<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pensiun, Pria Ini Gagal Gantikan Posisi Jeff Bezos di Amazon</title><description>Jeff Wilke mengumumkan akan pensiun dari jabatannya di Amazon pada awal tahun depan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/08/24/320/2266344/pensiun-pria-ini-gagal-gantikan-posisi-jeff-bezos-di-amazon</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/08/24/320/2266344/pensiun-pria-ini-gagal-gantikan-posisi-jeff-bezos-di-amazon"/><item><title>Pensiun, Pria Ini Gagal Gantikan Posisi Jeff Bezos di Amazon</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/08/24/320/2266344/pensiun-pria-ini-gagal-gantikan-posisi-jeff-bezos-di-amazon</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/08/24/320/2266344/pensiun-pria-ini-gagal-gantikan-posisi-jeff-bezos-di-amazon</guid><pubDate>Senin 24 Agustus 2020 10:06 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/08/24/320/2266344/pensiun-pria-ini-gagal-gantikan-posisi-jeff-bezos-di-amazon-Rhljgyl25u.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Amazon (Foto: Business Insider)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/08/24/320/2266344/pensiun-pria-ini-gagal-gantikan-posisi-jeff-bezos-di-amazon-Rhljgyl25u.jpeg</image><title>Amazon (Foto: Business Insider)</title></images><description>JAKARTA - Jeff Wilke mengumumkan akan pensiun dari jabatannya di Amazon pada awal tahun depan. Wilke menjabat sebagai Kepala Divisi Konsumen Dunia Amazon sejak 2016.
Mengutip dari CNN, Senin (24/8/2020), Wilke sempat di gadang-gadang untuk menggantikan Jeff Bezos di Amazon. Apalagi, Wilke juga sudah cukup lama bergabung dengan perusahaan yakni sejak 1999.
Perannya akan digantikan oleh Dave Clark, yang merupakan wakil presiden senior Amazon saat ini untuk operasi di seluruh dunia. Dave Clark bergabung dengan Amazon pada tahun 1999.
Baca Juga:&amp;nbsp;Amazon Bakal Ambil Alih Toko JcPenney Jadi Gudang
Kepergian mengejutkan Wilke terjadi karena permintaan pengiriman Amazon (AMZN) melonjak selama pandemi. Bulan lalu, pendapatan Amazon selama tiga bulan yang berakhir pada Juni menghancurkan proyeksi Wall Street.
Raksasa ritel online melaporkan pendapatan USD88,9 miliar atau Rp1.312 triliun naik 40% dari periode yang sama tahun sebelumnya. Pendapatan bersih meningkat dua kali lipat selama kuartal tersebut menjadi USD5,2 miliar atau Rp76,7 triliun, meskipun perusahaan telah berinvestasi lebih dari USD4 miliar atau sekitar Rp59 triliun dalam mengelola pandemi pada periode tersebut.
Baca Juga:&amp;nbsp;Jeff Bezos Jual Saham Amazon, Rp107 Triliun Masuk Rekening
Amazon juga menghadapi pengawasan dari anggota parlemen atas taktik kompetitifnya. Bezos bulan lalu bersaksi di Capitol Hill bersama dengan CEO Apple (AAPL), Facebook (FB) dan Google (GOOG) sebagai bagian dari penyelidikan antimonopoli kongres.
Selama dengar pendapat, Bezos mengakui bahwa Amazon mungkin telah menggunakan data penjual pihak ketiga secara tidak benar untuk menginformasikan keputusan produknya sendiri. Perhatian utama atas pendekatan perusahaan terhadap persaingan.</description><content:encoded>JAKARTA - Jeff Wilke mengumumkan akan pensiun dari jabatannya di Amazon pada awal tahun depan. Wilke menjabat sebagai Kepala Divisi Konsumen Dunia Amazon sejak 2016.
Mengutip dari CNN, Senin (24/8/2020), Wilke sempat di gadang-gadang untuk menggantikan Jeff Bezos di Amazon. Apalagi, Wilke juga sudah cukup lama bergabung dengan perusahaan yakni sejak 1999.
Perannya akan digantikan oleh Dave Clark, yang merupakan wakil presiden senior Amazon saat ini untuk operasi di seluruh dunia. Dave Clark bergabung dengan Amazon pada tahun 1999.
Baca Juga:&amp;nbsp;Amazon Bakal Ambil Alih Toko JcPenney Jadi Gudang
Kepergian mengejutkan Wilke terjadi karena permintaan pengiriman Amazon (AMZN) melonjak selama pandemi. Bulan lalu, pendapatan Amazon selama tiga bulan yang berakhir pada Juni menghancurkan proyeksi Wall Street.
Raksasa ritel online melaporkan pendapatan USD88,9 miliar atau Rp1.312 triliun naik 40% dari periode yang sama tahun sebelumnya. Pendapatan bersih meningkat dua kali lipat selama kuartal tersebut menjadi USD5,2 miliar atau Rp76,7 triliun, meskipun perusahaan telah berinvestasi lebih dari USD4 miliar atau sekitar Rp59 triliun dalam mengelola pandemi pada periode tersebut.
Baca Juga:&amp;nbsp;Jeff Bezos Jual Saham Amazon, Rp107 Triliun Masuk Rekening
Amazon juga menghadapi pengawasan dari anggota parlemen atas taktik kompetitifnya. Bezos bulan lalu bersaksi di Capitol Hill bersama dengan CEO Apple (AAPL), Facebook (FB) dan Google (GOOG) sebagai bagian dari penyelidikan antimonopoli kongres.
Selama dengar pendapat, Bezos mengakui bahwa Amazon mungkin telah menggunakan data penjual pihak ketiga secara tidak benar untuk menginformasikan keputusan produknya sendiri. Perhatian utama atas pendekatan perusahaan terhadap persaingan.</content:encoded></item></channel></rss>
