<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Stock Split, Tesla Incar Duit Rp77,5 Triliun di Bursa AS</title><description>Tesla berencana untuk mengumpulkan dana hingga USD5 miliar atau  Rp77,5 triliun (mengacu kurs Rp14.800 per USD) dengan menjual saham baru.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/02/278/2271314/stock-split-tesla-incar-duit-rp77-5-triliun-di-bursa-as</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/09/02/278/2271314/stock-split-tesla-incar-duit-rp77-5-triliun-di-bursa-as"/><item><title>Stock Split, Tesla Incar Duit Rp77,5 Triliun di Bursa AS</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/02/278/2271314/stock-split-tesla-incar-duit-rp77-5-triliun-di-bursa-as</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/09/02/278/2271314/stock-split-tesla-incar-duit-rp77-5-triliun-di-bursa-as</guid><pubDate>Rabu 02 September 2020 11:36 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/02/278/2271314/stock-split-tesla-incar-duit-rp77-5-triliun-di-bursa-as-RH9OndyF9f.jpg" expression="full" type="image/jpeg">saham (Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/02/278/2271314/stock-split-tesla-incar-duit-rp77-5-triliun-di-bursa-as-RH9OndyF9f.jpg</image><title>saham (Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Tesla Inc berencana untuk mengumpulkan dana hingga USD5 miliar atau Rp77,5 triliun (mengacu kurs Rp14.800 per USD) dengan menjual saham baru yang akan dilakukan di Wall Street. Langkah ini akan dilakukan setelah perusahaan baru saja melakukan stock split (memotong sahamnya) menjadi se-per lima bagian beberapa waktu lalu.
Mengutip CNN, Rabu (2/9/2020), saham Tesla telah melonjak sekitar 500% pada tahun 2020. Hal ini  mendorong perusahaan untuk membagi harga sahamnya agar lebih terjangkau bagi investor.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Stock Split, Saham Tesla dan Apple Terus Meroket
Dengan membagi atau memecah kembali sahamnya, perusahaan mobil listrik itu berharap dapat menemukan lebih banyak investor untuk melahap sahamnya.Apalagi, permintaan investor saat ini juga sedang kuat.
Saham Tesla melonjak hampir 13% pada hari Senin tetapi turun lebih dari 1% pada hari Selasa menjadi sekitar USD490 per saham atau Rp7,2 juta. Bahkan, kenaikan saham baru-baru ini telah membuat CEO Elon Musk menjadi orang terkaya ketiga di dunia.
 
&amp;nbsp;Baca juga:  Fantastis, Elon Musk Bakal Terima Megabonus Rp30,6 Triliun
Pada harga saat ini, Tesla sekarang bernilai sekitar USD460 miliar atau Rp6.801 triliun, atau lebih dari semua kecuali tujuh perusahaan dalam indeks S&amp;amp;P 500 blue chip. Tesla masih belum masuk dalam S&amp;amp;P 500 karena tidak memiliki profitabilitas yang konsisten di masa lalu, tetapi itu mungkin akan segera berubah sekarang karena memiliki jalur yang baru.
Tesla tidak memberikan banyak rincian spesifik tentang apa yang akan dilakukannya dengan uang dari penjualan saham. Perusahaan hanya mengatakan dalam pengarsipan SEC-nya bahwa ia bermaksud menggunakan hasil tersebut untuk lebih memperkuat neraca serta untuk tujuan perusahaan secara umum.</description><content:encoded>JAKARTA - Tesla Inc berencana untuk mengumpulkan dana hingga USD5 miliar atau Rp77,5 triliun (mengacu kurs Rp14.800 per USD) dengan menjual saham baru yang akan dilakukan di Wall Street. Langkah ini akan dilakukan setelah perusahaan baru saja melakukan stock split (memotong sahamnya) menjadi se-per lima bagian beberapa waktu lalu.
Mengutip CNN, Rabu (2/9/2020), saham Tesla telah melonjak sekitar 500% pada tahun 2020. Hal ini  mendorong perusahaan untuk membagi harga sahamnya agar lebih terjangkau bagi investor.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Stock Split, Saham Tesla dan Apple Terus Meroket
Dengan membagi atau memecah kembali sahamnya, perusahaan mobil listrik itu berharap dapat menemukan lebih banyak investor untuk melahap sahamnya.Apalagi, permintaan investor saat ini juga sedang kuat.
Saham Tesla melonjak hampir 13% pada hari Senin tetapi turun lebih dari 1% pada hari Selasa menjadi sekitar USD490 per saham atau Rp7,2 juta. Bahkan, kenaikan saham baru-baru ini telah membuat CEO Elon Musk menjadi orang terkaya ketiga di dunia.
 
&amp;nbsp;Baca juga:  Fantastis, Elon Musk Bakal Terima Megabonus Rp30,6 Triliun
Pada harga saat ini, Tesla sekarang bernilai sekitar USD460 miliar atau Rp6.801 triliun, atau lebih dari semua kecuali tujuh perusahaan dalam indeks S&amp;amp;P 500 blue chip. Tesla masih belum masuk dalam S&amp;amp;P 500 karena tidak memiliki profitabilitas yang konsisten di masa lalu, tetapi itu mungkin akan segera berubah sekarang karena memiliki jalur yang baru.
Tesla tidak memberikan banyak rincian spesifik tentang apa yang akan dilakukannya dengan uang dari penjualan saham. Perusahaan hanya mengatakan dalam pengarsipan SEC-nya bahwa ia bermaksud menggunakan hasil tersebut untuk lebih memperkuat neraca serta untuk tujuan perusahaan secara umum.</content:encoded></item></channel></rss>
