<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Negara Terdampak Covid Dapat Utang Rp1.071 Triliun dari Bank Dunia</title><description>Bank Dunia melaporkan total pinjaman yang diberikan kepada negara-negara  terdampak Covid-19 hingga saat ini mencapai USD73,4 miliar.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/08/13/20/2261229/negara-terdampak-covid-dapat-utang-rp1-071-triliun-dari-bank-dunia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/08/13/20/2261229/negara-terdampak-covid-dapat-utang-rp1-071-triliun-dari-bank-dunia"/><item><title>Negara Terdampak Covid Dapat Utang Rp1.071 Triliun dari Bank Dunia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/08/13/20/2261229/negara-terdampak-covid-dapat-utang-rp1-071-triliun-dari-bank-dunia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/08/13/20/2261229/negara-terdampak-covid-dapat-utang-rp1-071-triliun-dari-bank-dunia</guid><pubDate>Kamis 13 Agustus 2020 06:17 WIB</pubDate><dc:creator>Safira Fitri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/08/12/20/2261229/negara-terdampak-covid-dapat-utang-rp1-071-triliun-dari-bank-dunia-hgZJXKtBf1.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Uang Rupiah. Foto: Ilustrasi Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/08/12/20/2261229/negara-terdampak-covid-dapat-utang-rp1-071-triliun-dari-bank-dunia-hgZJXKtBf1.jpg</image><title>Uang Rupiah. Foto: Ilustrasi Shutterstock</title></images><description>JAKARTA - Bank Dunia melaporkan total pinjaman yang diberikan kepada negara-negara terdampak Covid-19 hingga saat ini mencapai USD73,4 miliar atau sekitar Rp1.071 triliun (kurs Rp 14.600 per USD). Anggaran ini naik 23% lebih tinggi dari tahun sebelumnya dan level tertinggi dalam sebuah dekade.
Grup Bank Dunia meliputi empat lembaga internasional kelompok Bank Dunia, yakni International Bank for Reconstruction and Development (IBRD), yang memberikan pinjaman kepada negara-negara berpendapatan menengah; International Development Association (IDA) untuk membantu negara termiskin di dunia.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2020/06/08/64681/328610_medium.jpg&quot; alt=&quot;Rupiah Ditutup Melemah di Rp13.885/USD&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;&amp;nbsp;
Presiden Grup Bank Dunia David Malpass mengatakan, dana bantuan ini untuk negara-negara berkembang yang menghadapi krisis kesehatan, sosial dan ekonomi yang belum pernah terjadi sebelumnya yang mengancam kemajuan pembangunan selama beberapa dekade dan mendorong jutaan orang ke dalam kemiskinan.
Dia melanjutkan dalam meningkatkan hasil pertumbuhan dan pembangunan, Bank Dunia terus meningkatkan fokusnya pada program negara.
Baca Selengkapnya: Bank Dunia Sudah Beri Utang Rp1.071 Triliun ke Negara Terdampak Covid-19
</description><content:encoded>JAKARTA - Bank Dunia melaporkan total pinjaman yang diberikan kepada negara-negara terdampak Covid-19 hingga saat ini mencapai USD73,4 miliar atau sekitar Rp1.071 triliun (kurs Rp 14.600 per USD). Anggaran ini naik 23% lebih tinggi dari tahun sebelumnya dan level tertinggi dalam sebuah dekade.
Grup Bank Dunia meliputi empat lembaga internasional kelompok Bank Dunia, yakni International Bank for Reconstruction and Development (IBRD), yang memberikan pinjaman kepada negara-negara berpendapatan menengah; International Development Association (IDA) untuk membantu negara termiskin di dunia.
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2020/06/08/64681/328610_medium.jpg&quot; alt=&quot;Rupiah Ditutup Melemah di Rp13.885/USD&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;&amp;nbsp;
Presiden Grup Bank Dunia David Malpass mengatakan, dana bantuan ini untuk negara-negara berkembang yang menghadapi krisis kesehatan, sosial dan ekonomi yang belum pernah terjadi sebelumnya yang mengancam kemajuan pembangunan selama beberapa dekade dan mendorong jutaan orang ke dalam kemiskinan.
Dia melanjutkan dalam meningkatkan hasil pertumbuhan dan pembangunan, Bank Dunia terus meningkatkan fokusnya pada program negara.
Baca Selengkapnya: Bank Dunia Sudah Beri Utang Rp1.071 Triliun ke Negara Terdampak Covid-19
</content:encoded></item></channel></rss>
