<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>WFH Sambil Bisnis Sampingan, Begini Strateginya</title><description>Sejumlah perusahaan masih menerapkan sistem kerja dari rumah atau Work from Home (WFH).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/08/10/320/2259742/wfh-sambil-bisnis-sampingan-begini-strateginya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/08/10/320/2259742/wfh-sambil-bisnis-sampingan-begini-strateginya"/><item><title>WFH Sambil Bisnis Sampingan, Begini Strateginya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/08/10/320/2259742/wfh-sambil-bisnis-sampingan-begini-strateginya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/08/10/320/2259742/wfh-sambil-bisnis-sampingan-begini-strateginya</guid><pubDate>Senin 10 Agustus 2020 13:16 WIB</pubDate><dc:creator>Natasha Oktalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/08/10/320/2259742/wfh-sambil-bisnis-sampingan-begini-strateginya-HWZObTHm1B.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Tips Memulai Bisnis (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/08/10/320/2259742/wfh-sambil-bisnis-sampingan-begini-strateginya-HWZObTHm1B.jpg</image><title>Ilustrasi Tips Memulai Bisnis (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Sejumlah perusahaan masih menerapkan sistem kerja dari rumah atau Work from Home (WFH). Tidak ada salahnya mencoba usaha rumahan ketika WFH. Namun saat ingin berbisnis, pemilik usaha harus sudah siap jika suatu saat akan bertemu dengan risiko.
Risiko yang datang dapat diantisipasi jika sang pemilik usaha benar-benar mengenal seluk beluk usaha yang dijalankan. Oleh karena itu, diperlukan sejumlah strategi  untuk mengelola bisnis agar dapat menekan tingkat kerugian dan risikonya.
Baca juga: 4 Dasar Menetapkan Tujuan Perencanaan Keuangan
Ada beberapa hal yang perlu dilakukan oleh pebisnis tersebut saat menyusun strategi. Seperti yang tertulis dalam buku Rahasia Sukses Berbisnis Sampingan Skala Rumahan karya Redaksi RAS, Jakarta, Minggu (10/8/2020).
Strategi pertama, mendapatkan modal yang diperlukan untuk memulai usaha. Pencapaian modal diperoleh dengan dua cara yaitu pemenuhan modal sekaligus pemenuhan bertahap.
Setelah menentukan pemenuhan modal selanjutnya adalah lakukan perhitungan biaya untuk setiap tahapan. Dengan demikian, kalian dapat mengeluarkan sejumlah modal sesuai dengan tahapan usaha yang berjalan.. Kunci keberhasilannya adalah harus rajin mencermati perkembangan usaha setiap harinya.
Baca juga: 6 Cara Penataan Produk di Toko agar Menarik Konsumen
Strategi kedua, kebutuhan tempat, sarana dan prasarana. Harus teliti dalam mencatat keperluan yang diperlukan dengan baik berupa peralatan utama hingga bahan baku yang digunakan. Selain lokasi usaha, kalian juga memerlukan cara untuk menginvestaris barang yang dimiliki. Hal tersebut berguna untuk mendata peralatan yang dimiliki secara lengkap, baik jumlah atau kualitas.
Strategi ketiga, bisa jadi sulit untuk mendapatkan tenaga kerja dengan keterampilan yang diinginkan. Untuk itu, diperlukan pelatihan atau pendampingan agar didapatkan keterampilan sesuai yang diinginkan. Perlu dipikirkan jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan dan diinginkan. Pikirkan upah hingga tunjangan bagi karyawan ya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNy8yOC80LzEyMTkwMi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Strategi keempat, menentukan skala usaha yang dijalankan dan  perkiraan keuntungan yang diperoleh. Penentuan besarnya keuntungan  juga  didapat dari perhitungan analis usaha. Hasil analis ini akan  mempengaruhi usaha ini layak dilakukan dan waktu pengembalian modal awal  yang dikeluarkan.
Strategi kelima, setelah mengetahui target keuntungan setiap bulan,  selanjutnya tetapkan strategi marketing. Hal yang perlu dipikirkan  adalah tentang target jumlah produk yang harus terjual setiap hari  hingga bulan.
Lakukan analisis pasar merupakan hal utama yang harus dilakukan  seorang pebisnis. Penentuan target pasar dan tingkat persaingan serta  prediksi tren menjadi landasan utama.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Sejumlah perusahaan masih menerapkan sistem kerja dari rumah atau Work from Home (WFH). Tidak ada salahnya mencoba usaha rumahan ketika WFH. Namun saat ingin berbisnis, pemilik usaha harus sudah siap jika suatu saat akan bertemu dengan risiko.
Risiko yang datang dapat diantisipasi jika sang pemilik usaha benar-benar mengenal seluk beluk usaha yang dijalankan. Oleh karena itu, diperlukan sejumlah strategi  untuk mengelola bisnis agar dapat menekan tingkat kerugian dan risikonya.
Baca juga: 4 Dasar Menetapkan Tujuan Perencanaan Keuangan
Ada beberapa hal yang perlu dilakukan oleh pebisnis tersebut saat menyusun strategi. Seperti yang tertulis dalam buku Rahasia Sukses Berbisnis Sampingan Skala Rumahan karya Redaksi RAS, Jakarta, Minggu (10/8/2020).
Strategi pertama, mendapatkan modal yang diperlukan untuk memulai usaha. Pencapaian modal diperoleh dengan dua cara yaitu pemenuhan modal sekaligus pemenuhan bertahap.
Setelah menentukan pemenuhan modal selanjutnya adalah lakukan perhitungan biaya untuk setiap tahapan. Dengan demikian, kalian dapat mengeluarkan sejumlah modal sesuai dengan tahapan usaha yang berjalan.. Kunci keberhasilannya adalah harus rajin mencermati perkembangan usaha setiap harinya.
Baca juga: 6 Cara Penataan Produk di Toko agar Menarik Konsumen
Strategi kedua, kebutuhan tempat, sarana dan prasarana. Harus teliti dalam mencatat keperluan yang diperlukan dengan baik berupa peralatan utama hingga bahan baku yang digunakan. Selain lokasi usaha, kalian juga memerlukan cara untuk menginvestaris barang yang dimiliki. Hal tersebut berguna untuk mendata peralatan yang dimiliki secara lengkap, baik jumlah atau kualitas.
Strategi ketiga, bisa jadi sulit untuk mendapatkan tenaga kerja dengan keterampilan yang diinginkan. Untuk itu, diperlukan pelatihan atau pendampingan agar didapatkan keterampilan sesuai yang diinginkan. Perlu dipikirkan jumlah tenaga kerja yang dibutuhkan dan diinginkan. Pikirkan upah hingga tunjangan bagi karyawan ya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wNy8yOC80LzEyMTkwMi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;Strategi keempat, menentukan skala usaha yang dijalankan dan  perkiraan keuntungan yang diperoleh. Penentuan besarnya keuntungan  juga  didapat dari perhitungan analis usaha. Hasil analis ini akan  mempengaruhi usaha ini layak dilakukan dan waktu pengembalian modal awal  yang dikeluarkan.
Strategi kelima, setelah mengetahui target keuntungan setiap bulan,  selanjutnya tetapkan strategi marketing. Hal yang perlu dipikirkan  adalah tentang target jumlah produk yang harus terjual setiap hari  hingga bulan.
Lakukan analisis pasar merupakan hal utama yang harus dilakukan  seorang pebisnis. Penentuan target pasar dan tingkat persaingan serta  prediksi tren menjadi landasan utama.</content:encoded></item></channel></rss>
