dengan angka pertumbuhan 34,77% atau 9,23% tahun ke tahun. Adapula sektor perkebunan juga meningkatkan produksi dan permintaan luar negeri, khusunya olahan sawit yang meningkat.
Baca Juga:&amp;nbsp;Erick Thohir: Kalau Lockdown Betapa Hancur Ekonomi Kita
Nilai tukar petani (NTP) menjadi indikator pembelian hasil panen yang meningkat di bulan Juli 2020 menjadi 100,09%. Adanya kondisi ini tentunya memunculkan harapan positif untuk Indonesia. Bahwa Indonesia mampu melewati Pandemi Covid-19 dengan baik.
&quot;Semoga pertanian tetap menjadi sektor penting yang berkontrobusi bagi perekonomian negara,&quot; harap Kementan.
Sebagai informasi, pertumbuhan ekonomi Indonesia melemah 5,32% pada kuartal II-2020. Catatan tersebut menjadi peringatan terhadap kuartal selanjutnya. Sebab bila kembali minus, Indonesia memasuki resesi ekonomi.</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) mencatat kontribusi besar sektor pertanian terhadap lemahnya ekonomi saat ini. Produk Domestik Bruto (PDB) di sektor pertanian tumbuh 16,2% pada kuartal II-2020.
Pertumbuhan ekonomi tersebut mengalami pesatan lonjakan kenaikan mencapai 16,24% pada triwulan II (QtQ). Bahkan secara yoy, peranian pun berkontribusi positif yakni tumbuh sebesar 2,19%.
&quot;Capaian ini merupakan upaya dan kerja keras semua pihak yang terlibat di bidang pertanian, termasuk para petani dan penyuluh di seluruh Indonesia,&quot; tulis Instagram @kementerianpertanian, Jakarta, Jumat (7/8/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Presiden: Kalau Lockdown, Ekonomi RI Bisa Minus 17%
Rilis data terbaru menunjukan pertumbuhan ekonomi dari Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan bahwa sektor pertanian tumbuh tinggi di triwullan II 2020. PDB di sektor pertanian tumbuh 16,2%.
Walaupun pada sejumlah sektor lain mengalami kesulitas di tengah Covid-19, pertanian justru menjadi penyokong ekonomi. Dan pemerintah juga aktif dalam memberikan intensif.
Selain itu, pada sektor tanaman pangan, memiliki pengaruh terkuat dalam pertumbuhan PDB dengan angka pertumbuhan 34,77% atau 9,23% tahun ke tahun. Adapula sektor perkebunan juga meningkatkan produksi dan permintaan luar negeri, khusunya olahan sawit yang meningkat.
Baca Juga:&amp;nbsp;Erick Thohir: Kalau Lockdown Betapa Hancur Ekonomi Kita
Nilai tukar petani (NTP) menjadi indikator pembelian hasil panen yang meningkat di bulan Juli 2020 menjadi 100,09%. Adanya kondisi ini tentunya memunculkan harapan positif untuk Indonesia. Bahwa Indonesia mampu melewati Pandemi Covid-19 dengan baik.
&quot;Semoga pertanian tetap menjadi sektor penting yang berkontrobusi bagi perekonomian negara,&quot; harap Kementan.
Sebagai informasi, pertumbuhan ekonomi Indonesia melemah 5,32% pada kuartal II-2020. Catatan tersebut menjadi peringatan terhadap kuartal selanjutnya. Sebab bila kembali minus, Indonesia memasuki resesi ekonomi.</content:encoded></item></channel></rss>
