<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Jokowi Bidik Ekonomi RI Tumbuh 5,5% Tahun Depan   </title><description>Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan, pertumbuhan ekonomi mencapai 4,5%-5,5%</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/08/14/20/2262222/jokowi-bidik-ekonomi-ri-tumbuh-5-5-tahun-depan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/08/14/20/2262222/jokowi-bidik-ekonomi-ri-tumbuh-5-5-tahun-depan"/><item><title>   Jokowi Bidik Ekonomi RI Tumbuh 5,5% Tahun Depan   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/08/14/20/2262222/jokowi-bidik-ekonomi-ri-tumbuh-5-5-tahun-depan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/08/14/20/2262222/jokowi-bidik-ekonomi-ri-tumbuh-5-5-tahun-depan</guid><pubDate>Jum'at 14 Agustus 2020 14:38 WIB</pubDate><dc:creator>Fadel Prayoga</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/08/14/20/2262222/jokowi-bidik-ekonomi-ri-tumbuh-5-5-tahun-depan-vxF5CHIa4i.png" expression="full" type="image/jpeg">Jokowi (Foto: Instagram)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/08/14/20/2262222/jokowi-bidik-ekonomi-ri-tumbuh-5-5-tahun-depan-vxF5CHIa4i.png</image><title>Jokowi (Foto: Instagram)</title></images><description>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan, pertumbuhan ekonomi mencapai 4,5%-5,5% dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2021.

&quot;Tingkat pertumbuhan ekonomi ini diharapkan didukung oleh peningkatan konsumsi domestik dan investasi sebagai motor penggerak utama,&quot; kata Jokowi dalam Pidato Penyampaian Keterangan Pemerintah Atas RUU APBN 2021 Beserta Nota Keuangannya di Rapat Paripurna DPR, Jakarta, Jumat (14/8/2020).

Sementara itu, asumsi makro lainnya seperti inflasi akan tetap terjaga pada tingkat 3%, untuk mendukung daya beli masyarakat. Rupiah diperkirakan bergerak pada kisaran Rp14.600 per USD.
Baca Juga: Ekonomi Indonesia Diprediksi Baru Pulih pada 2022-2023

Selain itu, suku bunga SBN 10 tahun yang diperkirakan sekitar 7,29%. Harga minyak mentah Indonesia (ICP) diperkirakan akan berkisar pada USD45 per barel. Lifting minyak dan gas bumi diperkirakan masing-masing mencapai 705.000 barel dan 1.007.000 barel setara minyak per hari.

Dalam RAPBN tahun 2021 defisit anggaran direncanakan sekitar 5,5% dari PDB atau sebesar Rp971,2 triliun.

&quot;Defisit ini lebih rendah dibandingkan defisit anggaran di tahun 2020 sekitar 6,34% dari PDB atau sebesar Rp1.039,2 triliun,&quot; kata Jokowi.</description><content:encoded>JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menargetkan, pertumbuhan ekonomi mencapai 4,5%-5,5% dalam Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (RAPBN) 2021.

&quot;Tingkat pertumbuhan ekonomi ini diharapkan didukung oleh peningkatan konsumsi domestik dan investasi sebagai motor penggerak utama,&quot; kata Jokowi dalam Pidato Penyampaian Keterangan Pemerintah Atas RUU APBN 2021 Beserta Nota Keuangannya di Rapat Paripurna DPR, Jakarta, Jumat (14/8/2020).

Sementara itu, asumsi makro lainnya seperti inflasi akan tetap terjaga pada tingkat 3%, untuk mendukung daya beli masyarakat. Rupiah diperkirakan bergerak pada kisaran Rp14.600 per USD.
Baca Juga: Ekonomi Indonesia Diprediksi Baru Pulih pada 2022-2023

Selain itu, suku bunga SBN 10 tahun yang diperkirakan sekitar 7,29%. Harga minyak mentah Indonesia (ICP) diperkirakan akan berkisar pada USD45 per barel. Lifting minyak dan gas bumi diperkirakan masing-masing mencapai 705.000 barel dan 1.007.000 barel setara minyak per hari.

Dalam RAPBN tahun 2021 defisit anggaran direncanakan sekitar 5,5% dari PDB atau sebesar Rp971,2 triliun.

&quot;Defisit ini lebih rendah dibandingkan defisit anggaran di tahun 2020 sekitar 6,34% dari PDB atau sebesar Rp1.039,2 triliun,&quot; kata Jokowi.</content:encoded></item></channel></rss>
