<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Banyak Rekening Mati, Transfer BLT Rp1,2 Juta Terhambat</title><description>Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengungkapkan banyak data  pekerja penerima subsidi gaji Rp1,2 juta yang tidak aktif.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/05/320/2272799/banyak-rekening-mati-transfer-blt-rp1-2-juta-terhambat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/09/05/320/2272799/banyak-rekening-mati-transfer-blt-rp1-2-juta-terhambat"/><item><title>Banyak Rekening Mati, Transfer BLT Rp1,2 Juta Terhambat</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/05/320/2272799/banyak-rekening-mati-transfer-blt-rp1-2-juta-terhambat</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/09/05/320/2272799/banyak-rekening-mati-transfer-blt-rp1-2-juta-terhambat</guid><pubDate>Sabtu 05 September 2020 06:30 WIB</pubDate><dc:creator>Safira Fitri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/04/320/2272799/banyak-rekening-mati-transfer-blt-rp1-2-juta-terhambat-VcEO9jqZET.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Mesin ATM (Ilustrasi: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/04/320/2272799/banyak-rekening-mati-transfer-blt-rp1-2-juta-terhambat-VcEO9jqZET.jpeg</image><title>Mesin ATM (Ilustrasi: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengungkapkan banyak data pekerja penerima subsidi gaji Rp1,2 juta yang tidak aktif. Hal ini yang membuat penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) baru diberikan kepada 1,9 juta pekerja dengan gaji di bawah Rp5 juta.
Angka penerima itu tergolong kecil dari target pemerintah. Di mana pada gelombang kedua akan dilakukan pencairan dana subsidi upah ditargetkan sebanyak 3 juta rekening.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOC8xMy80LzEyMjEwOS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Ida mengatakan, pemerintah pun mengembalikan data pekerja yang rekeningnya tidak aktif kepada BPJS Ketenagakerjaan untuk divalidasi kembali, dan mengimbau para pekerja untuk memeriksa kembali apakah rekening yang didaftarkan aktif atau tidak. Tujuannya supaya memperlancar proses transfer BLT nantinya.
&quot;Jadi, kami ingin menyampaikan di sini, kepada teman-teman pekerja serahkan nomor rekening yang aktif, itu yang paling penting sehingga mempermudah kami untuk melakukan transfer ke rekening,&quot; ujar Ida.
Baca Selengkapnya: Transfer BLT Rp1,2 Juta, Menaker Ungkap Banyak Rekening Pekerja Tak Aktif
</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Ketenagakerjaan (Menaker) Ida Fauziyah mengungkapkan banyak data pekerja penerima subsidi gaji Rp1,2 juta yang tidak aktif. Hal ini yang membuat penyaluran Bantuan Langsung Tunai (BLT) baru diberikan kepada 1,9 juta pekerja dengan gaji di bawah Rp5 juta.
Angka penerima itu tergolong kecil dari target pemerintah. Di mana pada gelombang kedua akan dilakukan pencairan dana subsidi upah ditargetkan sebanyak 3 juta rekening.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOC8xMy80LzEyMjEwOS8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Ida mengatakan, pemerintah pun mengembalikan data pekerja yang rekeningnya tidak aktif kepada BPJS Ketenagakerjaan untuk divalidasi kembali, dan mengimbau para pekerja untuk memeriksa kembali apakah rekening yang didaftarkan aktif atau tidak. Tujuannya supaya memperlancar proses transfer BLT nantinya.
&quot;Jadi, kami ingin menyampaikan di sini, kepada teman-teman pekerja serahkan nomor rekening yang aktif, itu yang paling penting sehingga mempermudah kami untuk melakukan transfer ke rekening,&quot; ujar Ida.
Baca Selengkapnya: Transfer BLT Rp1,2 Juta, Menaker Ungkap Banyak Rekening Pekerja Tak Aktif
</content:encoded></item></channel></rss>
