<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mohon Maaf, Indoritel Makmur Tak Bagikan Dividen   </title><description>PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET) memutuskan untuk tidak membagikan dividen perseroan di 2019.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/03/278/2272093/mohon-maaf-indoritel-makmur-tak-bagikan-dividen</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/09/03/278/2272093/mohon-maaf-indoritel-makmur-tak-bagikan-dividen"/><item><title>Mohon Maaf, Indoritel Makmur Tak Bagikan Dividen   </title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/03/278/2272093/mohon-maaf-indoritel-makmur-tak-bagikan-dividen</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/09/03/278/2272093/mohon-maaf-indoritel-makmur-tak-bagikan-dividen</guid><pubDate>Kamis 03 September 2020 15:21 WIB</pubDate><dc:creator>Fadel Prayoga</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/03/278/2272093/mohon-maaf-indoritel-makmur-tak-bagikan-dividen-lTwGASfCDR.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rupiah (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/03/278/2272093/mohon-maaf-indoritel-makmur-tak-bagikan-dividen-lTwGASfCDR.jpg</image><title>Rupiah (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET) memutuskan untuk tidak membagikan dividen perseroan di 2019. Keputusan itu diambil demi memperkuat struktur keuangan dalam pengembangan bisnisnya.
&amp;ldquo;Pada tahun ini Perseroan tidak membagikan dividen karena untuk memperkuat struktur keuangan Perseroan yang akan digunakan untuk pengembangan Perseroan,&amp;rdquo; tulis keterbukaan informasi BEI, Kamis (3/9/2020).
Pandemi virus corona atau Covid-19 yang melanda Indonesia sejak Maret 2020, tak lantas membuat kinerja keuangan saham perusahaan induk pengelola Indomaret ini mengalami kontraksi. Tercatat, perseroan memperoleh keuntungan sebesar Rp200 miliar pada semester I-2020.
&amp;ldquo;Target pendapatan Perseroan sampai semester I tahun 2020 sudah mencapai sekitar Rp200 miliar, diperkirakan sampai dengan akhir tahun 2020 akan mencapai Rp400 miliar,&amp;rdquo; lanjutnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Cari Modal, Perdana Bangun Pusaka Terbitkan 22 Juta Lembar Saham Baru&amp;nbsp;
Salah satu dampak Covid-19 yang paling terasa oleh perusahaan, ketika beberapa daerah menerapkan pembatasan kebijakan social besar (PSBB) di pertengahan kuartal II-2020. Di mana akibat PSBB sebanyak 200 gerai Indomaret yang tersebar di Indonesia harus tutup. Kemudian beberapa gerai KFC yang ada di mal juga mengalami hal yang sama.
&amp;ldquo;Tetapi sejak kuartal III ketika sudah ada kebijakan pelonggaran PSBB, maka performance pun mulai membaik,&amp;rdquo; sambungnya.
Dalam memperbaiki kinerja perusahaan, Indomaret pada semester I 2020 ada penambahan sekira 400 toko, dan diproyeksikan hingga akhir tahun ada pembukaan gerai sebanyak 200 hingga 300 toko. Namun, target itu juga tergantung dari perkembangan wabah di Tanah Air.</description><content:encoded>JAKARTA - PT Indoritel Makmur Internasional Tbk (DNET) memutuskan untuk tidak membagikan dividen perseroan di 2019. Keputusan itu diambil demi memperkuat struktur keuangan dalam pengembangan bisnisnya.
&amp;ldquo;Pada tahun ini Perseroan tidak membagikan dividen karena untuk memperkuat struktur keuangan Perseroan yang akan digunakan untuk pengembangan Perseroan,&amp;rdquo; tulis keterbukaan informasi BEI, Kamis (3/9/2020).
Pandemi virus corona atau Covid-19 yang melanda Indonesia sejak Maret 2020, tak lantas membuat kinerja keuangan saham perusahaan induk pengelola Indomaret ini mengalami kontraksi. Tercatat, perseroan memperoleh keuntungan sebesar Rp200 miliar pada semester I-2020.
&amp;ldquo;Target pendapatan Perseroan sampai semester I tahun 2020 sudah mencapai sekitar Rp200 miliar, diperkirakan sampai dengan akhir tahun 2020 akan mencapai Rp400 miliar,&amp;rdquo; lanjutnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Cari Modal, Perdana Bangun Pusaka Terbitkan 22 Juta Lembar Saham Baru&amp;nbsp;
Salah satu dampak Covid-19 yang paling terasa oleh perusahaan, ketika beberapa daerah menerapkan pembatasan kebijakan social besar (PSBB) di pertengahan kuartal II-2020. Di mana akibat PSBB sebanyak 200 gerai Indomaret yang tersebar di Indonesia harus tutup. Kemudian beberapa gerai KFC yang ada di mal juga mengalami hal yang sama.
&amp;ldquo;Tetapi sejak kuartal III ketika sudah ada kebijakan pelonggaran PSBB, maka performance pun mulai membaik,&amp;rdquo; sambungnya.
Dalam memperbaiki kinerja perusahaan, Indomaret pada semester I 2020 ada penambahan sekira 400 toko, dan diproyeksikan hingga akhir tahun ada pembukaan gerai sebanyak 200 hingga 300 toko. Namun, target itu juga tergantung dari perkembangan wabah di Tanah Air.</content:encoded></item></channel></rss>
