<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kelola Gaji Sehat, Jangan Terlalu Banyak Gaya Salah Satunya</title><description>Bagi sebagian orang, memiliki keuangan yang sehat itu sangat penting.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/04/622/2272542/kelola-gaji-sehat-jangan-terlalu-banyak-gaya-salah-satunya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/09/04/622/2272542/kelola-gaji-sehat-jangan-terlalu-banyak-gaya-salah-satunya"/><item><title>Kelola Gaji Sehat, Jangan Terlalu Banyak Gaya Salah Satunya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/04/622/2272542/kelola-gaji-sehat-jangan-terlalu-banyak-gaya-salah-satunya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/09/04/622/2272542/kelola-gaji-sehat-jangan-terlalu-banyak-gaya-salah-satunya</guid><pubDate>Jum'at 04 September 2020 15:13 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/04/622/2272542/kelola-gaji-sehat-jangan-terlalu-banyak-gaya-salah-satunya-yeduOeLdRh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Personal Finance (Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/04/622/2272542/kelola-gaji-sehat-jangan-terlalu-banyak-gaya-salah-satunya-yeduOeLdRh.jpg</image><title>Personal Finance (Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Bagi sebagian orang, memiliki keuangan yang sehat itu sangat penting. Sehingga dalam menghadapi atau menjalankan kehidupan itu bisa tenang.

Namun, masih banyak yang belum mengetahui, apa definisi gaji atau penghasilan yang sehat. Dan bagaimana cara mendapatkan gaji atau penghasilan yang sehat secara keuangan.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Cara Aman Belanja Online agar Tak Tertipu
Perencana Keuangan Andi Nugroho mengatakan, untuk mendapatkan keuangan yang sehat adalah harus mengontrol pengeluarannya dengan baik. Khususnya untuk pengeluaran yang sifatnya foya-foya dan hanya bertujuan untuk memenuhi gaya hidup.

Menurut Andi, idealnya, gaya hidup harus menyesuaikan dengan penghasilan setiap bulannya. Sehingga, penghasilan yang didapat setiap bulan tersebut tidak bocor.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Manfaat Asuransi Jiwa di Tengah Covid-19 dan Ancaman Resesi
&quot;Idealnya kembali lagi gaya hidup kita harus mengikuti penghasilan kita sih. Idealnya seperti itu,&quot; ujarnya saat dihubungi Okezone, Jumat (4/9/2020).

Sebagai ilustrasi, bagi mereka yang memiliki penghasilan setiap bulan adalah Rp4 juta, maka gaya hidupnya pun harus bisa menyesuaikan. Artinya, jangan sampai gaya hidupnya melebihi angka Rp4 juta karena keuangan bisa bocor.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Hadapi Resesi, Sisihkan 30% Gaji untuk Dana Darurat
Menurut Andi, penghasilan yang didapat juga tidak akan terasa manfaatnya. Karena, tidak ada uang berlebih yang bisa disisihkan untuk menabung atau bahkan investasi.&quot;Kalau kita melihat penghasilan kita Rp4 juta ya berarti pengeluaran  kita mengikuti penghasilan Rp4 juta itu. Akan menjadi bergerak di situ  saja kalau kemudian penghasilan kita Rp4 juta tapi gaya hidup kita Rp7  juta atau Rp10 juta,&quot; jelasnya.

Menurut Andi, berapapun penghasilannya, jika prinsip tersebut  dijalankan keuangannya akan sehat. Bahkan meskipun penghasilan hanya Rp4  juta per bulan.

&quot;Berarti akan semakin berat lagi langkah kita. Kalau kemudian ditanya  lagi berapa penghasilan kita idealnya. Kembali lagi gaya hidup kita  seperti apa,&quot; jelasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Bagi sebagian orang, memiliki keuangan yang sehat itu sangat penting. Sehingga dalam menghadapi atau menjalankan kehidupan itu bisa tenang.

Namun, masih banyak yang belum mengetahui, apa definisi gaji atau penghasilan yang sehat. Dan bagaimana cara mendapatkan gaji atau penghasilan yang sehat secara keuangan.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Cara Aman Belanja Online agar Tak Tertipu
Perencana Keuangan Andi Nugroho mengatakan, untuk mendapatkan keuangan yang sehat adalah harus mengontrol pengeluarannya dengan baik. Khususnya untuk pengeluaran yang sifatnya foya-foya dan hanya bertujuan untuk memenuhi gaya hidup.

Menurut Andi, idealnya, gaya hidup harus menyesuaikan dengan penghasilan setiap bulannya. Sehingga, penghasilan yang didapat setiap bulan tersebut tidak bocor.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Manfaat Asuransi Jiwa di Tengah Covid-19 dan Ancaman Resesi
&quot;Idealnya kembali lagi gaya hidup kita harus mengikuti penghasilan kita sih. Idealnya seperti itu,&quot; ujarnya saat dihubungi Okezone, Jumat (4/9/2020).

Sebagai ilustrasi, bagi mereka yang memiliki penghasilan setiap bulan adalah Rp4 juta, maka gaya hidupnya pun harus bisa menyesuaikan. Artinya, jangan sampai gaya hidupnya melebihi angka Rp4 juta karena keuangan bisa bocor.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Hadapi Resesi, Sisihkan 30% Gaji untuk Dana Darurat
Menurut Andi, penghasilan yang didapat juga tidak akan terasa manfaatnya. Karena, tidak ada uang berlebih yang bisa disisihkan untuk menabung atau bahkan investasi.&quot;Kalau kita melihat penghasilan kita Rp4 juta ya berarti pengeluaran  kita mengikuti penghasilan Rp4 juta itu. Akan menjadi bergerak di situ  saja kalau kemudian penghasilan kita Rp4 juta tapi gaya hidup kita Rp7  juta atau Rp10 juta,&quot; jelasnya.

Menurut Andi, berapapun penghasilannya, jika prinsip tersebut  dijalankan keuangannya akan sehat. Bahkan meskipun penghasilan hanya Rp4  juta per bulan.

&quot;Berarti akan semakin berat lagi langkah kita. Kalau kemudian ditanya  lagi berapa penghasilan kita idealnya. Kembali lagi gaya hidup kita  seperti apa,&quot; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
