<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kepala BKPM Sanggupi Challenge Presiden Jokowi soal Investasi Rp213 Triliun</title><description>Jokowi minta jangan sampai investasi minus di atas 5%</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/08/24/320/2266391/kepala-bkpm-sanggupi-challenge-presiden-jokowi-soal-investasi-rp213-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/08/24/320/2266391/kepala-bkpm-sanggupi-challenge-presiden-jokowi-soal-investasi-rp213-triliun"/><item><title>Kepala BKPM Sanggupi Challenge Presiden Jokowi soal Investasi Rp213 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/08/24/320/2266391/kepala-bkpm-sanggupi-challenge-presiden-jokowi-soal-investasi-rp213-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/08/24/320/2266391/kepala-bkpm-sanggupi-challenge-presiden-jokowi-soal-investasi-rp213-triliun</guid><pubDate>Senin 24 Agustus 2020 11:35 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/08/24/320/2266391/kepala-bkpm-sanggupi-challenge-presiden-jokowi-soal-investasi-rp213-triliun-9sQAA0Da3z.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kepala BKPM Bahlil Lahadalia. (Foto: Okezone.com/BKPM)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/08/24/320/2266391/kepala-bkpm-sanggupi-challenge-presiden-jokowi-soal-investasi-rp213-triliun-9sQAA0Da3z.jpg</image><title>Kepala BKPM Bahlil Lahadalia. (Foto: Okezone.com/BKPM)</title></images><description>JAKARTA - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyanggupi permintaan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menumbuhkan investasi jangan sampai minus di atas 5%. Hal ini sebagai upaya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.
Dalam rapat mengenai informasi virus corona terkini dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Kepala Negara menekankan soal strategi mendorong perekonomian di kuartal III. Menurutnya, kunci yang paling realistis saat ini adalah menjaga pertumbuhan investasi.
Baca Juga:&amp;nbsp;Presiden Jokowi Beri Tugas Khusus ke Luhut, Investasi Jangan Minus di Atas 5%
&quot;Tadi malem omong banyak dengan Kepala BKPM. Pak Bahlil menyanggupi. Sanggup Pak Rp213 triliun. Itu betul-betul terealisasi bisa mendongkrak growt. Hanya itu kunci, karena ekspor meningkatkan itu sulit pasarnya. Konsumsi domestik ini daya beli, sudah mentok,&quot; ujarnya, Jakarta, Senin (24/8/2020).
Untuk itu, Jokowi pun menginstruksikan Menteri Koordinasi Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan untuk meningkatkan investasi pada kuartal III. Kepala Negara minta supaya pertumbuhan investasi tidak minus di atas 5%.
Baca Juga:&amp;nbsp;Demi Investasi, Menteri Erick Bakal Jemput Investor Asing
&quot;Kepada Pak Menko Maritim, yang bisa mendongkrak ekonomi di kuartal III kuncuinya selain konsumsi domestik adalah jangan sampai investasi tumbuh minus 5%. Kemarin minus 8%, itu usahakan betul-betul kalau tidak bisa plus jangan sampai minus di atas 5%,&quot; tuturnya.
Jokowi mengatakan, pemerintah harus mencari cara lain dalam mendongkrat pertumbuhan ekonomi yang minus 5,3% pada kuartal II-2020. Tidak bisa andalkan ekspor karena pasar sulit akibat pandemi virus corona.&quot;Ya harus ada jurus lain dengan meningkatkan investasi agar di kuartal III bisa, kuncinya di investasi,&quot; ujarnya.
Sebagai informasi, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat realisasi investasi sepanjang triwulan II-2020 sebesar Rp191,9 triliun atau turun 4,3% dibanding periode yang sama tahun lalu. Capaian tersebut di bawah dari target realisasi investasi trwiulan II-2020 lebih dari Rp200 triliun.&amp;nbsp;
Menurut Kepala BKPM Bahlil Lahadalia realisasi ini bukan hasil yang menjadi rencana BKPM. Tapi karena pandemi Covid-19, sehingga target tersebut sangat berat.
&quot;Realisasi investasi sepanjang trwiulan II-2020 mencapai Rp191,9 triliun. Jadi triwulan II ini adalah periode yang sangat berat,&quot; ujar dia dalam telekonfrensi, Rabu (22/7/2020).
Adapun Penanaman Modal Dalam Negeri (PDMN) tercatat Rp94,3 triliun, turun 1,4% (year on year/yoy). &quot;Sedangkan Penanaman Modal Asing (PMA) adalah Rp 97,6 triliun, turun 6,9% yoy,&quot; ungkap dia.&amp;nbsp;(feb)</description><content:encoded>JAKARTA - Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia menyanggupi permintaan Presiden Joko Widodo (Jokowi) untuk menumbuhkan investasi jangan sampai minus di atas 5%. Hal ini sebagai upaya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi.
Dalam rapat mengenai informasi virus corona terkini dari Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19, Kepala Negara menekankan soal strategi mendorong perekonomian di kuartal III. Menurutnya, kunci yang paling realistis saat ini adalah menjaga pertumbuhan investasi.
Baca Juga:&amp;nbsp;Presiden Jokowi Beri Tugas Khusus ke Luhut, Investasi Jangan Minus di Atas 5%
&quot;Tadi malem omong banyak dengan Kepala BKPM. Pak Bahlil menyanggupi. Sanggup Pak Rp213 triliun. Itu betul-betul terealisasi bisa mendongkrak growt. Hanya itu kunci, karena ekspor meningkatkan itu sulit pasarnya. Konsumsi domestik ini daya beli, sudah mentok,&quot; ujarnya, Jakarta, Senin (24/8/2020).
Untuk itu, Jokowi pun menginstruksikan Menteri Koordinasi Bidang Maritim dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan untuk meningkatkan investasi pada kuartal III. Kepala Negara minta supaya pertumbuhan investasi tidak minus di atas 5%.
Baca Juga:&amp;nbsp;Demi Investasi, Menteri Erick Bakal Jemput Investor Asing
&quot;Kepada Pak Menko Maritim, yang bisa mendongkrak ekonomi di kuartal III kuncuinya selain konsumsi domestik adalah jangan sampai investasi tumbuh minus 5%. Kemarin minus 8%, itu usahakan betul-betul kalau tidak bisa plus jangan sampai minus di atas 5%,&quot; tuturnya.
Jokowi mengatakan, pemerintah harus mencari cara lain dalam mendongkrat pertumbuhan ekonomi yang minus 5,3% pada kuartal II-2020. Tidak bisa andalkan ekspor karena pasar sulit akibat pandemi virus corona.&quot;Ya harus ada jurus lain dengan meningkatkan investasi agar di kuartal III bisa, kuncinya di investasi,&quot; ujarnya.
Sebagai informasi, Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) mencatat realisasi investasi sepanjang triwulan II-2020 sebesar Rp191,9 triliun atau turun 4,3% dibanding periode yang sama tahun lalu. Capaian tersebut di bawah dari target realisasi investasi trwiulan II-2020 lebih dari Rp200 triliun.&amp;nbsp;
Menurut Kepala BKPM Bahlil Lahadalia realisasi ini bukan hasil yang menjadi rencana BKPM. Tapi karena pandemi Covid-19, sehingga target tersebut sangat berat.
&quot;Realisasi investasi sepanjang trwiulan II-2020 mencapai Rp191,9 triliun. Jadi triwulan II ini adalah periode yang sangat berat,&quot; ujar dia dalam telekonfrensi, Rabu (22/7/2020).
Adapun Penanaman Modal Dalam Negeri (PDMN) tercatat Rp94,3 triliun, turun 1,4% (year on year/yoy). &quot;Sedangkan Penanaman Modal Asing (PMA) adalah Rp 97,6 triliun, turun 6,9% yoy,&quot; ungkap dia.&amp;nbsp;(feb)</content:encoded></item></channel></rss>
