<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sido Muncul Stock Split, Ini Tujuannya</title><description>PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) melakukan aksi korporasi dengan memecah jumlah lembar saham</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/08/27/278/2268493/sido-muncul-stock-split-ini-tujuannya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/08/27/278/2268493/sido-muncul-stock-split-ini-tujuannya"/><item><title>Sido Muncul Stock Split, Ini Tujuannya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/08/27/278/2268493/sido-muncul-stock-split-ini-tujuannya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/08/27/278/2268493/sido-muncul-stock-split-ini-tujuannya</guid><pubDate>Kamis 27 Agustus 2020 17:22 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/08/27/278/2268493/sido-muncul-stock-split-ini-tujuannya-9WoZk2jfn9.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Stock Split Saham Sido Muncul. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/08/27/278/2268493/sido-muncul-stock-split-ini-tujuannya-9WoZk2jfn9.jpg</image><title>Stock Split Saham Sido Muncul. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) melakukan aksi korporasi dengan memecah jumlah lembar saham (stock split) dengan rasio 1:2. Hal ini menjadi persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).
&quot;Sehingga jumlah saham akan menjadi dua kali lipat dari sebelumnya, dari 15 miliar ke 30 miliar. Nominalnya dari Rp100 menjadi Rp50 per lembarnya,&quot; ungkap Direktur Keuangan Sido Muncul Leonard, dalam virtual public expose di Jakarta, Kamis (27/8/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Penjualan Batu Bara PTBA Capai 5,2 Juta Ton Sepanjang Semester I-2020
Dia mengatakan, aksi ini dilakukan untuk meningkatkan likuiditas perusahaan, sehingga investor lainnya, khususnya retail dalam negeri bisa ikut berinvestasi di Sido Muncul.
&quot;Fokus kami di tahun 2020 adalah meningkatkan ketersediaan stok, khususnya di channel-channel distribusi dan online store. Kami melihat, selama pandemi ini, ada switching customer behavior yang cenderung membeli produk online. Jadi kami pastikan ketersediaan stoknya pasti ada di market,&quot; imbuh Leonard.
Baca Juga:&amp;nbsp;Penjualan Batu Bara Bukit Asam Tembus 12,5 Juta Ton di Semester I-2020
Sementara itu, untuk 2020, Sido Muncul menargetkan pertumbuhan laba secara bottom line sedikitnya sebesar dua digit, dan untuk growth sebesar single digit secara topline.
&quot;Untuk ekspansi, kami masih berpikir bahwa tidak wise melakukan ekspansi ke negara-negara lain di tengah pandemi ini, meski beberapa negara sudah menunjukkan recovery yang menjanjikan, seperti Malaysia,&quot; pungkas Leonard.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO) melakukan aksi korporasi dengan memecah jumlah lembar saham (stock split) dengan rasio 1:2. Hal ini menjadi persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB).
&quot;Sehingga jumlah saham akan menjadi dua kali lipat dari sebelumnya, dari 15 miliar ke 30 miliar. Nominalnya dari Rp100 menjadi Rp50 per lembarnya,&quot; ungkap Direktur Keuangan Sido Muncul Leonard, dalam virtual public expose di Jakarta, Kamis (27/8/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Penjualan Batu Bara PTBA Capai 5,2 Juta Ton Sepanjang Semester I-2020
Dia mengatakan, aksi ini dilakukan untuk meningkatkan likuiditas perusahaan, sehingga investor lainnya, khususnya retail dalam negeri bisa ikut berinvestasi di Sido Muncul.
&quot;Fokus kami di tahun 2020 adalah meningkatkan ketersediaan stok, khususnya di channel-channel distribusi dan online store. Kami melihat, selama pandemi ini, ada switching customer behavior yang cenderung membeli produk online. Jadi kami pastikan ketersediaan stoknya pasti ada di market,&quot; imbuh Leonard.
Baca Juga:&amp;nbsp;Penjualan Batu Bara Bukit Asam Tembus 12,5 Juta Ton di Semester I-2020
Sementara itu, untuk 2020, Sido Muncul menargetkan pertumbuhan laba secara bottom line sedikitnya sebesar dua digit, dan untuk growth sebesar single digit secara topline.
&quot;Untuk ekspansi, kami masih berpikir bahwa tidak wise melakukan ekspansi ke negara-negara lain di tengah pandemi ini, meski beberapa negara sudah menunjukkan recovery yang menjanjikan, seperti Malaysia,&quot; pungkas Leonard.</content:encoded></item></channel></rss>
