<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Alhamdulillah Bahan Baku Vaksin Corona Halal, Simak 5 Faktanya</title><description>Bio Farma tengah menguji vaksin virus corona buatan perusahaan China.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/08/09/320/2259157/alhamdulillah-bahan-baku-vaksin-corona-halal-simak-5-faktanya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/08/09/320/2259157/alhamdulillah-bahan-baku-vaksin-corona-halal-simak-5-faktanya"/><item><title>Alhamdulillah Bahan Baku Vaksin Corona Halal, Simak 5 Faktanya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/08/09/320/2259157/alhamdulillah-bahan-baku-vaksin-corona-halal-simak-5-faktanya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/08/09/320/2259157/alhamdulillah-bahan-baku-vaksin-corona-halal-simak-5-faktanya</guid><pubDate>Minggu 09 Agustus 2020 07:34 WIB</pubDate><dc:creator>Kurniasih Miftakhul Jannah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/08/08/320/2259157/alhamdulillah-bahan-baku-vaksin-corona-halal-simak-5-faktanya-cySbdcZODn.jfif" expression="full" type="image/jpeg">Virus Corona (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/08/08/320/2259157/alhamdulillah-bahan-baku-vaksin-corona-halal-simak-5-faktanya-cySbdcZODn.jfif</image><title>Virus Corona (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Bio Farma tengah menguji vaksin virus corona buatan perusahaan China. Vaksin tersebut akan dilanjutkan ke tahap pengujian terakhir yang dilakukan di Indonesia, Brasil, Bangladesh dan Chile.
Untuk pengujian, Bio Farma menggandeng Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran dalam menguji vaksin Sinovac ke dalam tahap fase ketiga. Nantinya, bila vaksin dinyatakan berhasil, maka kerjanya hanya untuk mencegah Covid-19 masuk ke dalam tubuh manusia yang sehat.
Terbaru, Menteri BUMN Erick Thohir meninjau laboratorium dan fasilitas Bio Farma di Bandung, Jawa Barat. Dia memastikan Bio Farma bisa memproduksi vaksin secara massal di akhir tahun.
Berikut adalah fakta terbaru mengenai vaksin covid-19 yang dirangkum Okezone, Minggu (9/8/2020).
 
1. Produksi 250 Juta Dosis
Erick Thohir, memastikan Bio Farma mampu memproduksi vaksin Covid-19 sebanyak 250 juta dosis di akhir tahun 2020.
&quot;Hari ini saya memastikan Bio Farma saat ini sudah siap memproduksi 100 juta dosis vaksin Covid-19 per tahun dan di akhir tahun siap memproduksi 250 juta dosis per tahun&amp;rdquo;, jelas Menteri Erick Thohir.
2. Harga Vaksin
Bio Farma menghitung harga jual vaksin Covid-19 yang akan mulai diproduksi massal tahun depan berkisar antara USD5-USD10. Jika dirupiahkan setara dengan Rp73.500-Rp 147.000 (kurs Rp14.700 per USD) per dosisnya.
Menurut Corporate Secretary Bio Farma Bambang Heriyanto, harga ini masih perkiraan dan baru akan ditentukan ketika produksi sudah dimulai.
&quot;Kalau harga pastinya belum ada. Itu baru range estimasi kasar harga per dosisnya, USD5 - USD10. Kami masih harus menghitung lebih detil struktur harganya,&quot; ujar dia kepada Okezone.
3. Bukan Obat
Head of Corporate Communication PT Bio Farma (Persero) Iwan Setiawan mengatakan Bio Farma menjelaskan cara kerja vaksin covid-19. Menurutnya, ketika vaksin disuntikkan ke tubuh akan memicu tubuh untuk menciptakan antibody.
&amp;ldquo;Ketika diberikan vaksin, tubuh kita akan merespons menjadi antibodi yang akan melawan ketika dia diserang Covid-19. Secara umum cara kerja vaksin seperti itu. Jadi ini pencegahan bukan obat,&amp;rdquo; kata Iwan kepada Okezone.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNy8zMC8xLzEyMTkzOS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;4. Bahan Baku Halal
Erick Thohir memastikan bahan baku yang digunakan Bio Farma untuk  vaksin Covid-19 halal. Untuk itu, masyarakat diminta tidak perlu  mengkhawatirkan hal tersebut.
Dia menambahkan, bahan baku halal dipastikan usai meninjau langsung  laboratorum Bio Farma, Holding BUMN di bidang farmasi, di Bandung, Jawa  Barat.
&amp;ldquo;Insya Allah, bahan baku halal digunakan untuk vaksin Covid-19 karena  Bio Farma sudah menjadi salah satu pusat produksi vaksin halal dunia,&quot;  tuturnya dikutip Kamis (6/8/2020).
5. Sertiffikat MUI
Ketua Pelaksana Tim Penanganan Pandemi Virus Covid-19 dan Pemulihan  Ekonomi Nasional (PEN) Erick Thohir mengatakan, sertifikasi halal untuk  vaksin virus corona nantinya akan diterbitkan oleh Majelis Ulama  Indonesia (MUI).
&quot;Oleh karena itu, saya meminta masyarakat tak perlu cemas dengan  kualitas vaksin virus corona yang pasti akan didistribusikan di seluruh  Indonesia,&amp;rdquo; lanjutnya. (kmj)</description><content:encoded>JAKARTA - Bio Farma tengah menguji vaksin virus corona buatan perusahaan China. Vaksin tersebut akan dilanjutkan ke tahap pengujian terakhir yang dilakukan di Indonesia, Brasil, Bangladesh dan Chile.
Untuk pengujian, Bio Farma menggandeng Fakultas Kedokteran Universitas Padjajaran dalam menguji vaksin Sinovac ke dalam tahap fase ketiga. Nantinya, bila vaksin dinyatakan berhasil, maka kerjanya hanya untuk mencegah Covid-19 masuk ke dalam tubuh manusia yang sehat.
Terbaru, Menteri BUMN Erick Thohir meninjau laboratorium dan fasilitas Bio Farma di Bandung, Jawa Barat. Dia memastikan Bio Farma bisa memproduksi vaksin secara massal di akhir tahun.
Berikut adalah fakta terbaru mengenai vaksin covid-19 yang dirangkum Okezone, Minggu (9/8/2020).
 
1. Produksi 250 Juta Dosis
Erick Thohir, memastikan Bio Farma mampu memproduksi vaksin Covid-19 sebanyak 250 juta dosis di akhir tahun 2020.
&quot;Hari ini saya memastikan Bio Farma saat ini sudah siap memproduksi 100 juta dosis vaksin Covid-19 per tahun dan di akhir tahun siap memproduksi 250 juta dosis per tahun&amp;rdquo;, jelas Menteri Erick Thohir.
2. Harga Vaksin
Bio Farma menghitung harga jual vaksin Covid-19 yang akan mulai diproduksi massal tahun depan berkisar antara USD5-USD10. Jika dirupiahkan setara dengan Rp73.500-Rp 147.000 (kurs Rp14.700 per USD) per dosisnya.
Menurut Corporate Secretary Bio Farma Bambang Heriyanto, harga ini masih perkiraan dan baru akan ditentukan ketika produksi sudah dimulai.
&quot;Kalau harga pastinya belum ada. Itu baru range estimasi kasar harga per dosisnya, USD5 - USD10. Kami masih harus menghitung lebih detil struktur harganya,&quot; ujar dia kepada Okezone.
3. Bukan Obat
Head of Corporate Communication PT Bio Farma (Persero) Iwan Setiawan mengatakan Bio Farma menjelaskan cara kerja vaksin covid-19. Menurutnya, ketika vaksin disuntikkan ke tubuh akan memicu tubuh untuk menciptakan antibody.
&amp;ldquo;Ketika diberikan vaksin, tubuh kita akan merespons menjadi antibodi yang akan melawan ketika dia diserang Covid-19. Secara umum cara kerja vaksin seperti itu. Jadi ini pencegahan bukan obat,&amp;rdquo; kata Iwan kepada Okezone.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNy8zMC8xLzEyMTkzOS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;4. Bahan Baku Halal
Erick Thohir memastikan bahan baku yang digunakan Bio Farma untuk  vaksin Covid-19 halal. Untuk itu, masyarakat diminta tidak perlu  mengkhawatirkan hal tersebut.
Dia menambahkan, bahan baku halal dipastikan usai meninjau langsung  laboratorum Bio Farma, Holding BUMN di bidang farmasi, di Bandung, Jawa  Barat.
&amp;ldquo;Insya Allah, bahan baku halal digunakan untuk vaksin Covid-19 karena  Bio Farma sudah menjadi salah satu pusat produksi vaksin halal dunia,&quot;  tuturnya dikutip Kamis (6/8/2020).
5. Sertiffikat MUI
Ketua Pelaksana Tim Penanganan Pandemi Virus Covid-19 dan Pemulihan  Ekonomi Nasional (PEN) Erick Thohir mengatakan, sertifikasi halal untuk  vaksin virus corona nantinya akan diterbitkan oleh Majelis Ulama  Indonesia (MUI).
&quot;Oleh karena itu, saya meminta masyarakat tak perlu cemas dengan  kualitas vaksin virus corona yang pasti akan didistribusikan di seluruh  Indonesia,&amp;rdquo; lanjutnya. (kmj)</content:encoded></item></channel></rss>
