<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mulan Jameela Minta Harga Pertamax Sama dengan Premium</title><description>Anggota Komisi VII DPR RI Mulan Jameela mempertanyakan rencana PT  Pertamina yang tengah mengkaji penghapusan Premium dan Pertalite.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/02/320/2271084/mulan-jameela-minta-harga-pertamax-sama-dengan-premium</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/09/02/320/2271084/mulan-jameela-minta-harga-pertamax-sama-dengan-premium"/><item><title>Mulan Jameela Minta Harga Pertamax Sama dengan Premium</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/02/320/2271084/mulan-jameela-minta-harga-pertamax-sama-dengan-premium</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/09/02/320/2271084/mulan-jameela-minta-harga-pertamax-sama-dengan-premium</guid><pubDate>Rabu 02 September 2020 04:05 WIB</pubDate><dc:creator>Safira Fitri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/01/320/2271084/mulan-jameela-minta-harga-pertamax-sama-dengan-premium-3mUPxb12Dh.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">BBM (Ilustrasi: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/01/320/2271084/mulan-jameela-minta-harga-pertamax-sama-dengan-premium-3mUPxb12Dh.jpeg</image><title>BBM (Ilustrasi: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Anggota Komisi VII DPR RI Mulan Jameela mempertanyakan rencana PT Pertamina (Persero) yang tengah mengkaji penghapusan produk bahan bakar minyak (BBM) jenis Premium dan Pertalite.
Pertama-tama dirinya mengusulkan kepada PT Pertamina untuk melakukan kajian penurunan harga pertamax hingga setara dengan harga premium
Dirinya lantas mempertanyakan sejauh mana Pertamina sudah melakukan kajian lebih dalam dan lebih luas terhadap masyarakat terkait rencana penghapusan premium dan pertalite ini. Pasalnya, penghapusan BBM jenis tersebut akan berdampak tidak baik untuk masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati memaparkan, Pertamina tengah meninjau kembali penggunaan BBM dengan oktan (RON) rendah di bawah 91 yang tidak ramah lingkungan.

Selain itu, ada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Nomor 20 Tahun 2017 yang mensyaratkan penggunaan BBM harus di atas RON 91. &quot;Artinya, ada dua produk yang kemudian tidak boleh dikelola dan dijual di pasar yaitu premium dan pertalite. Namun demikian, kita akan melakukan pengkajian karena premium dan pertalite konsumennya paling besar,&quot; paparnya.
Rencana penghapusan BBM dengan RON di bawah 91 pun juga karena Indonesia merupakan negara yang menjual varian BBM paling banyak, yakni 6 varian yang terdiri dari Solar, Premium, Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo, dan Dexlite.
Baca Selengkapnya: Mulan Jameela Minta Harga Pertamax Diturunkan Setara Premium
</description><content:encoded>JAKARTA - Anggota Komisi VII DPR RI Mulan Jameela mempertanyakan rencana PT Pertamina (Persero) yang tengah mengkaji penghapusan produk bahan bakar minyak (BBM) jenis Premium dan Pertalite.
Pertama-tama dirinya mengusulkan kepada PT Pertamina untuk melakukan kajian penurunan harga pertamax hingga setara dengan harga premium
Dirinya lantas mempertanyakan sejauh mana Pertamina sudah melakukan kajian lebih dalam dan lebih luas terhadap masyarakat terkait rencana penghapusan premium dan pertalite ini. Pasalnya, penghapusan BBM jenis tersebut akan berdampak tidak baik untuk masyarakat.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Utama PT Pertamina (Persero) Nicke Widyawati memaparkan, Pertamina tengah meninjau kembali penggunaan BBM dengan oktan (RON) rendah di bawah 91 yang tidak ramah lingkungan.

Selain itu, ada Peraturan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Nomor 20 Tahun 2017 yang mensyaratkan penggunaan BBM harus di atas RON 91. &quot;Artinya, ada dua produk yang kemudian tidak boleh dikelola dan dijual di pasar yaitu premium dan pertalite. Namun demikian, kita akan melakukan pengkajian karena premium dan pertalite konsumennya paling besar,&quot; paparnya.
Rencana penghapusan BBM dengan RON di bawah 91 pun juga karena Indonesia merupakan negara yang menjual varian BBM paling banyak, yakni 6 varian yang terdiri dari Solar, Premium, Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo, dan Dexlite.
Baca Selengkapnya: Mulan Jameela Minta Harga Pertamax Diturunkan Setara Premium
</content:encoded></item></channel></rss>
