<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Libur Panjang di Tengah Ancaman Resesi, Harus Ngapain?</title><description>Libur panjang di tengah pandemi dan ancama resesi ekonomi menjadi kekhawatiran sendiri</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/08/21/320/2265109/libur-panjang-di-tengah-ancaman-resesi-harus-ngapain</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/08/21/320/2265109/libur-panjang-di-tengah-ancaman-resesi-harus-ngapain"/><item><title>Libur Panjang di Tengah Ancaman Resesi, Harus Ngapain?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/08/21/320/2265109/libur-panjang-di-tengah-ancaman-resesi-harus-ngapain</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/08/21/320/2265109/libur-panjang-di-tengah-ancaman-resesi-harus-ngapain</guid><pubDate>Jum'at 21 Agustus 2020 06:31 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/08/20/320/2265109/libur-panjang-di-tengah-ancaman-resesi-harus-ngapain-IXImxVyqF2.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tips Mengelola Keuangan untuk Milenial. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/08/20/320/2265109/libur-panjang-di-tengah-ancaman-resesi-harus-ngapain-IXImxVyqF2.jpg</image><title>Tips Mengelola Keuangan untuk Milenial. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Libur panjang di tengah pandemi dan ancama resesi ekonomi menjadi kekhawatiran sendiri. Di satu sisi ingin berlibur, tapi di sisi lain harus menyimpan uang untuk keadaan darurat.
Masyarakat pun disarankan untuk menunda dulu liburan dalam situasi saat ini. Karena biasanya, di saat krisis seharusnya masyarakat menyimpan banyak uang untuk berjaga-jaga ketika situasi buruk terjadi.

Menurut Perencana keuangan Safir Sendukm liburan di tengah pandemi ibarat berangkat ke kantor dengan menggunakan kendaraan umum. Memang menelan biaya, akan tetapi baik karena tidak menyiksa badan.
Hal tersebut berbanding terbalik jika berangkat ke kantor dengan berjalan kaki sejauh 5 kilometer. Memang ongkosnya murah atau bahkan tidak mengeluarkan uang sama sekali, tapi efeknya tidak baik untuk badan karena terlalu kelelahan. (feb)
Baca Selengkapnya: Long Weekend di Tengah Ancaman Resesi, Mending Liburan atau Simpan Uang?

</description><content:encoded>JAKARTA - Libur panjang di tengah pandemi dan ancama resesi ekonomi menjadi kekhawatiran sendiri. Di satu sisi ingin berlibur, tapi di sisi lain harus menyimpan uang untuk keadaan darurat.
Masyarakat pun disarankan untuk menunda dulu liburan dalam situasi saat ini. Karena biasanya, di saat krisis seharusnya masyarakat menyimpan banyak uang untuk berjaga-jaga ketika situasi buruk terjadi.

Menurut Perencana keuangan Safir Sendukm liburan di tengah pandemi ibarat berangkat ke kantor dengan menggunakan kendaraan umum. Memang menelan biaya, akan tetapi baik karena tidak menyiksa badan.
Hal tersebut berbanding terbalik jika berangkat ke kantor dengan berjalan kaki sejauh 5 kilometer. Memang ongkosnya murah atau bahkan tidak mengeluarkan uang sama sekali, tapi efeknya tidak baik untuk badan karena terlalu kelelahan. (feb)
Baca Selengkapnya: Long Weekend di Tengah Ancaman Resesi, Mending Liburan atau Simpan Uang?

</content:encoded></item></channel></rss>
