<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>3 Perusahaan IPO Besok</title><description>Tiga perusahaan akan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui proses penawaran umum perdana saham.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/06/278/2273389/3-perusahaan-ipo-besok</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/09/06/278/2273389/3-perusahaan-ipo-besok"/><item><title>3 Perusahaan IPO Besok</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/06/278/2273389/3-perusahaan-ipo-besok</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/09/06/278/2273389/3-perusahaan-ipo-besok</guid><pubDate>Minggu 06 September 2020 13:40 WIB</pubDate><dc:creator>Fadel Prayoga</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/06/278/2273389/3-perusahaan-ipo-besok-PAC0ytor6e.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Indeks Harga Saham Gabungan (Ilustrasi: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/06/278/2273389/3-perusahaan-ipo-besok-PAC0ytor6e.jpg</image><title>Indeks Harga Saham Gabungan (Ilustrasi: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Tiga perusahaan akan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui proses penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO). Pencatatan saham akan dilakukan secara virtual.
Ketiga perusahaan tersebut adalah PT Bank Bisnis Internasional Tbk dengan kode saham BBSI,  PT Kurniamitra Duta Sentosa Tbk dengan kode saham KMDS dan PT Selaras Citra Nusantara Perkasa Tbk dengan kode saham SCNP.
Baca Juga:&amp;nbsp;Melantai di BEI, Sunindo Adipersada Bidik Pasar Global Mainan Anak
Ketiganya akan menjadi Perusahaan Tercatat ke-38, ke-39 dan ke-40 di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2020.
Masuk ke pasar moda, BBSI menetapkan harga IPO pada Rp 480 per saham. Dengan jumlah saham yang ditawarkan sebanyak 394,76 juta, maka Bank Bisnis akan meraup dana Rp 189,49 miliar lewat IPO. Bank Bisnis menunjuk Binaartha Sekuritas dan UOB Kay Hian Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOS8wNS80LzEyMjUyMi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Sementara itu, KMDS yang merupakan perusahaan distributor sirup Monin ini akan melepas saham biasa sebanyak 160 juta saham dengan nilai nominal Rp100 per saham. Porsi tersebut mewakili 20 persen dari seluruh total modal disetor penuh setelah IPO. Harga penawaran ditetapkan senilai Rp300 per saham, sehingga perseroan akan meraup dana total senilai Rp48 miliar.
Kemudian, SCNP menjual 500 juta saham di harga Rp110 per saham. Emiten yang memiliki merek peralatan rumah tangga Turbo ini akan meraup dana IPO Rp55 miliar.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Tiga perusahaan akan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui proses penawaran umum perdana saham atau Initial Public Offering (IPO). Pencatatan saham akan dilakukan secara virtual.
Ketiga perusahaan tersebut adalah PT Bank Bisnis Internasional Tbk dengan kode saham BBSI,  PT Kurniamitra Duta Sentosa Tbk dengan kode saham KMDS dan PT Selaras Citra Nusantara Perkasa Tbk dengan kode saham SCNP.
Baca Juga:&amp;nbsp;Melantai di BEI, Sunindo Adipersada Bidik Pasar Global Mainan Anak
Ketiganya akan menjadi Perusahaan Tercatat ke-38, ke-39 dan ke-40 di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada tahun 2020.
Masuk ke pasar moda, BBSI menetapkan harga IPO pada Rp 480 per saham. Dengan jumlah saham yang ditawarkan sebanyak 394,76 juta, maka Bank Bisnis akan meraup dana Rp 189,49 miliar lewat IPO. Bank Bisnis menunjuk Binaartha Sekuritas dan UOB Kay Hian Sekuritas sebagai penjamin pelaksana emisi efek.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOS8wNS80LzEyMjUyMi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;
Sementara itu, KMDS yang merupakan perusahaan distributor sirup Monin ini akan melepas saham biasa sebanyak 160 juta saham dengan nilai nominal Rp100 per saham. Porsi tersebut mewakili 20 persen dari seluruh total modal disetor penuh setelah IPO. Harga penawaran ditetapkan senilai Rp300 per saham, sehingga perseroan akan meraup dana total senilai Rp48 miliar.
Kemudian, SCNP menjual 500 juta saham di harga Rp110 per saham. Emiten yang memiliki merek peralatan rumah tangga Turbo ini akan meraup dana IPO Rp55 miliar.</content:encoded></item></channel></rss>
