<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BKPM: Izin Operasional Sektor Kesehatan Mendominasi Selama Semester-I 2020</title><description>BKPM mencatat permohonan Izin Operasional/Komersial (IOK) sektor  Kesehatan menjadi yang terbanyak selama Semester I (Januari-Juni) 2020.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/08/10/320/2259852/bkpm-izin-operasional-sektor-kesehatan-mendominasi-selama-semester-i-2020</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/08/10/320/2259852/bkpm-izin-operasional-sektor-kesehatan-mendominasi-selama-semester-i-2020"/><item><title>BKPM: Izin Operasional Sektor Kesehatan Mendominasi Selama Semester-I 2020</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/08/10/320/2259852/bkpm-izin-operasional-sektor-kesehatan-mendominasi-selama-semester-i-2020</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/08/10/320/2259852/bkpm-izin-operasional-sektor-kesehatan-mendominasi-selama-semester-i-2020</guid><pubDate>Senin 10 Agustus 2020 15:22 WIB</pubDate><dc:creator>Ferdi Rantung</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/08/10/320/2259852/bkpm-izin-operasional-sektor-kesehatan-mendominasi-selama-semester-i-2020-HArHZF7YAf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Investasi (Ilustrasi: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/08/10/320/2259852/bkpm-izin-operasional-sektor-kesehatan-mendominasi-selama-semester-i-2020-HArHZF7YAf.jpg</image><title>Investasi (Ilustrasi: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat permohonan Izin Operasional/Komersial (IOK) sektor Kesehatan menjadi yang terbanyak selama Semester I (Januari-Juni) 2020. Dari total 112.862 IOK yang dikeluarkan sebesar 16.286 berasal dari sektor kesehatan.
Berdasarkan catatan Pusat Komando Operasi dan Pengawalan Investasi (Pusat KOPI) di BKPM, IOK sektor Perdagangan yang biasanya di posisi pertama, turun ke posisi kedua dengan jumlah sebanyak 15.634 IOK. Pada posisi ketiga ada IOK dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sebanyak 10.048, selanjutnya sektor Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sebanyak 8.547 IOK dan sektor Perhubungan sebanyak 6.458 IOK.
Baca Juga:&amp;nbsp;Investor Kabur karena Tanah dan Upah Pekerja Mahal? Baca Dulu Faktanya&amp;nbsp;
Izin di sektor Kesehatan memang meningkat di masa pandemi COVID-19. Pada bulan April 2020, jumlahnya bahkan meningkat hingga dua kali lipat menjadi sebanyak 5.444 IOK dari sebelumnya 2.405 IOK di bulan Maret 2020. IOK sektor Kesehatan menjadi IOK tertinggi selama 3 (tiga) bulan berturut-turut sejak April hingga Juni 2020.
Juru Bicara Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Tina Talisa menyampaikan pesatnya pengajuan izin kesehatan di masa pandemi ini sebagai bentuk minat pelaku usaha yang tinggi dalam merespons kebutuhan pasar akan alat kesehatan.
Baca Juga:&amp;nbsp;BLT Rp600.000/Bulan, Serikat Pekerja Ungkap Data yang Tak Disangka-sangka&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Penurunan permohonan izin sempat terjadi. Jumlah pengajuan Nomor Induk Berusaha (NIB), Izin Usaha (IU) dan IOK sempat menurun di bulan April dan Mei 2020. Namun mulai Juni hingga saat ini, jumlahnya kembali naik. Ini sinyal positif bagi pemulihan ekonomi nasional,&amp;rdquo; ujar Tina Talisa dalam keterangannya, Senin (10/8/2020).
Jumlah pengajuan NIB melalui sistem Online Single Submission (OSS) selama Semester I 2020 tercatat sebanyak 328.409 pemohon. Setelah sempat berada di posisi pengajuan terendah sebanyak 28.562 NIB di bulan Mei 2020, pada bulan Juni 2020 nilainya sudah kembali naik dua kali lipat menjadi 57.058 NIB.Sepanjang Januari hingga Juni 2020 ini, pengajuan NIB yang paling  dominan dengan%tase 57,6% adalah permohonan usaha mikro dan kecil  sebanyak 189.188 NIB.
&quot;Data NIB yang diterbitkan ini menunjukkan daya juang pelaku usaha  mikro dan kecil yang luar biasa. Pemerintah harus mendukung optimisme  para pelaku usaha dengan kebijakan-kebijakan yang mempermudah. BKPM  hadir di situ, memberikan dukungan penuh bagi investor. Investor dalam  negeri dan luar negeri. Investor besar dan kecil. Semuanya dilayani.  Kami optimistis ke depan perekonomian Indonesia akan segera bergeliat  kembali,&amp;rdquo; imbuh Tina Talisa.
Izin lain yang juga dicatatkan oleh Pusat KOPI BKPM adalah Izin Usaha  (IU), dimana pada Semester I 2020 tercatat sebanyak 815.465 pemohon.  Jumlah pengajuan IU pada bulan Juni 2020 telah kembali naik menjadi  124.055 pemohon, dari sebelumnya terpuruk pada jumlah 75.663 pemohon di  bulan Mei 2020.</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat permohonan Izin Operasional/Komersial (IOK) sektor Kesehatan menjadi yang terbanyak selama Semester I (Januari-Juni) 2020. Dari total 112.862 IOK yang dikeluarkan sebesar 16.286 berasal dari sektor kesehatan.
Berdasarkan catatan Pusat Komando Operasi dan Pengawalan Investasi (Pusat KOPI) di BKPM, IOK sektor Perdagangan yang biasanya di posisi pertama, turun ke posisi kedua dengan jumlah sebanyak 15.634 IOK. Pada posisi ketiga ada IOK dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) sebanyak 10.048, selanjutnya sektor Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sebanyak 8.547 IOK dan sektor Perhubungan sebanyak 6.458 IOK.
Baca Juga:&amp;nbsp;Investor Kabur karena Tanah dan Upah Pekerja Mahal? Baca Dulu Faktanya&amp;nbsp;
Izin di sektor Kesehatan memang meningkat di masa pandemi COVID-19. Pada bulan April 2020, jumlahnya bahkan meningkat hingga dua kali lipat menjadi sebanyak 5.444 IOK dari sebelumnya 2.405 IOK di bulan Maret 2020. IOK sektor Kesehatan menjadi IOK tertinggi selama 3 (tiga) bulan berturut-turut sejak April hingga Juni 2020.
Juru Bicara Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Tina Talisa menyampaikan pesatnya pengajuan izin kesehatan di masa pandemi ini sebagai bentuk minat pelaku usaha yang tinggi dalam merespons kebutuhan pasar akan alat kesehatan.
Baca Juga:&amp;nbsp;BLT Rp600.000/Bulan, Serikat Pekerja Ungkap Data yang Tak Disangka-sangka&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Penurunan permohonan izin sempat terjadi. Jumlah pengajuan Nomor Induk Berusaha (NIB), Izin Usaha (IU) dan IOK sempat menurun di bulan April dan Mei 2020. Namun mulai Juni hingga saat ini, jumlahnya kembali naik. Ini sinyal positif bagi pemulihan ekonomi nasional,&amp;rdquo; ujar Tina Talisa dalam keterangannya, Senin (10/8/2020).
Jumlah pengajuan NIB melalui sistem Online Single Submission (OSS) selama Semester I 2020 tercatat sebanyak 328.409 pemohon. Setelah sempat berada di posisi pengajuan terendah sebanyak 28.562 NIB di bulan Mei 2020, pada bulan Juni 2020 nilainya sudah kembali naik dua kali lipat menjadi 57.058 NIB.Sepanjang Januari hingga Juni 2020 ini, pengajuan NIB yang paling  dominan dengan%tase 57,6% adalah permohonan usaha mikro dan kecil  sebanyak 189.188 NIB.
&quot;Data NIB yang diterbitkan ini menunjukkan daya juang pelaku usaha  mikro dan kecil yang luar biasa. Pemerintah harus mendukung optimisme  para pelaku usaha dengan kebijakan-kebijakan yang mempermudah. BKPM  hadir di situ, memberikan dukungan penuh bagi investor. Investor dalam  negeri dan luar negeri. Investor besar dan kecil. Semuanya dilayani.  Kami optimistis ke depan perekonomian Indonesia akan segera bergeliat  kembali,&amp;rdquo; imbuh Tina Talisa.
Izin lain yang juga dicatatkan oleh Pusat KOPI BKPM adalah Izin Usaha  (IU), dimana pada Semester I 2020 tercatat sebanyak 815.465 pemohon.  Jumlah pengajuan IU pada bulan Juni 2020 telah kembali naik menjadi  124.055 pemohon, dari sebelumnya terpuruk pada jumlah 75.663 pemohon di  bulan Mei 2020.</content:encoded></item></channel></rss>
