<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Garap Sektor Digital, MNC Investama Optimistis Bisa Meraup Pasar</title><description>PT MNC Investama Tbk (BHIT) tetap optimistis bisa meraih  pasar pada sektor digital di tengah pandemi Covid-19.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/08/19/320/2264281/garap-sektor-digital-mnc-investama-optimistis-bisa-meraup-pasar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/08/19/320/2264281/garap-sektor-digital-mnc-investama-optimistis-bisa-meraup-pasar"/><item><title>Garap Sektor Digital, MNC Investama Optimistis Bisa Meraup Pasar</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/08/19/320/2264281/garap-sektor-digital-mnc-investama-optimistis-bisa-meraup-pasar</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/08/19/320/2264281/garap-sektor-digital-mnc-investama-optimistis-bisa-meraup-pasar</guid><pubDate>Rabu 19 Agustus 2020 10:19 WIB</pubDate><dc:creator>Ichsan Amin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/08/19/320/2264281/garap-sektor-digital-mnc-investama-optimistis-bisa-meraup-pasar-acGguoOOsD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/08/19/320/2264281/garap-sektor-digital-mnc-investama-optimistis-bisa-meraup-pasar-acGguoOOsD.jpg</image><title>Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - PT MNC Investama Tbk (BHIT) tetap optimistis bisa meraih  pasar pada sektor digital di tengah pandemi Covid-19. Hal ini  dengan  melakukan inisiatif digital di sektor jasa keuangan, peluncuran Motion  serta peluncuran aplikasi mobile banking terbaru dari MNC Bank.

Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo mengatakan, strategi  perseroan harus berubah menyesuaikan keadaan menuju era digitalisasi  yang lebih efisien. &amp;ldquo;Saya rasa strategi ini membuat strategi grup  berubah menyesuaikan keadaan. Baik di media, maupun bisnis lain yang  membawahi,&amp;rdquo; ujarnya usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan Luar  Biasa di Gedung Inews, Jakarta, Selasa (18/8/2020).

Menurut Hary, tahun ini merupakan tahun konsolidasi, tahun perubahan  dalam menyongsong era baru yang adaptif dengan kebiasaan baru. &amp;ldquo;Ini  eranya digital kita arahkan semua ke sana mudah-mudahan bisa lebih baik.  Kalau ada adaptasi kebiasaan baru, di bisnis juga ada new business  model yang mana tentu kita harapkan semua lebih baik yang mengarah ke  digitalisasi,&amp;rdquo; ujarnya.

Hary menambahkan, perseroan lebih percaya diri untuk maju seiring  dengan pemulihan ekonomi yang didukung dengan rencana pemerintah  melakukan berbagai langkah inisiatif percepatan program Pemulihan  Ekonomi Nasional (PEN). &amp;ldquo;Memasuki kuartal III-2020, pasar baru saja  mulai menguat, tentunya lebih baik dari Semester I-2020. Meski demikian,  hal tersebut tetap perlu didorong agar dapat tercermin pada pertumbuhan  ekonomi ke depan,&amp;rdquo; pungkasnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT MNC Investama Tbk, Darma Putra  mengatakan, melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat  Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) menyetujui dan menerima dengan  baik Laporan Tahunan Direksi Perseroan termasuk Laporan Dewan Komisaris  Perseroan untuk Tahun Buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019.

&amp;ldquo;Selain itu, RUPST juga menyetujui untuk tidak membagikan dividen  kepada Pemegang Saham Perseroan, guna menunjang pengembangan bisnis.  RUPST juga menyetujui pergantian pengurus, sehingga susunan Dewan  Komisaris dan Direksi Perseroan,&amp;rdquo; ungkapnya.

Adapun susunan Dewan Komisaris adalah:
Komisaris Utama : Hary Tanoesoedibjo
Komisaris : Liliana Tanoesoedibjo
Komisaris : Valencia Herliani Tanoesoedibjo
Komisaris Independen : Kardinal A. Karim
Komisaris Independen : Ricky H. P. Sitohang.

Sedangkan Dewan Direksi meliputi:
Direktur Utama : Darma Putra
Wakil Direktur Utama : Susanty Tjandra Sanusi
Direktur : Tien
Direktur : Natalia Purnama
Direktur : Jiohan Sebastian
Direktur : Henry Suparman
Direktur : Mashudi Hamka.

Perseroan juga melaksanakan RUPSLB dan menyetujui untuk membatalkan  pelaksanaan Management and Employee Stock Option Program (MESOP);  menyetujui untuk penambahan modal Perseroan melalui mekanisme Penambahan  Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu sebanyak-banyaknya  sejumlah 5.998.697.961 saham kepada investor baru maupun pemegang saham  Perseroan. Serta, menyetujui perubahan beberapa ketentuan dalam Anggaran  Dasar Perseroan, sesuai dengan POJK No.15/POJK.04/2020 tentang Rencana  dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka dan  peraturan lain di bidang pasar modal.</description><content:encoded>JAKARTA - PT MNC Investama Tbk (BHIT) tetap optimistis bisa meraih  pasar pada sektor digital di tengah pandemi Covid-19. Hal ini  dengan  melakukan inisiatif digital di sektor jasa keuangan, peluncuran Motion  serta peluncuran aplikasi mobile banking terbaru dari MNC Bank.

Executive Chairman MNC Group Hary Tanoesoedibjo mengatakan, strategi  perseroan harus berubah menyesuaikan keadaan menuju era digitalisasi  yang lebih efisien. &amp;ldquo;Saya rasa strategi ini membuat strategi grup  berubah menyesuaikan keadaan. Baik di media, maupun bisnis lain yang  membawahi,&amp;rdquo; ujarnya usai Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan dan Luar  Biasa di Gedung Inews, Jakarta, Selasa (18/8/2020).

Menurut Hary, tahun ini merupakan tahun konsolidasi, tahun perubahan  dalam menyongsong era baru yang adaptif dengan kebiasaan baru. &amp;ldquo;Ini  eranya digital kita arahkan semua ke sana mudah-mudahan bisa lebih baik.  Kalau ada adaptasi kebiasaan baru, di bisnis juga ada new business  model yang mana tentu kita harapkan semua lebih baik yang mengarah ke  digitalisasi,&amp;rdquo; ujarnya.

Hary menambahkan, perseroan lebih percaya diri untuk maju seiring  dengan pemulihan ekonomi yang didukung dengan rencana pemerintah  melakukan berbagai langkah inisiatif percepatan program Pemulihan  Ekonomi Nasional (PEN). &amp;ldquo;Memasuki kuartal III-2020, pasar baru saja  mulai menguat, tentunya lebih baik dari Semester I-2020. Meski demikian,  hal tersebut tetap perlu didorong agar dapat tercermin pada pertumbuhan  ekonomi ke depan,&amp;rdquo; pungkasnya.

Sementara itu, Direktur Utama PT MNC Investama Tbk, Darma Putra  mengatakan, melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) dan Rapat  Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) menyetujui dan menerima dengan  baik Laporan Tahunan Direksi Perseroan termasuk Laporan Dewan Komisaris  Perseroan untuk Tahun Buku yang berakhir pada tanggal 31 Desember 2019.

&amp;ldquo;Selain itu, RUPST juga menyetujui untuk tidak membagikan dividen  kepada Pemegang Saham Perseroan, guna menunjang pengembangan bisnis.  RUPST juga menyetujui pergantian pengurus, sehingga susunan Dewan  Komisaris dan Direksi Perseroan,&amp;rdquo; ungkapnya.

Adapun susunan Dewan Komisaris adalah:
Komisaris Utama : Hary Tanoesoedibjo
Komisaris : Liliana Tanoesoedibjo
Komisaris : Valencia Herliani Tanoesoedibjo
Komisaris Independen : Kardinal A. Karim
Komisaris Independen : Ricky H. P. Sitohang.

Sedangkan Dewan Direksi meliputi:
Direktur Utama : Darma Putra
Wakil Direktur Utama : Susanty Tjandra Sanusi
Direktur : Tien
Direktur : Natalia Purnama
Direktur : Jiohan Sebastian
Direktur : Henry Suparman
Direktur : Mashudi Hamka.

Perseroan juga melaksanakan RUPSLB dan menyetujui untuk membatalkan  pelaksanaan Management and Employee Stock Option Program (MESOP);  menyetujui untuk penambahan modal Perseroan melalui mekanisme Penambahan  Modal Tanpa Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu sebanyak-banyaknya  sejumlah 5.998.697.961 saham kepada investor baru maupun pemegang saham  Perseroan. Serta, menyetujui perubahan beberapa ketentuan dalam Anggaran  Dasar Perseroan, sesuai dengan POJK No.15/POJK.04/2020 tentang Rencana  dan Penyelenggaraan Rapat Umum Pemegang Saham Perusahaan Terbuka dan  peraturan lain di bidang pasar modal.</content:encoded></item></channel></rss>
