<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BEI Pantau Gerak-gerik 5 Emiten Ini dalam Sepekan</title><description>PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat 5 emiten yang mempunyai kegiatan di luar kebiasaan atau unusual market activity (UMA).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/02/278/2271514/bei-pantau-gerak-gerik-5-emiten-ini-dalam-sepekan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/09/02/278/2271514/bei-pantau-gerak-gerik-5-emiten-ini-dalam-sepekan"/><item><title>BEI Pantau Gerak-gerik 5 Emiten Ini dalam Sepekan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/02/278/2271514/bei-pantau-gerak-gerik-5-emiten-ini-dalam-sepekan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/09/02/278/2271514/bei-pantau-gerak-gerik-5-emiten-ini-dalam-sepekan</guid><pubDate>Rabu 02 September 2020 15:49 WIB</pubDate><dc:creator>Fakhri Rezy</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/02/278/2271514/bei-pantau-gerak-gerik-5-emiten-ini-dalam-sepekan-X4HLDLoa82.jpg" expression="full" type="image/jpeg">saham (Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/02/278/2271514/bei-pantau-gerak-gerik-5-emiten-ini-dalam-sepekan-X4HLDLoa82.jpg</image><title>saham (Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat 5 emiten yang mempunyai kegiatan di luar kebiasaan atau unusual market activity (UMA). 5 Emiten tersebut terpantau hanya dalam sepekan kemarin.
Meski demikian pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundangundangan di bidang Pasar Modal.
Dari keterbukaan informasi BEI, Rabu (2/9/2020), adapun kelima emiten tersebut adalah:
 
&amp;nbsp;Baca juga: BEI Soroti Penurunan Saham KREN
 
1. PT Steady Safe Tbk (SAFE)
Pada tanggal 24 Agustus 2020, BEI mencatat pola transaksi yang tidak wajar terhadap saham PT Steady Safe Tbk (SAFE). Transaksi tersebut pun di luar kebiasaan atau unusual market activity (UMA).
Sehubungan dengan terjadinya UMA atas saham SAFE tersebut, BEI pun mencermati perkembangan pola transaksi saham tersebut. Para investor pun diharapkan untuk memperhatikan jawaban Perusahaan Tercatat atas permintaan konfirmasi bursa.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Harga Anjlok, Saham NATO dan IDPR Disoroti BEI
 
2. PT Envy Technologies Indonesia Tbk (ENVY)
Pada tanggal 25 Agustus 2020, BEI mencatat terjadi peningkatan aktivitaws saham ENVY yang di luar kebiasaaan. Informasi terakhir mengenai Perusahaan Tercatat adalah informasi tanggal 18 Agustus 2020 yang dipublikasikan melalui website PT Bursa Efek Indonesia terkait laporan informasi atau fakta material permintaan penjelasan Bursa terkait dampak pandemi Covid-19 untuk periode Agustus 2020.
 
3. PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk (AGRO)
Pada tanggal 26 Agustus 2020,  BEI menginformasikan bahwa telah terjadi peningkatan harga saham AGRO yang di luar kebiasaan (Unusual Market Activity).
&amp;nbsp;Baca juga:
Informasi terakhir mengenai Perusahaan Tercatat adalah informasi tanggal 24 Agustus2020 yang dipublikasikan melalui website PT BEI terkait penyampaian bukti iklan informasi Laporan Keuangan Interim.4. PT Trinitan Metals and Minerals Tbk (PURE)
Pada tanggal 27 Agustus 2020, BEI menginformasikan bahwa telah  terjadi peningkatan harga saham PURE yang di luar kebiasaan (Unusual  Market Activity).
PT Bursa Efek Indonesia telah meminta konfirmasi kepada Perusahaan  Tercatat pada tanggal 27 Agustus 2020. Sampai saat ini Bursa masih  menunggu jawaban atas konfirmasi tersebut.
Informasi terakhir mengenai Perusahaan Tercatat adalah informasi  tanggal 24 Agustus 2020 yang dipublikasikan melalui websiteBursa terkait  ringkasan risalah Rapat Umum Para Pemegang Saham Tahunan dan Luar  Biasa.
 
&amp;nbsp;
 
5. PT bentoel International Investama Tbk (RMBA)
Pada tanggal 27 Agustus 2020, BEI menginformasikan bahwa telah  terjadi peningkatan harga saham RMBA yang di luar kebiasaan (Unusual  Market Activity).
PT Bursa Efek Indonesia telah meminta konfirmasi kepada Perusahaan  Tercatat pada tanggal 26Agustus 2020. Sampai saat ini Bursa masih  menunggu jawaban atas konfirmasi tersebut.
Informasi terakhir mengenai Perusahaan Tercatat adalah informasi  tanggal 18 Agustus 2020 yang dipublikasikan melalui website Bursa  terkait laporan  informasi  atau  fakta material dampak pandemi Covid-19  kepada Perusahaan.
Dari UMA ke 5 emiten tersebut, Bursa berharap para investor untuk:
1. Memperhatikan jawaban Perusahaan Tercatat atas permintaan konfirmasi Bursa;
2. Mencermati kinerja Perusahaan Tercatat dan keterbukaan informasinya;
3. Mengkaji kembali rencana corporate  action Perusahaan  Tercatat apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan RUPS;
4. Mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum  melakukan pengambilan keputusan investasi.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Bursa Efek Indonesia (BEI) mencatat 5 emiten yang mempunyai kegiatan di luar kebiasaan atau unusual market activity (UMA). 5 Emiten tersebut terpantau hanya dalam sepekan kemarin.
Meski demikian pengumuman UMA tidak serta merta menunjukkan adanya pelanggaran terhadap peraturan perundangundangan di bidang Pasar Modal.
Dari keterbukaan informasi BEI, Rabu (2/9/2020), adapun kelima emiten tersebut adalah:
 
&amp;nbsp;Baca juga: BEI Soroti Penurunan Saham KREN
 
1. PT Steady Safe Tbk (SAFE)
Pada tanggal 24 Agustus 2020, BEI mencatat pola transaksi yang tidak wajar terhadap saham PT Steady Safe Tbk (SAFE). Transaksi tersebut pun di luar kebiasaan atau unusual market activity (UMA).
Sehubungan dengan terjadinya UMA atas saham SAFE tersebut, BEI pun mencermati perkembangan pola transaksi saham tersebut. Para investor pun diharapkan untuk memperhatikan jawaban Perusahaan Tercatat atas permintaan konfirmasi bursa.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Harga Anjlok, Saham NATO dan IDPR Disoroti BEI
 
2. PT Envy Technologies Indonesia Tbk (ENVY)
Pada tanggal 25 Agustus 2020, BEI mencatat terjadi peningkatan aktivitaws saham ENVY yang di luar kebiasaaan. Informasi terakhir mengenai Perusahaan Tercatat adalah informasi tanggal 18 Agustus 2020 yang dipublikasikan melalui website PT Bursa Efek Indonesia terkait laporan informasi atau fakta material permintaan penjelasan Bursa terkait dampak pandemi Covid-19 untuk periode Agustus 2020.
 
3. PT Bank Rakyat Indonesia Agroniaga Tbk (AGRO)
Pada tanggal 26 Agustus 2020,  BEI menginformasikan bahwa telah terjadi peningkatan harga saham AGRO yang di luar kebiasaan (Unusual Market Activity).
&amp;nbsp;Baca juga:
Informasi terakhir mengenai Perusahaan Tercatat adalah informasi tanggal 24 Agustus2020 yang dipublikasikan melalui website PT BEI terkait penyampaian bukti iklan informasi Laporan Keuangan Interim.4. PT Trinitan Metals and Minerals Tbk (PURE)
Pada tanggal 27 Agustus 2020, BEI menginformasikan bahwa telah  terjadi peningkatan harga saham PURE yang di luar kebiasaan (Unusual  Market Activity).
PT Bursa Efek Indonesia telah meminta konfirmasi kepada Perusahaan  Tercatat pada tanggal 27 Agustus 2020. Sampai saat ini Bursa masih  menunggu jawaban atas konfirmasi tersebut.
Informasi terakhir mengenai Perusahaan Tercatat adalah informasi  tanggal 24 Agustus 2020 yang dipublikasikan melalui websiteBursa terkait  ringkasan risalah Rapat Umum Para Pemegang Saham Tahunan dan Luar  Biasa.
 
&amp;nbsp;
 
5. PT bentoel International Investama Tbk (RMBA)
Pada tanggal 27 Agustus 2020, BEI menginformasikan bahwa telah  terjadi peningkatan harga saham RMBA yang di luar kebiasaan (Unusual  Market Activity).
PT Bursa Efek Indonesia telah meminta konfirmasi kepada Perusahaan  Tercatat pada tanggal 26Agustus 2020. Sampai saat ini Bursa masih  menunggu jawaban atas konfirmasi tersebut.
Informasi terakhir mengenai Perusahaan Tercatat adalah informasi  tanggal 18 Agustus 2020 yang dipublikasikan melalui website Bursa  terkait laporan  informasi  atau  fakta material dampak pandemi Covid-19  kepada Perusahaan.
Dari UMA ke 5 emiten tersebut, Bursa berharap para investor untuk:
1. Memperhatikan jawaban Perusahaan Tercatat atas permintaan konfirmasi Bursa;
2. Mencermati kinerja Perusahaan Tercatat dan keterbukaan informasinya;
3. Mengkaji kembali rencana corporate  action Perusahaan  Tercatat apabila rencana tersebut belum mendapatkan persetujuan RUPS;
4. Mempertimbangkan berbagai kemungkinan yang dapat timbul di kemudian hari sebelum  melakukan pengambilan keputusan investasi.</content:encoded></item></channel></rss>
