<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Covid-19 Belum Berakhir, Saatnya Evaluasi Risiko Keuangan</title><description>Pandemi virus corona atau Covid-19 membuat kebiasaan masyarakat mengalami perubahan.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/04/622/2272588/covid-19-belum-berakhir-saatnya-evaluasi-risiko-keuangan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/09/04/622/2272588/covid-19-belum-berakhir-saatnya-evaluasi-risiko-keuangan"/><item><title>Covid-19 Belum Berakhir, Saatnya Evaluasi Risiko Keuangan</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/04/622/2272588/covid-19-belum-berakhir-saatnya-evaluasi-risiko-keuangan</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/09/04/622/2272588/covid-19-belum-berakhir-saatnya-evaluasi-risiko-keuangan</guid><pubDate>Jum'at 04 September 2020 22:03 WIB</pubDate><dc:creator>Giri Hartomo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/04/622/2272588/covid-19-belum-berakhir-saatnya-evaluasi-risiko-keuangan-oFBSNPvgrD.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Mengatur Keuangan (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/04/622/2272588/covid-19-belum-berakhir-saatnya-evaluasi-risiko-keuangan-oFBSNPvgrD.jpeg</image><title>Mengatur Keuangan (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Pandemi virus corona atau Covid-19 membuat kebiasaan masyarakat mengalami perubahan. Termasuk juga kebiasaan dalam mengelola atau mengatur keuangannya.
Perencana Keuangan dari Mitra Rencana Edukasi (MRE) Mike Rini mengatakan, pada situasi seperti saat ini perlu melakukan evaluasi pada keuangan. Salah satu yang perlu dievaluasi adalah risiko keuangan.
Baca juga: Dapat BLT Rp1,2 Juta, Pekerja Harus Prioritaskan Kebutuhan Ini
&quot;Evaluasi anda punya risiko keuangan ya. Bagi yang sudah kena PHK, bisnisnya juga turun banget jadi pendapatannya itu hilang, maka karena adanya dampak pandemi ini dia tidak lagi bisa mendapatkan penghasilan itu,&quot; ujarnya saat dihubungi Okezone, Jumat (4/9/2020).
Menurut Mike, risiko keuangan ini untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan. Seperti misalnya adalah jika terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK) pada perusahaan tempatnya bekerja.
Baca juga: BLT Subsidi Gaji Rp1,2 Juta Cair Hari Ini, Mau Dihabiskan untuk Apa?
&quot;Satu lagi pandemi ini belum ada jaminan bagi anda sampai kapan. Bisa jadi saat ini anda masih bekerja masih terima gaji tapi tidak ada kepastian apakah perusahaan anda akan bagus terus. Karena bisa jadi pandemi ini seperti apa,&quot; ucap Mike.
Evaluasi risiko keuangan juga tidak hanya berlaku kepada karyawan. Tapi juga kepada para pengusaha, untuk berjaga-jaga jika bisnisnya terganggu.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOC8yMi80LzEyMjIzNi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Risiko keuangan anda karena pandemi ini pasti meningkat,&quot; ucapnya.
Menurut Mike, evaluasi risiko keuangan ini juga perlu mengingat saat  ini potensi penularan virus corona juga masih tinggi. Menyusul jumlah  kasus virus corona yang terus naik setiap harinya.
&quot;Paling tidak risiko kesehatan ini anda pastikan asuransi cukup, BPJS  jangan ada yang nunggak. Kemudian terkait dengan tingkat risiko angka  sumber pendapatan,&quot; jelasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pandemi virus corona atau Covid-19 membuat kebiasaan masyarakat mengalami perubahan. Termasuk juga kebiasaan dalam mengelola atau mengatur keuangannya.
Perencana Keuangan dari Mitra Rencana Edukasi (MRE) Mike Rini mengatakan, pada situasi seperti saat ini perlu melakukan evaluasi pada keuangan. Salah satu yang perlu dievaluasi adalah risiko keuangan.
Baca juga: Dapat BLT Rp1,2 Juta, Pekerja Harus Prioritaskan Kebutuhan Ini
&quot;Evaluasi anda punya risiko keuangan ya. Bagi yang sudah kena PHK, bisnisnya juga turun banget jadi pendapatannya itu hilang, maka karena adanya dampak pandemi ini dia tidak lagi bisa mendapatkan penghasilan itu,&quot; ujarnya saat dihubungi Okezone, Jumat (4/9/2020).
Menurut Mike, risiko keuangan ini untuk mengantisipasi hal-hal yang tak diinginkan. Seperti misalnya adalah jika terjadi pemutusan hubungan kerja (PHK) pada perusahaan tempatnya bekerja.
Baca juga: BLT Subsidi Gaji Rp1,2 Juta Cair Hari Ini, Mau Dihabiskan untuk Apa?
&quot;Satu lagi pandemi ini belum ada jaminan bagi anda sampai kapan. Bisa jadi saat ini anda masih bekerja masih terima gaji tapi tidak ada kepastian apakah perusahaan anda akan bagus terus. Karena bisa jadi pandemi ini seperti apa,&quot; ucap Mike.
Evaluasi risiko keuangan juga tidak hanya berlaku kepada karyawan. Tapi juga kepada para pengusaha, untuk berjaga-jaga jika bisnisnya terganggu.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOC8yMi80LzEyMjIzNi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&quot;Risiko keuangan anda karena pandemi ini pasti meningkat,&quot; ucapnya.
Menurut Mike, evaluasi risiko keuangan ini juga perlu mengingat saat  ini potensi penularan virus corona juga masih tinggi. Menyusul jumlah  kasus virus corona yang terus naik setiap harinya.
&quot;Paling tidak risiko kesehatan ini anda pastikan asuransi cukup, BPJS  jangan ada yang nunggak. Kemudian terkait dengan tingkat risiko angka  sumber pendapatan,&quot; jelasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
