<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Presiden Jokowi Diminta Siapkan Jurus Anti-resesi hingga Perluasan Bansos</title><description>Ekonom Indef Bhima Yudistiraa menekankan agar yang disampaikan harus mengutamakan mengenai pemulihan ekonomi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/08/14/20/2261686/presiden-jokowi-diminta-siapkan-jurus-anti-resesi-hingga-perluasan-bansos</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/08/14/20/2261686/presiden-jokowi-diminta-siapkan-jurus-anti-resesi-hingga-perluasan-bansos"/><item><title>Presiden Jokowi Diminta Siapkan Jurus Anti-resesi hingga Perluasan Bansos</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/08/14/20/2261686/presiden-jokowi-diminta-siapkan-jurus-anti-resesi-hingga-perluasan-bansos</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/08/14/20/2261686/presiden-jokowi-diminta-siapkan-jurus-anti-resesi-hingga-perluasan-bansos</guid><pubDate>Jum'at 14 Agustus 2020 06:11 WIB</pubDate><dc:creator>Natasha Oktalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/08/13/20/2261686/presiden-jokowi-diminta-siapkan-jurus-anti-resesi-hingga-perluasan-bansos-DDwj9DbFtx.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Krisis Ekonomi (Ilustrasi: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/08/13/20/2261686/presiden-jokowi-diminta-siapkan-jurus-anti-resesi-hingga-perluasan-bansos-DDwj9DbFtx.jpeg</image><title>Krisis Ekonomi (Ilustrasi: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Pidato mengenai Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2020 akan disampaikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Jumat (14/8/2020). Dalam pidato tersebut, Ekonom Indef Bhima Yudistiraa menekankan agar yang disampaikan harus mengutamakan mengenai pemulihan ekonomi dalam langkah mengambil kebijakan luar biasa menghadapi resesi.
&quot;Terkait upaya untuk pemulihan ekonomi yang membutuhkan kebijakan extraordinary. Karena resesi semakin dalam di kuartal ke III-2020 dan berisiko berlanjut di 2021,&quot; kata Bhima saat dihubungi, Jakarta, Kamis (13/8/2020).
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2020/08/03/66433/334897_medium.jpg&quot; alt=&quot;Presiden Jokowi Pimpin Ratas Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;&amp;nbsp;
Bhima melanjutkan bahwa nantinya dalam pidato tersebut harus mencakup perluasan bansos ke masyarakat kelas menengah selain dari subsidi gaji juga dapat serta bantuan langsung tunai. Bantuan tersebut diperutukkan kepada para pelaku UMKM yang terdampak.
Lalu, dalam sisi pengembangan SDM juga dilihat penting sehingga digaris bawahi. Dalam situasi pandemi saat ini, terjadi booming ekonomi digital yang membutuhkan banyak sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas.
Baca Selengkapnya: Besok Pidato Nota Keuangan, Jokowi Diminta Keluarkan Jurus Anti-resesi
 
</description><content:encoded>JAKARTA - Pidato mengenai Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) 2020 akan disampaikan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) pada Jumat (14/8/2020). Dalam pidato tersebut, Ekonom Indef Bhima Yudistiraa menekankan agar yang disampaikan harus mengutamakan mengenai pemulihan ekonomi dalam langkah mengambil kebijakan luar biasa menghadapi resesi.
&quot;Terkait upaya untuk pemulihan ekonomi yang membutuhkan kebijakan extraordinary. Karena resesi semakin dalam di kuartal ke III-2020 dan berisiko berlanjut di 2021,&quot; kata Bhima saat dihubungi, Jakarta, Kamis (13/8/2020).
&amp;lt;img src=&quot;https://a.okezone.com/photos/2020/08/03/66433/334897_medium.jpg&quot; alt=&quot;Presiden Jokowi Pimpin Ratas Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional&quot;  width=&quot;100%&quot; /&amp;gt;&amp;nbsp;
Bhima melanjutkan bahwa nantinya dalam pidato tersebut harus mencakup perluasan bansos ke masyarakat kelas menengah selain dari subsidi gaji juga dapat serta bantuan langsung tunai. Bantuan tersebut diperutukkan kepada para pelaku UMKM yang terdampak.
Lalu, dalam sisi pengembangan SDM juga dilihat penting sehingga digaris bawahi. Dalam situasi pandemi saat ini, terjadi booming ekonomi digital yang membutuhkan banyak sumber daya manusia (SDM) yang berkualitas.
Baca Selengkapnya: Besok Pidato Nota Keuangan, Jokowi Diminta Keluarkan Jurus Anti-resesi
 
</content:encoded></item></channel></rss>
