<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sri Mulyani Akui Dampak Covid-19 Mengerikan, Buktinya Banyak Negara Resesi</title><description>Pemerintah mengakui dampak pandemi virus corona sangat parah terhadap perekonomian</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/08/27/320/2268499/sri-mulyani-akui-dampak-covid-19-mengerikan-buktinya-banyak-negara-resesi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/08/27/320/2268499/sri-mulyani-akui-dampak-covid-19-mengerikan-buktinya-banyak-negara-resesi"/><item><title>Sri Mulyani Akui Dampak Covid-19 Mengerikan, Buktinya Banyak Negara Resesi</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/08/27/320/2268499/sri-mulyani-akui-dampak-covid-19-mengerikan-buktinya-banyak-negara-resesi</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/08/27/320/2268499/sri-mulyani-akui-dampak-covid-19-mengerikan-buktinya-banyak-negara-resesi</guid><pubDate>Kamis 27 Agustus 2020 17:29 WIB</pubDate><dc:creator>Feby Novalius</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/08/27/320/2268499/sri-mulyani-akui-dampak-covid-19-mengerikan-buktinya-banyak-negara-resesi-svjYYFBiNz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Foto: Okezone.com/Rina Anggraeni)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/08/27/320/2268499/sri-mulyani-akui-dampak-covid-19-mengerikan-buktinya-banyak-negara-resesi-svjYYFBiNz.jpg</image><title>Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati. (Foto: Okezone.com/Rina Anggraeni)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah mengakui dampak pandemi virus corona sangat parah terhadap perekonomian. Untuk itu, sejumlah alokasi dana hingga triliunan Rupiah disiapkan guna menangani pandemi Covid-19.
Menteri Keuangan Sri Mulyani pun mengakui bahwa pandemi memberi dampak sangat menakutkan. Sebab mempengaruhi seluruh sektor dari sosial, kesehatan, ekonomi dan terjadi di seluruh dunia.
Baca Juga:&amp;nbsp;Indonesia Resesi, Ini Tanda-Tanda dari Sri Mulyani
&quot;Dampak Covid-19 sangat parah seperti terlihat dari kontraksi-kontraksi yang cukup signifikan terhadap perekonomian banyak negara,&quot; ujar Sri Mulyani, beberapa waktu lalu, Kamis (27/8/2020).

Bahkan, lanjut Sri Mulyani, dampak virus corona sangat besar terhadap negara maju. Terlihat dari pertumbuhan ekonomi yang minus hingga double digit.
&quot;Kontraksi di banyak negara maju sebenarnya berada di level double digit pada kuartal kedua tahun 2020,&quot; paparnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Banyak Negara Resesi, Indonesia Harus Ngapain agar Selamat?
Adapun negara-negara yang mengalami resesi di antaranya, Amerika Serikat ekonomi merosot hingga minus 32,9% pada kuartal II-2020. Artinya ekonomi terkuat di dunia mengalami resesi karena pada kuartal I-2020 minus 5%.
Resesi ekonomi AS saat ini pun menjadi yang terburuk sejak 1947. Di mana konsumsi rumah tangga turun hingga 34,6%. (feb)</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah mengakui dampak pandemi virus corona sangat parah terhadap perekonomian. Untuk itu, sejumlah alokasi dana hingga triliunan Rupiah disiapkan guna menangani pandemi Covid-19.
Menteri Keuangan Sri Mulyani pun mengakui bahwa pandemi memberi dampak sangat menakutkan. Sebab mempengaruhi seluruh sektor dari sosial, kesehatan, ekonomi dan terjadi di seluruh dunia.
Baca Juga:&amp;nbsp;Indonesia Resesi, Ini Tanda-Tanda dari Sri Mulyani
&quot;Dampak Covid-19 sangat parah seperti terlihat dari kontraksi-kontraksi yang cukup signifikan terhadap perekonomian banyak negara,&quot; ujar Sri Mulyani, beberapa waktu lalu, Kamis (27/8/2020).

Bahkan, lanjut Sri Mulyani, dampak virus corona sangat besar terhadap negara maju. Terlihat dari pertumbuhan ekonomi yang minus hingga double digit.
&quot;Kontraksi di banyak negara maju sebenarnya berada di level double digit pada kuartal kedua tahun 2020,&quot; paparnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Banyak Negara Resesi, Indonesia Harus Ngapain agar Selamat?
Adapun negara-negara yang mengalami resesi di antaranya, Amerika Serikat ekonomi merosot hingga minus 32,9% pada kuartal II-2020. Artinya ekonomi terkuat di dunia mengalami resesi karena pada kuartal I-2020 minus 5%.
Resesi ekonomi AS saat ini pun menjadi yang terburuk sejak 1947. Di mana konsumsi rumah tangga turun hingga 34,6%. (feb)</content:encoded></item></channel></rss>
