<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>6 Juta Pelaku Usaha Sudah Terima Banpres Produktif Rp14,5 Triliun</title><description>Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) menyampaikan penerima bantuan presiden (Banpres) produktif.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/05/320/2273052/6-juta-pelaku-usaha-sudah-terima-banpres-produktif-rp14-5-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/09/05/320/2273052/6-juta-pelaku-usaha-sudah-terima-banpres-produktif-rp14-5-triliun"/><item><title>6 Juta Pelaku Usaha Sudah Terima Banpres Produktif Rp14,5 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/05/320/2273052/6-juta-pelaku-usaha-sudah-terima-banpres-produktif-rp14-5-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/09/05/320/2273052/6-juta-pelaku-usaha-sudah-terima-banpres-produktif-rp14-5-triliun</guid><pubDate>Sabtu 05 September 2020 17:36 WIB</pubDate><dc:creator>Aditya Pratama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/05/320/2273052/6-juta-pelaku-usaha-sudah-terima-banpres-produktif-rp14-5-triliun-7QUlIlpegP.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rupiah (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/05/320/2273052/6-juta-pelaku-usaha-sudah-terima-banpres-produktif-rp14-5-triliun-7QUlIlpegP.jpg</image><title>Rupiah (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) menyampaikan penerima bantuan presiden (Banpres) produktif untuk UMKM mencapai 6.050.625 pelaku usaha mikro. Adapun jumlah bantuan yang telah tersalur senilai Rp14.521.500.000.000 atau Rp14,5 triliun.

Sekretaris Menkop UKM Rully Indrawan mengatakan, sejauh ini pemerintah telah selesai melakukan validasi kepada penerima banpres produktif sekitar 62%,

&quot;Insya Allah sesuai target minggu kedua (September) sudah 100%,&quot; ujar Rully saat dihubungi, Sabtu (5/9/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;KemenkopUKM Memastikan Penyaluran Banpres Produktif Tepat Sasaran&amp;nbsp;
Untuk pelaku UMKM yang belum mendapatkan atau terdata untuk menerima banpres produktif, Rully menyebut usulan baru bisa dikirimkan ke dinas kabupaten/kota setempat sampai akhir pekan ini.

&quot;Usulan baru silahkan kirimkan sampai akhir minggu ini,&quot; kata dia.

Berikut data perkembangan penyaluran Banpres Produktif untuk pelaku UMKM:

Tahap I: 742.422 usaha mikro dengan nilai bantuan  Rp 1.781.812.800.000 (tersalurkan per 14 Agustus 2020)
Bank Penyalur
BRI : 425.950
BNI : 316.472

Tahap II: 257.578 usaha mikro dengan nilai bantuan Rp 618.187.200.000 (tersalurkan per 19 Agustus 2020)
Bank Penyalur
BRI : 257.578

Tahap III-V: 838.444 usaha mikro dengan nilai bantuan Rp 2.012.265.600.000 (tersalurkan per 28 Agustus 2020)
Bank Penyalur
BRI: 838.314
BNI: 130

Tahap VI: 1.076.703 usaha mikro dengan nilai bantuan Rp. 2.584.087.200.000 (tersalurkan per 28 Agustus 2020)
Bank Penyalur
BNI: 1.072.423
BNI syariah: 4.280

Tahap VII (Proses): 3.135.478
(dalam proses pencairan, konfirmasi kredit KUR dan modal kerja lainnya)
Sumber Data:
Gerakan Koperasi : 3.079
Dinas Koperasi dan UKM: 101.078
PNM : 2.694.396
Pegadaian : 186.927
Himbara : 149.998</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (Kemenkop UKM) menyampaikan penerima bantuan presiden (Banpres) produktif untuk UMKM mencapai 6.050.625 pelaku usaha mikro. Adapun jumlah bantuan yang telah tersalur senilai Rp14.521.500.000.000 atau Rp14,5 triliun.

Sekretaris Menkop UKM Rully Indrawan mengatakan, sejauh ini pemerintah telah selesai melakukan validasi kepada penerima banpres produktif sekitar 62%,

&quot;Insya Allah sesuai target minggu kedua (September) sudah 100%,&quot; ujar Rully saat dihubungi, Sabtu (5/9/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;KemenkopUKM Memastikan Penyaluran Banpres Produktif Tepat Sasaran&amp;nbsp;
Untuk pelaku UMKM yang belum mendapatkan atau terdata untuk menerima banpres produktif, Rully menyebut usulan baru bisa dikirimkan ke dinas kabupaten/kota setempat sampai akhir pekan ini.

&quot;Usulan baru silahkan kirimkan sampai akhir minggu ini,&quot; kata dia.

Berikut data perkembangan penyaluran Banpres Produktif untuk pelaku UMKM:

Tahap I: 742.422 usaha mikro dengan nilai bantuan  Rp 1.781.812.800.000 (tersalurkan per 14 Agustus 2020)
Bank Penyalur
BRI : 425.950
BNI : 316.472

Tahap II: 257.578 usaha mikro dengan nilai bantuan Rp 618.187.200.000 (tersalurkan per 19 Agustus 2020)
Bank Penyalur
BRI : 257.578

Tahap III-V: 838.444 usaha mikro dengan nilai bantuan Rp 2.012.265.600.000 (tersalurkan per 28 Agustus 2020)
Bank Penyalur
BRI: 838.314
BNI: 130

Tahap VI: 1.076.703 usaha mikro dengan nilai bantuan Rp. 2.584.087.200.000 (tersalurkan per 28 Agustus 2020)
Bank Penyalur
BNI: 1.072.423
BNI syariah: 4.280

Tahap VII (Proses): 3.135.478
(dalam proses pencairan, konfirmasi kredit KUR dan modal kerja lainnya)
Sumber Data:
Gerakan Koperasi : 3.079
Dinas Koperasi dan UKM: 101.078
PNM : 2.694.396
Pegadaian : 186.927
Himbara : 149.998</content:encoded></item></channel></rss>
