<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>75 Tahun Merdeka, Saatnya Buktikan Kekuatan Pertanian Indonesia</title><description>Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke -75 RI di Kementerian Pertanian tahun ini terasa berbeda.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/08/17/320/2263403/75-tahun-merdeka-saatnya-buktikan-kekuatan-pertanian-indonesia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/08/17/320/2263403/75-tahun-merdeka-saatnya-buktikan-kekuatan-pertanian-indonesia"/><item><title>75 Tahun Merdeka, Saatnya Buktikan Kekuatan Pertanian Indonesia</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/08/17/320/2263403/75-tahun-merdeka-saatnya-buktikan-kekuatan-pertanian-indonesia</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/08/17/320/2263403/75-tahun-merdeka-saatnya-buktikan-kekuatan-pertanian-indonesia</guid><pubDate>Senin 17 Agustus 2020 17:21 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/08/17/320/2263403/75-tahun-merdeka-saatnya-buktikan-kekuatan-pertanian-indonesia-DDhZiNhWaP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mentan Syahrul Yasin Limpo (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/08/17/320/2263403/75-tahun-merdeka-saatnya-buktikan-kekuatan-pertanian-indonesia-DDhZiNhWaP.jpg</image><title>Mentan Syahrul Yasin Limpo (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke -75 RI di Kementerian Pertanian tahun ini terasa berbeda. Upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan kali ini digelar secara virtual akibat pandemi Covid-19 yang masih melanda Tanah Air bahkan hampir di seluruh negara.
Kondisi yang masih diliputi keprihatinan tentunya sangat berpengaruh terhadap beberapa sektor pembangunan di Indonesia, tak terkecuali sektor pertanian. Namun baru-baru ini Badan Pusat Statistik (BPS) merilis bahwa PDB sektor pertanian menjadi penyumbang tertinggi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional pada triwulan II 2020 yang mengalami penurunan sebesar 4,19 persen (Q to Q) dan secara year on year (yoy) turun 5,32 persen. PDB pertanian tumbuh 16,24% pada triwulan-II 2020 (q to q) dan bahkan secara y0y, sektor pertanian tetap berkontribusi positif yakni tumbuh 2,19%.
Baca Juga: Pesan Kemerdekaan Erick Thohir: Kesehatan Pulih dan Ekonomi Bangkit
Untuk itu peringatan HUT Ke -75 RI merupakan momentum yang tepat untuk membuktikan bahwa suatu negara dan bangsa akan kuat apabila sektor pertaniannya kuat. Saatnya menjadikan sektor pertanian sebagai garda terdepan pertahanan suatu negara dengan memastikan ketersediaan pangan yang cukup dan berkualitas bagi 267 juta rakyat Indonesia.
&amp;ldquo;Saatnya Kementerian Pertanian bersama petani membuktikan bahwa negara ini akan kuat kalo pertanian kuat, saatnya membuktikan bahwa kita mampu bekerja secara maksimal dengan mewujudkan pertanian Maju, Mandiri dan Modern meskipun dalam kondisi pandemi Covid-19 saat ini, &amp;ldquo; ujar Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo di Jakarta, Senin (17/8/2020).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOC8xNy80LzEyMjE2Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Dalam momentum peringatan Hari Kemerdekaan ini Mentan Syahrul juga menyerukan agar semua pihak, baik dari unsur pemerintahan hingga petani dan stakeholder agar menunjukkan semangat gotong royong Bhineka Tunggal Ika dengan cara terlibat langsung pada proses pembangunan sektor pertanian. Keterlibatan ini, menurut Mentan akan sangat dibutuhkan dalam memperkuat ekonomi nasional akibat pandemi Covid-19 yang berkepanjangan.
Pada rangkaian acara peringatan HUT Ke -75 RI, Mentan Syahrul juga memberikan penghargaan tanda kehormatan &amp;ldquo; SATYALANCANA KARYA SATYA&amp;rdquo; dari Presiden RI kepada 208 pegawai Kementerian Pertanian atas kesetiaan, pengabdian, kecakapan, kejujuran dan kedisiplinannya selama 10,20 dan 30 tahun dalam melaksanakan tugas sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).
&amp;ldquo;Saya berharap 208 pegawai yang menerima penghargaan ini dapat menjadi teladan bagi yang lain, &amp;ldquo; ungkap Syahrul.Selain itu Mentan juga memberikan penghargaan kepada Aparatur Sipil  Negara, Unit Kerja, Petani dan stakeholder yang telah menunjukkan  prestasi dan kolaborasi di sektor pertanian. Penghargaan tersebut  diberikan kepada 183 penerima dari 30 kategori, di antaranya Kabupaten  dengan produksi beras tertinggi tahun 2019, Petani Porang Berprestasi,  Perusahaan eksportir terbaik, Dinas provinsi pengembangan Kawasan  perkebunan terbaik, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Berpredikat Wilayah  Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) Nasional, Penyuluh Pertanian  Teladan, Petani Berprestasi, Lembaga Usaha Pangan Masyarakat (LUPM)  Terbaik, Nominator Top 99 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2020 dan  peneliti berprestasi.
&amp;ldquo;Penghargaan ini diberikan atas motivasi, kerja keras, dukungan dan  kerjasama dari Bapak/Ibu dan tim yang solid. Sehingga saya yakin dan  optimis dapat memberikan yang terbaik bagi bangsa meskipun di tengah  keterbatasan kondisi saat ini, &amp;ldquo; ungkap Mentan.
Mengakhiri sambutanya Mentan mengungkapkan rasa terima kasih kepada  seluruh jajaran Kementerian Pertanian atas kerja keras dan semangat yang  telah dilakukan. &amp;ldquo; Saya mau kita pertahankan keberhasilan ini, kita  tidak mau ini hanya menjadi kebetulan saja, harus kita ulangi kesuksesan  ini berikutnya, &amp;ldquo; tegas Mentan.
&amp;ldquo;Kondisi Covid- 19 saat ini menguji pertanian kita, bahwa sejauh mana  pertanian dapat menunjang bangsa kita. Karena kita adalah negara yg  kuat dan tidak tertinggal, &amp;ldquo; tambah Mentan.</description><content:encoded>JAKARTA - Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Ke -75 RI di Kementerian Pertanian tahun ini terasa berbeda. Upacara bendera dalam rangka memperingati Hari Kemerdekaan kali ini digelar secara virtual akibat pandemi Covid-19 yang masih melanda Tanah Air bahkan hampir di seluruh negara.
Kondisi yang masih diliputi keprihatinan tentunya sangat berpengaruh terhadap beberapa sektor pembangunan di Indonesia, tak terkecuali sektor pertanian. Namun baru-baru ini Badan Pusat Statistik (BPS) merilis bahwa PDB sektor pertanian menjadi penyumbang tertinggi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional pada triwulan II 2020 yang mengalami penurunan sebesar 4,19 persen (Q to Q) dan secara year on year (yoy) turun 5,32 persen. PDB pertanian tumbuh 16,24% pada triwulan-II 2020 (q to q) dan bahkan secara y0y, sektor pertanian tetap berkontribusi positif yakni tumbuh 2,19%.
Baca Juga: Pesan Kemerdekaan Erick Thohir: Kesehatan Pulih dan Ekonomi Bangkit
Untuk itu peringatan HUT Ke -75 RI merupakan momentum yang tepat untuk membuktikan bahwa suatu negara dan bangsa akan kuat apabila sektor pertaniannya kuat. Saatnya menjadikan sektor pertanian sebagai garda terdepan pertahanan suatu negara dengan memastikan ketersediaan pangan yang cukup dan berkualitas bagi 267 juta rakyat Indonesia.
&amp;ldquo;Saatnya Kementerian Pertanian bersama petani membuktikan bahwa negara ini akan kuat kalo pertanian kuat, saatnya membuktikan bahwa kita mampu bekerja secara maksimal dengan mewujudkan pertanian Maju, Mandiri dan Modern meskipun dalam kondisi pandemi Covid-19 saat ini, &amp;ldquo; ujar Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo di Jakarta, Senin (17/8/2020).
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOC8xNy80LzEyMjE2Mi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Dalam momentum peringatan Hari Kemerdekaan ini Mentan Syahrul juga menyerukan agar semua pihak, baik dari unsur pemerintahan hingga petani dan stakeholder agar menunjukkan semangat gotong royong Bhineka Tunggal Ika dengan cara terlibat langsung pada proses pembangunan sektor pertanian. Keterlibatan ini, menurut Mentan akan sangat dibutuhkan dalam memperkuat ekonomi nasional akibat pandemi Covid-19 yang berkepanjangan.
Pada rangkaian acara peringatan HUT Ke -75 RI, Mentan Syahrul juga memberikan penghargaan tanda kehormatan &amp;ldquo; SATYALANCANA KARYA SATYA&amp;rdquo; dari Presiden RI kepada 208 pegawai Kementerian Pertanian atas kesetiaan, pengabdian, kecakapan, kejujuran dan kedisiplinannya selama 10,20 dan 30 tahun dalam melaksanakan tugas sebagai Pegawai Negeri Sipil (PNS).
&amp;ldquo;Saya berharap 208 pegawai yang menerima penghargaan ini dapat menjadi teladan bagi yang lain, &amp;ldquo; ungkap Syahrul.Selain itu Mentan juga memberikan penghargaan kepada Aparatur Sipil  Negara, Unit Kerja, Petani dan stakeholder yang telah menunjukkan  prestasi dan kolaborasi di sektor pertanian. Penghargaan tersebut  diberikan kepada 183 penerima dari 30 kategori, di antaranya Kabupaten  dengan produksi beras tertinggi tahun 2019, Petani Porang Berprestasi,  Perusahaan eksportir terbaik, Dinas provinsi pengembangan Kawasan  perkebunan terbaik, Unit Pelaksana Teknis (UPT) Berpredikat Wilayah  Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM) Nasional, Penyuluh Pertanian  Teladan, Petani Berprestasi, Lembaga Usaha Pangan Masyarakat (LUPM)  Terbaik, Nominator Top 99 Inovasi Pelayanan Publik Tahun 2020 dan  peneliti berprestasi.
&amp;ldquo;Penghargaan ini diberikan atas motivasi, kerja keras, dukungan dan  kerjasama dari Bapak/Ibu dan tim yang solid. Sehingga saya yakin dan  optimis dapat memberikan yang terbaik bagi bangsa meskipun di tengah  keterbatasan kondisi saat ini, &amp;ldquo; ungkap Mentan.
Mengakhiri sambutanya Mentan mengungkapkan rasa terima kasih kepada  seluruh jajaran Kementerian Pertanian atas kerja keras dan semangat yang  telah dilakukan. &amp;ldquo; Saya mau kita pertahankan keberhasilan ini, kita  tidak mau ini hanya menjadi kebetulan saja, harus kita ulangi kesuksesan  ini berikutnya, &amp;ldquo; tegas Mentan.
&amp;ldquo;Kondisi Covid- 19 saat ini menguji pertanian kita, bahwa sejauh mana  pertanian dapat menunjang bangsa kita. Karena kita adalah negara yg  kuat dan tidak tertinggal, &amp;ldquo; tambah Mentan.</content:encoded></item></channel></rss>
