<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kinerja Impor Indonesia Juli 2020 Turun 32,5%</title><description>Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat impor Indonesia pada Juli 2020 mencapai USD10,47 miliar.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/08/18/320/2263762/kinerja-impor-indonesia-juli-2020-turun-32-5</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/08/18/320/2263762/kinerja-impor-indonesia-juli-2020-turun-32-5"/><item><title>Kinerja Impor Indonesia Juli 2020 Turun 32,5%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/08/18/320/2263762/kinerja-impor-indonesia-juli-2020-turun-32-5</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/08/18/320/2263762/kinerja-impor-indonesia-juli-2020-turun-32-5</guid><pubDate>Selasa 18 Agustus 2020 12:00 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/08/18/320/2263762/kinerja-impor-indonesia-juli-2020-turun-32-5-qVZg7FCMnX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Impor Indonesia Turun (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/08/18/320/2263762/kinerja-impor-indonesia-juli-2020-turun-32-5-qVZg7FCMnX.jpg</image><title>Impor Indonesia Turun (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA&amp;nbsp;- Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat impor Indonesia pada Juli 2020 mencapai USD10,47 miliar. Capaian ini turun 2,73% dibandingkan Juni 2020 yang mencapai USD10,76 milar. Namun, jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu, impor Indonesia turun 32,5% secara year on year (yoy).

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, kenaikan harga minyak menyumbang impor pada bulan Juli yang mencapai 41,3%. Sedangkan impor non migas mengalami penurunan yang mencapai 5,75%.

&quot;Penurunannya ini adanya non migas 5,75% karena impor migas kita naik tinggi 41,3% karena ada impor nilai minyak mentah dari segi volume maupun naiknya,&quot; kata Suhariyanto dalam video virtual, Selasa (18/8/2020).
Baca Juga: Duh, Ekspor Indonesia Turun 9,9% Jadi USD13,73 Miliar di Juli 2020

Dia merinci impor penggunaan barang mengalami penurunan serentak dengan kontribusi terbesar dipimpin oleh penurunan bahan baku/penolong 34,46%, impor barang modal turun 29,25%.

&quot;Sedangkan impor barang konsumsi turun 24,11% yoy,&quot; katanya.

Sementara itu, nilai akumulasi impor Indonesia sepanjang Januari-Juli 2020 mencapai USD90,12 miliar atau turun 6,21% dari realisasi periode yang sama tahun sebelumnya senilai USD96,09 miliar.</description><content:encoded>JAKARTA&amp;nbsp;- Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat impor Indonesia pada Juli 2020 mencapai USD10,47 miliar. Capaian ini turun 2,73% dibandingkan Juni 2020 yang mencapai USD10,76 milar. Namun, jika dibandingkan periode yang sama tahun lalu, impor Indonesia turun 32,5% secara year on year (yoy).

Kepala BPS Suhariyanto mengatakan, kenaikan harga minyak menyumbang impor pada bulan Juli yang mencapai 41,3%. Sedangkan impor non migas mengalami penurunan yang mencapai 5,75%.

&quot;Penurunannya ini adanya non migas 5,75% karena impor migas kita naik tinggi 41,3% karena ada impor nilai minyak mentah dari segi volume maupun naiknya,&quot; kata Suhariyanto dalam video virtual, Selasa (18/8/2020).
Baca Juga: Duh, Ekspor Indonesia Turun 9,9% Jadi USD13,73 Miliar di Juli 2020

Dia merinci impor penggunaan barang mengalami penurunan serentak dengan kontribusi terbesar dipimpin oleh penurunan bahan baku/penolong 34,46%, impor barang modal turun 29,25%.

&quot;Sedangkan impor barang konsumsi turun 24,11% yoy,&quot; katanya.

Sementara itu, nilai akumulasi impor Indonesia sepanjang Januari-Juli 2020 mencapai USD90,12 miliar atau turun 6,21% dari realisasi periode yang sama tahun sebelumnya senilai USD96,09 miliar.</content:encoded></item></channel></rss>
