<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Belum Ada Vaksin Covid-19, Sri Mulyani Akui Pemulihan Ekonomi Tak Strong</title><description>Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, kondisi ekonomi nasional masih belum bergairah.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/02/320/2271379/belum-ada-vaksin-covid-19-sri-mulyani-akui-pemulihan-ekonomi-tak-strong</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/09/02/320/2271379/belum-ada-vaksin-covid-19-sri-mulyani-akui-pemulihan-ekonomi-tak-strong"/><item><title>Belum Ada Vaksin Covid-19, Sri Mulyani Akui Pemulihan Ekonomi Tak Strong</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/02/320/2271379/belum-ada-vaksin-covid-19-sri-mulyani-akui-pemulihan-ekonomi-tak-strong</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/09/02/320/2271379/belum-ada-vaksin-covid-19-sri-mulyani-akui-pemulihan-ekonomi-tak-strong</guid><pubDate>Rabu 02 September 2020 13:04 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/02/320/2271379/belum-ada-vaksin-covid-19-sri-mulyani-akui-pemulihan-ekonomi-tak-strong-wjeFMFzeC6.png" expression="full" type="image/jpeg">Sri Mulyani di DPR (Foto: Sindonews/Rina)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/02/320/2271379/belum-ada-vaksin-covid-19-sri-mulyani-akui-pemulihan-ekonomi-tak-strong-wjeFMFzeC6.png</image><title>Sri Mulyani di DPR (Foto: Sindonews/Rina)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, kondisi ekonomi nasional masih belum bergairah. Adapun, hingga semester I-2020 pemulihan ekonomi Indonesia masih belum berjalan optimal meski berbagai macam stimulus digelontorkan pemerintah.
&quot;Tapi pengaruh Covid-19 mungkin belum bisa sepenuhnya hilang di semester I, kami prediksi pemulihan tidak strong power. Di semester II bisa diharapkan seandainya vaksinasi bisa dilakukan dan itu bisa confidence,&quot; kata ujar Sri Mulyani di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (2/9/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Sri Mulyani Pasrah Ekonomi Kuartal III Minus, Siap-Siap Resesi?&amp;nbsp;
Menurutnya, pemerintah juga tetap menjaga konsolidasi fiskal sehingga defisit tahun depan tetap lebih rendah dari proyeksi tahun ini.

&quot;Ini didasarkan ke momentum dari pemulihan terjaga meski ketidakpastian Covid-19 terjadi. Semua prediksi mengenai vaksin baru akan bisa dilakukan secara meluas ditemukan dan dilakukan, pada semester II,&quot; katanya.

Dia menambahkan belum tersedianya vaksin Covid-19 membuat proyeksi ekonomi Indonesia masih akan tertekan. &quot;Kita berkeyakinan vaksinasi massal sudah bisa dilakukan pada awal 2021. Pertumbuhan ekonomi Tanah Air pada tahun depan di targetkan sebesar 4,5%-5,5%,&quot; tandasnya.

</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mengatakan, kondisi ekonomi nasional masih belum bergairah. Adapun, hingga semester I-2020 pemulihan ekonomi Indonesia masih belum berjalan optimal meski berbagai macam stimulus digelontorkan pemerintah.
&quot;Tapi pengaruh Covid-19 mungkin belum bisa sepenuhnya hilang di semester I, kami prediksi pemulihan tidak strong power. Di semester II bisa diharapkan seandainya vaksinasi bisa dilakukan dan itu bisa confidence,&quot; kata ujar Sri Mulyani di Gedung DPR, Jakarta, Rabu (2/9/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Sri Mulyani Pasrah Ekonomi Kuartal III Minus, Siap-Siap Resesi?&amp;nbsp;
Menurutnya, pemerintah juga tetap menjaga konsolidasi fiskal sehingga defisit tahun depan tetap lebih rendah dari proyeksi tahun ini.

&quot;Ini didasarkan ke momentum dari pemulihan terjaga meski ketidakpastian Covid-19 terjadi. Semua prediksi mengenai vaksin baru akan bisa dilakukan secara meluas ditemukan dan dilakukan, pada semester II,&quot; katanya.

Dia menambahkan belum tersedianya vaksin Covid-19 membuat proyeksi ekonomi Indonesia masih akan tertekan. &quot;Kita berkeyakinan vaksinasi massal sudah bisa dilakukan pada awal 2021. Pertumbuhan ekonomi Tanah Air pada tahun depan di targetkan sebesar 4,5%-5,5%,&quot; tandasnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
