<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Terpukul Covid-19, Jasa Marga Lakukan Penghematan Rp2,5 Triliun</title><description>Roda bisnis PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) turut mengalami tekanan akibat pandemi Covid-19.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/08/26/278/2267862/terpukul-covid-19-jasa-marga-lakukan-penghematan-rp2-5-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/08/26/278/2267862/terpukul-covid-19-jasa-marga-lakukan-penghematan-rp2-5-triliun"/><item><title>Terpukul Covid-19, Jasa Marga Lakukan Penghematan Rp2,5 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/08/26/278/2267862/terpukul-covid-19-jasa-marga-lakukan-penghematan-rp2-5-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/08/26/278/2267862/terpukul-covid-19-jasa-marga-lakukan-penghematan-rp2-5-triliun</guid><pubDate>Rabu 26 Agustus 2020 16:34 WIB</pubDate><dc:creator>Aditya Pratama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/08/26/278/2267862/terpukul-covid-19-jasa-marga-lakukan-penghematan-rp2-5-triliun-uMpdXhFTeh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rupiah (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/08/26/278/2267862/terpukul-covid-19-jasa-marga-lakukan-penghematan-rp2-5-triliun-uMpdXhFTeh.jpg</image><title>Rupiah (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Roda bisnis PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) turut mengalami tekanan akibat pandemi Covid-19. Perseroan juga telah melakukan penghematan dari sisi belanja modal (capital expenditure/capex) karena menurunnya pendapatan di tahun ini.

Corporate Finance Group Head Jasa Marga, Eka Setya Adrianto mengatakan, pihaknya melakukan pengetatan baik dari sisi capex maupun beban usaha, sehingga fokus capex selain untuk pengembangan jalan tol baru yang sangat bergantung terhadap penyelesaian proyeknya, pihaknya juga fokus spesifik hanya untuk keselamatan di jalan tol agar tetap aman.

&quot;Jadi, kira-kira dari penghematan dua ini dari penghematan capex dan beban usaha kita bisa turun Rp2,5 triliun,&quot; ujar Eka dalam Public Expose Live, Rabu (26/8/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Pertumbuhan Kredit BTPN Capai 5% di Tengah Covid-19
Eka menambahkan, secara garis besar, pendapatan Jasa Marga relatif menghadapi tantangan, di mana penurunan paling signifikan terjadi pada April dan Mei 2020 di angka 50%

&quot;Kita berharap, karena sekarang turunnya kurang lebih di 10% kita berharap di akhir tahun tidak terlalu signifikan kalau pun turun relatively hanya sedikit impactnya jika dibandingkan tahun lalu,&quot; kata dia.

Terkait traffic jalan tol, Eka menyebut bahwa saat ini lalu lintas di jalan tol milik Jasa Marga hampir ke posisi normal, terlebih pada waktu liburan panjang.

&quot;Sekarang kita plus minus sudah 10%, apalagi kalau beberapa titik seperti Trans Jawa waktu kemarin liburan seperti weekend sebelum 17an (Agustus) bahkan sudah relatif back to normal, jadinya kita berharap soon getting better and getting better,&quot; ucapnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Roda bisnis PT Jasa Marga (Persero) Tbk (JSMR) turut mengalami tekanan akibat pandemi Covid-19. Perseroan juga telah melakukan penghematan dari sisi belanja modal (capital expenditure/capex) karena menurunnya pendapatan di tahun ini.

Corporate Finance Group Head Jasa Marga, Eka Setya Adrianto mengatakan, pihaknya melakukan pengetatan baik dari sisi capex maupun beban usaha, sehingga fokus capex selain untuk pengembangan jalan tol baru yang sangat bergantung terhadap penyelesaian proyeknya, pihaknya juga fokus spesifik hanya untuk keselamatan di jalan tol agar tetap aman.

&quot;Jadi, kira-kira dari penghematan dua ini dari penghematan capex dan beban usaha kita bisa turun Rp2,5 triliun,&quot; ujar Eka dalam Public Expose Live, Rabu (26/8/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Pertumbuhan Kredit BTPN Capai 5% di Tengah Covid-19
Eka menambahkan, secara garis besar, pendapatan Jasa Marga relatif menghadapi tantangan, di mana penurunan paling signifikan terjadi pada April dan Mei 2020 di angka 50%

&quot;Kita berharap, karena sekarang turunnya kurang lebih di 10% kita berharap di akhir tahun tidak terlalu signifikan kalau pun turun relatively hanya sedikit impactnya jika dibandingkan tahun lalu,&quot; kata dia.

Terkait traffic jalan tol, Eka menyebut bahwa saat ini lalu lintas di jalan tol milik Jasa Marga hampir ke posisi normal, terlebih pada waktu liburan panjang.

&quot;Sekarang kita plus minus sudah 10%, apalagi kalau beberapa titik seperti Trans Jawa waktu kemarin liburan seperti weekend sebelum 17an (Agustus) bahkan sudah relatif back to normal, jadinya kita berharap soon getting better and getting better,&quot; ucapnya.</content:encoded></item></channel></rss>
