<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jadi Bos Inter Milan, Erick Thohir Merasa Jadi Pekerja Migran</title><description>Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengaku, pernah  menjadi seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) di luar negeri.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/08/18/320/2264011/jadi-bos-inter-milan-erick-thohir-merasa-jadi-pekerja-migran</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/08/18/320/2264011/jadi-bos-inter-milan-erick-thohir-merasa-jadi-pekerja-migran"/><item><title>Jadi Bos Inter Milan, Erick Thohir Merasa Jadi Pekerja Migran</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/08/18/320/2264011/jadi-bos-inter-milan-erick-thohir-merasa-jadi-pekerja-migran</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/08/18/320/2264011/jadi-bos-inter-milan-erick-thohir-merasa-jadi-pekerja-migran</guid><pubDate>Selasa 18 Agustus 2020 17:12 WIB</pubDate><dc:creator>Suparjo Ramalan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/08/18/320/2264011/jadi-bos-inter-milan-erick-thohir-merasa-jadi-pekerja-migran-96W7snUIFH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri BUMN Erick Thohir (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/08/18/320/2264011/jadi-bos-inter-milan-erick-thohir-merasa-jadi-pekerja-migran-96W7snUIFH.jpg</image><title>Menteri BUMN Erick Thohir (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengaku, pernah menjadi seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) di luar negeri. Bahkan, dia mengutarakan menjadi  seorang PMI kadang dipandang sebelah mata.
&quot;Saya mensupport PMI karena saya sendiri pernah jadi PMI, kadang-kadang orang melihat PMI itu sebelah mata padahal posisi mereka juga tinggi,&quot; ujar Erick, Jakarta, Selasa (18/8/2020).
Pengakuan Erick tersebut dia sampaikan saat memberikan menandatangani nota kesepahaman antara Kementerian BUMN dan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Jakarta, Selasa hari ini.
Baca Juga:&amp;nbsp;Sri Mulyani Rapat Paripurna Bahas Pertanggungjawaban APBN 2019 
Dalam kesempatan itu, Erick menjelaskan jika PMI memiliki peran besar dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional melalui devisa yang mereka hasilkan di negara asing. Karena itu, dia bilang, dukungan negara melalui BUN terhadap PMI adalah sesuatu yang tidak bisa ditawarkan.
&quot;Kita BUMN benar-benar harus jalan seiring untuk memastikan pahlawan devisa ini bisa menjadi bagian terpenting dalam pembangunan ekonomi ke depan,&quot; katanya.
Baca Juga:&amp;nbsp;HUT Kemerdekaan ke-75 Menko Luhut: Indonesia Jadi Negara Maju&amp;nbsp;
Untuk diketahui, Menteri Erick juga memiliki saham di klub top sepak bola dunia. Di mana, Erick sempat membeli separuh saham Inter Milan. Pada tahun 2013, Massimo Moratti yang merupakan pemilik Inter Milan melepas 70% saham klub ke tangan Erick Thohir.
Meski begitu, Erick Thohir akhirnya melepas saham Inter Milan pada 2019, setelah beberapa waktu sebelumnya juga melepas beberapa bagian saham lain yang di klub sepak bola yang dia dimiliki.</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengaku, pernah menjadi seorang Pekerja Migran Indonesia (PMI) di luar negeri. Bahkan, dia mengutarakan menjadi  seorang PMI kadang dipandang sebelah mata.
&quot;Saya mensupport PMI karena saya sendiri pernah jadi PMI, kadang-kadang orang melihat PMI itu sebelah mata padahal posisi mereka juga tinggi,&quot; ujar Erick, Jakarta, Selasa (18/8/2020).
Pengakuan Erick tersebut dia sampaikan saat memberikan menandatangani nota kesepahaman antara Kementerian BUMN dan Badan Perlindungan Pekerja Migran Indonesia (BP2MI), Jakarta, Selasa hari ini.
Baca Juga:&amp;nbsp;Sri Mulyani Rapat Paripurna Bahas Pertanggungjawaban APBN 2019 
Dalam kesempatan itu, Erick menjelaskan jika PMI memiliki peran besar dan signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional melalui devisa yang mereka hasilkan di negara asing. Karena itu, dia bilang, dukungan negara melalui BUN terhadap PMI adalah sesuatu yang tidak bisa ditawarkan.
&quot;Kita BUMN benar-benar harus jalan seiring untuk memastikan pahlawan devisa ini bisa menjadi bagian terpenting dalam pembangunan ekonomi ke depan,&quot; katanya.
Baca Juga:&amp;nbsp;HUT Kemerdekaan ke-75 Menko Luhut: Indonesia Jadi Negara Maju&amp;nbsp;
Untuk diketahui, Menteri Erick juga memiliki saham di klub top sepak bola dunia. Di mana, Erick sempat membeli separuh saham Inter Milan. Pada tahun 2013, Massimo Moratti yang merupakan pemilik Inter Milan melepas 70% saham klub ke tangan Erick Thohir.
Meski begitu, Erick Thohir akhirnya melepas saham Inter Milan pada 2019, setelah beberapa waktu sebelumnya juga melepas beberapa bagian saham lain yang di klub sepak bola yang dia dimiliki.</content:encoded></item></channel></rss>
