<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Duh, Serapan Anggaran Kementerian ATR Baru Capai 52,41%</title><description>Realisasi anggaran Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) 2020 baru mencapai 50%.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/07/320/2273919/duh-serapan-anggaran-kementerian-atr-baru-capai-52-41</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/09/07/320/2273919/duh-serapan-anggaran-kementerian-atr-baru-capai-52-41"/><item><title>Duh, Serapan Anggaran Kementerian ATR Baru Capai 52,41%</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/07/320/2273919/duh-serapan-anggaran-kementerian-atr-baru-capai-52-41</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/09/07/320/2273919/duh-serapan-anggaran-kementerian-atr-baru-capai-52-41</guid><pubDate>Senin 07 September 2020 17:00 WIB</pubDate><dc:creator>Taufik Fajar</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/07/320/2273919/duh-serapan-anggaran-kementerian-atr-baru-capai-52-41-X2tzHwx8aD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Grafik Ekonomi (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/07/320/2273919/duh-serapan-anggaran-kementerian-atr-baru-capai-52-41-X2tzHwx8aD.jpg</image><title>Grafik Ekonomi (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA &amp;ndash; Realisasi anggaran Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) 2020 baru mencapai 50% dari Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA). Realisasi anggaran yang masih minim diakibatkan penghematan selama pandemi Covid-19.
Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian ATR/BPN, Himawan Arief Sugoto saat rapat kerja bersama Komisi II DPR RI terkait rencana kerja dan anggaran (RKA) 2020-2021.
Baca juga: Jokowi Kesal Anggaran Kesehatan Baru Cair 1,53%, Sri Mulyani Menjawab&amp;nbsp;
&quot;Jadi untuk capaian realisasi sampai dengan 31 Agustus 2020 capaian kita telah mencapai Rp4.226.779.179.000 atau sebesar 52,41% dari pagu DIPA. Hal itu seiring penghematan tahun 2020,&quot; ujar dia, Senin (7/9/2020).
Menanggapi hal itu, beberapa anggota Komisi II DPR RI menginginkan agar ATR/BPN tidak cepat puas dengan capaiannya tersebut. Anggota Komisi II DPR RI Guspardi Gaus mengatakan pihaknya ingin Kementerian ATR/BPN bisa merealisasikan anggarannya melebihi rata-rata nasional.
Baca juga: Serapan Anggaran Kesehatan Baru 5,12%, Anak Buah Sri Mulyani Ungkap Masalahnya&amp;nbsp;
&quot;Penyerapan itu tidak terlalu signifikan, hanya sekitar 52%, di mana Kepala Kantor Kepresidenan itu sampai 70%. Jadi pesan saya yakni bagaimana penyerapan anggaran ini di akhir anggaran itu penyerapannya haruslah melebihi rata-rata nasional,&quot; jelas dia.
Sementara itu, Anggota Komisi II lainnya Teddy Setiadi meminta agar ATR/BPN tidak terlena dengan capaian tersebut. Dan juga jangan sampai malah jadi perlambatan di akhir tahun nanti.
&quot;Realisasi tersebut harus menjadi tantangan sendiri. Jangan sampai jadi perlambatan,&quot; tandas dia.</description><content:encoded>JAKARTA &amp;ndash; Realisasi anggaran Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) 2020 baru mencapai 50% dari Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA). Realisasi anggaran yang masih minim diakibatkan penghematan selama pandemi Covid-19.
Hal itu disampaikan oleh Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian ATR/BPN, Himawan Arief Sugoto saat rapat kerja bersama Komisi II DPR RI terkait rencana kerja dan anggaran (RKA) 2020-2021.
Baca juga: Jokowi Kesal Anggaran Kesehatan Baru Cair 1,53%, Sri Mulyani Menjawab&amp;nbsp;
&quot;Jadi untuk capaian realisasi sampai dengan 31 Agustus 2020 capaian kita telah mencapai Rp4.226.779.179.000 atau sebesar 52,41% dari pagu DIPA. Hal itu seiring penghematan tahun 2020,&quot; ujar dia, Senin (7/9/2020).
Menanggapi hal itu, beberapa anggota Komisi II DPR RI menginginkan agar ATR/BPN tidak cepat puas dengan capaiannya tersebut. Anggota Komisi II DPR RI Guspardi Gaus mengatakan pihaknya ingin Kementerian ATR/BPN bisa merealisasikan anggarannya melebihi rata-rata nasional.
Baca juga: Serapan Anggaran Kesehatan Baru 5,12%, Anak Buah Sri Mulyani Ungkap Masalahnya&amp;nbsp;
&quot;Penyerapan itu tidak terlalu signifikan, hanya sekitar 52%, di mana Kepala Kantor Kepresidenan itu sampai 70%. Jadi pesan saya yakni bagaimana penyerapan anggaran ini di akhir anggaran itu penyerapannya haruslah melebihi rata-rata nasional,&quot; jelas dia.
Sementara itu, Anggota Komisi II lainnya Teddy Setiadi meminta agar ATR/BPN tidak terlena dengan capaian tersebut. Dan juga jangan sampai malah jadi perlambatan di akhir tahun nanti.
&quot;Realisasi tersebut harus menjadi tantangan sendiri. Jangan sampai jadi perlambatan,&quot; tandas dia.</content:encoded></item></channel></rss>
