<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menko Airlangga Sebut Angka Kesembuhan Covid-19 di RI Lebih Tinggi dari Global</title><description>Pemerintah memastikan angka kesembuhan covid-19 meningkat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/05/320/2273021/menko-airlangga-sebut-angka-kesembuhan-covid-19-di-ri-lebih-tinggi-dari-global</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/09/05/320/2273021/menko-airlangga-sebut-angka-kesembuhan-covid-19-di-ri-lebih-tinggi-dari-global"/><item><title>Menko Airlangga Sebut Angka Kesembuhan Covid-19 di RI Lebih Tinggi dari Global</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/05/320/2273021/menko-airlangga-sebut-angka-kesembuhan-covid-19-di-ri-lebih-tinggi-dari-global</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/09/05/320/2273021/menko-airlangga-sebut-angka-kesembuhan-covid-19-di-ri-lebih-tinggi-dari-global</guid><pubDate>Sabtu 05 September 2020 15:13 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/05/320/2273021/menko-airlangga-sebut-angka-kesembuhan-covid-19-di-ri-lebih-tinggi-dari-global-vqazfuiRqf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Menko Airlangga (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/05/320/2273021/menko-airlangga-sebut-angka-kesembuhan-covid-19-di-ri-lebih-tinggi-dari-global-vqazfuiRqf.jpg</image><title>Menko Airlangga (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah memastikan angka kesembuhan Covid-19 meningkat. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartato mengatakan tingkat kesembuhan Covid-19 secara nasional hingga kini mencapai 71,7%. Sementara itu, angka tingkat kematiannya 4,2%.

&quot;Terkait dengan kegiatan di sektor kesehatan. Kita ketahui recovery rate kita di Indonesia 71,7%, angkanya lebih tinggi dari global. Sementara itu, angka fatality rate 4,2%,&quot; jelas Airlangga dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Sabtu (5/9/2020)

Kata dia, jumlah tes di Indonesia sebanyak 2,3 Juta orang, lebih tinggi dari negara-negara lain. &quot;Kecuali Italia (8,8 juta orang) dan Chile (2,4 juta orang). Sedangkan jumlah tes per 1 juta penduduk dari 8,552 orang.
Baca Juga:&amp;nbsp;5 Fakta Terbaru Vaksin Covid-19 Gratis dan Bayar, Nomor 4 Bikin Untung?
Dia menambahkan provinsi dengan jumlah kasus tertinggi masih didominasi DKI yang sebessr 43.400 (23,6%), Jawa Timur, lalu 34.655 (18,8%) dan Jawa Tengah 14.670 (8,0%).

&quot;Provinsi dengan kesembuhan tertinggi Bangka Belitung, Sulawesi Tengah, Kalimantan Barat, dan Gorontalo. Provinsi dengan kematian terendah Kalimantan Utara, Kalimantan Barat, Bangka Belitung, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Papua,&quot; katanya.
Dia menambahkan penanganan Covid-19 akan fokus di beberapa provinsi dengan target menurunkan indikator dari merah menjadi kuning/hijau, sebelum pelaksanaan Pilkada.

&quot;Adapun strategi penanganan Covid-19 yang akan terus menjadi perhatian adalah dengan mengurangi penyebaran Covid-19 melalui gerakan 3 M (Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak) dan 3 T (Test, Trace, dan Treat),&quot; katanya.

Selain itu juga strategi untuk menurunkan tingkat kematian melalui peningkatan fasilitas dan kapasitas layanan kesehatan (puskesmas, rumah sakit) dan dukungan tenaga kesehatan.

&amp;ldquo;Kampanye masif Gerakan 3 M terus akan dilanjutkan. Kampanye Memakai Masker yang tadinya sampai tanggal 6 September 2020 ini, tetap akan diteruskan dan akan lebih masif lagi. Sedangkan kampanye Menjaga Jarak akan dilaksanakan pada periode 7 September 2020-6 Oktober 2020. Lalu kampanye Mencuci Tangan akan dilaksanakan mulai 7 Oktober 2020-November 2020,&amp;rdquo; tegasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah memastikan angka kesembuhan Covid-19 meningkat. Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartato mengatakan tingkat kesembuhan Covid-19 secara nasional hingga kini mencapai 71,7%. Sementara itu, angka tingkat kematiannya 4,2%.

&quot;Terkait dengan kegiatan di sektor kesehatan. Kita ketahui recovery rate kita di Indonesia 71,7%, angkanya lebih tinggi dari global. Sementara itu, angka fatality rate 4,2%,&quot; jelas Airlangga dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Sabtu (5/9/2020)

Kata dia, jumlah tes di Indonesia sebanyak 2,3 Juta orang, lebih tinggi dari negara-negara lain. &quot;Kecuali Italia (8,8 juta orang) dan Chile (2,4 juta orang). Sedangkan jumlah tes per 1 juta penduduk dari 8,552 orang.
Baca Juga:&amp;nbsp;5 Fakta Terbaru Vaksin Covid-19 Gratis dan Bayar, Nomor 4 Bikin Untung?
Dia menambahkan provinsi dengan jumlah kasus tertinggi masih didominasi DKI yang sebessr 43.400 (23,6%), Jawa Timur, lalu 34.655 (18,8%) dan Jawa Tengah 14.670 (8,0%).

&quot;Provinsi dengan kesembuhan tertinggi Bangka Belitung, Sulawesi Tengah, Kalimantan Barat, dan Gorontalo. Provinsi dengan kematian terendah Kalimantan Utara, Kalimantan Barat, Bangka Belitung, Nusa Tenggara Timur (NTT), dan Papua,&quot; katanya.
Dia menambahkan penanganan Covid-19 akan fokus di beberapa provinsi dengan target menurunkan indikator dari merah menjadi kuning/hijau, sebelum pelaksanaan Pilkada.

&quot;Adapun strategi penanganan Covid-19 yang akan terus menjadi perhatian adalah dengan mengurangi penyebaran Covid-19 melalui gerakan 3 M (Memakai Masker, Mencuci Tangan, Menjaga Jarak) dan 3 T (Test, Trace, dan Treat),&quot; katanya.

Selain itu juga strategi untuk menurunkan tingkat kematian melalui peningkatan fasilitas dan kapasitas layanan kesehatan (puskesmas, rumah sakit) dan dukungan tenaga kesehatan.

&amp;ldquo;Kampanye masif Gerakan 3 M terus akan dilanjutkan. Kampanye Memakai Masker yang tadinya sampai tanggal 6 September 2020 ini, tetap akan diteruskan dan akan lebih masif lagi. Sedangkan kampanye Menjaga Jarak akan dilaksanakan pada periode 7 September 2020-6 Oktober 2020. Lalu kampanye Mencuci Tangan akan dilaksanakan mulai 7 Oktober 2020-November 2020,&amp;rdquo; tegasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
