<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bioskop Segera Dibuka, Ini Strategi Pengusaha Bangkitkan Industri Perfilman</title><description>Bioskop direncanakan akan segera dibuka secara bertahap pada September 2020</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/08/31/278/2270104/bioskop-segera-dibuka-ini-strategi-pengusaha-bangkitkan-industri-perfilman</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/08/31/278/2270104/bioskop-segera-dibuka-ini-strategi-pengusaha-bangkitkan-industri-perfilman"/><item><title>Bioskop Segera Dibuka, Ini Strategi Pengusaha Bangkitkan Industri Perfilman</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/08/31/278/2270104/bioskop-segera-dibuka-ini-strategi-pengusaha-bangkitkan-industri-perfilman</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/08/31/278/2270104/bioskop-segera-dibuka-ini-strategi-pengusaha-bangkitkan-industri-perfilman</guid><pubDate>Senin 31 Agustus 2020 12:07 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/08/31/278/2270104/bioskop-segera-dibuka-ini-strategi-pengusaha-bangkitkan-industri-perfilman-WDMHwKRoPT.png" expression="full" type="image/jpeg">Persiapan Pengusaha Menjelang Dibukanya Bioskop. (Foto: Okezone.com/Asiaone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/08/31/278/2270104/bioskop-segera-dibuka-ini-strategi-pengusaha-bangkitkan-industri-perfilman-WDMHwKRoPT.png</image><title>Persiapan Pengusaha Menjelang Dibukanya Bioskop. (Foto: Okezone.com/Asiaone)</title></images><description>JAKARTA - Bioskop direncanakan akan segera dibuka secara bertahap pada September 2020. Hal tersebut menjadi sentimen positif karena industri perfilman Indonesia sudah banyak merugi setelah bioskop ditutup sejak pandemi Covid-19 meluas.
&quot;Kami dari MD Entertainment melihat bahwa ini memang sudah saatnya bioskop dibuka, tapi di sisi lain, kami sudah menyiapkan strategi bisnis untuk perfilman di new normal ini,&quot; ungkap Direktur Utama PT MD Pictures Tbk Manoj Punjabi dalam IDX Channel Live Market Review di Jakarta, Senin (31/8/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Jakarta Jadi Contoh Pembukaan Bioskop di Tengah Covid-19
Manoj mengatakan, strategi ini akan memanfaatkan peluang dari masuknya platform video on demand atau layanan OTT seperti Disney+, Netflix, dan Iflix. Selama pandemi, demand dan penggunaan platform-platform tersebut ternyata sangat tinggi.
&quot;Maka dari itu, kami selaku content creators juga menyiapkan SDM untuk ke arah digital. Prospek video on demand ke depannya sangat potensial dengan minat masyarakat yang sangat tinggi,&quot; tambah Manoj.
Saat ini, lanjut dia, MD Pictures sudah menjual 9 judul film ke OTT. Selain itu, masih ada empat film yang masih tertunda.
Baca Juga:&amp;nbsp;Bioskop di Jakarta Dibuka 10 September jika Kantongi Izin
&quot;Kami juga mensupport rumah produksi lain yang tidak sanggup, ada sekitar 6-7 film yang kami invest. Kami beli filmnya, juga menjadi mitra untuk membantu mereka,&quot; imbuhnya.
Dia juga meyakini, industri perfilman ke depannya  akan membaik. &quot;Saya meyakini, prospek industri film Indonesia tahun 2021 akan tumbuh positif,&quot; tutur Manoj.</description><content:encoded>JAKARTA - Bioskop direncanakan akan segera dibuka secara bertahap pada September 2020. Hal tersebut menjadi sentimen positif karena industri perfilman Indonesia sudah banyak merugi setelah bioskop ditutup sejak pandemi Covid-19 meluas.
&quot;Kami dari MD Entertainment melihat bahwa ini memang sudah saatnya bioskop dibuka, tapi di sisi lain, kami sudah menyiapkan strategi bisnis untuk perfilman di new normal ini,&quot; ungkap Direktur Utama PT MD Pictures Tbk Manoj Punjabi dalam IDX Channel Live Market Review di Jakarta, Senin (31/8/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Jakarta Jadi Contoh Pembukaan Bioskop di Tengah Covid-19
Manoj mengatakan, strategi ini akan memanfaatkan peluang dari masuknya platform video on demand atau layanan OTT seperti Disney+, Netflix, dan Iflix. Selama pandemi, demand dan penggunaan platform-platform tersebut ternyata sangat tinggi.
&quot;Maka dari itu, kami selaku content creators juga menyiapkan SDM untuk ke arah digital. Prospek video on demand ke depannya sangat potensial dengan minat masyarakat yang sangat tinggi,&quot; tambah Manoj.
Saat ini, lanjut dia, MD Pictures sudah menjual 9 judul film ke OTT. Selain itu, masih ada empat film yang masih tertunda.
Baca Juga:&amp;nbsp;Bioskop di Jakarta Dibuka 10 September jika Kantongi Izin
&quot;Kami juga mensupport rumah produksi lain yang tidak sanggup, ada sekitar 6-7 film yang kami invest. Kami beli filmnya, juga menjadi mitra untuk membantu mereka,&quot; imbuhnya.
Dia juga meyakini, industri perfilman ke depannya  akan membaik. &quot;Saya meyakini, prospek industri film Indonesia tahun 2021 akan tumbuh positif,&quot; tutur Manoj.</content:encoded></item></channel></rss>
