<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bukan Cuma Duit, UMKM Butuh Kepastian Siapa yang Beli Produknya</title><description>Pemerintah sebaiknya fokus memperbaiki sisi permintaan terhadap produk UMKM</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/08/320/2274482/bukan-cuma-duit-umkm-butuh-kepastian-siapa-yang-beli-produknya</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/09/08/320/2274482/bukan-cuma-duit-umkm-butuh-kepastian-siapa-yang-beli-produknya"/><item><title>Bukan Cuma Duit, UMKM Butuh Kepastian Siapa yang Beli Produknya</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/08/320/2274482/bukan-cuma-duit-umkm-butuh-kepastian-siapa-yang-beli-produknya</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/09/08/320/2274482/bukan-cuma-duit-umkm-butuh-kepastian-siapa-yang-beli-produknya</guid><pubDate>Selasa 08 September 2020 15:50 WIB</pubDate><dc:creator>Ferdi Rantung</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/08/320/2274482/bukan-cuma-duit-umkm-butuh-kepastian-siapa-yang-beli-produknya-0hcG9iX0Gb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">UMKM Dapat Keringanan Kredit. (Foto: Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/08/320/2274482/bukan-cuma-duit-umkm-butuh-kepastian-siapa-yang-beli-produknya-0hcG9iX0Gb.jpg</image><title>UMKM Dapat Keringanan Kredit. (Foto: Okezone.com)</title></images><description>JAKARTA -  Bantuan sosial yang diberikan pemerintah kepada Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dinilai hanya fokus pada sisi suplai. Sementara sisi permintaan tidak diciptakan oleh pemerintah.
&quot;Contohnya saja program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Yang penting kasih saja KUR, sementara UMKM tidak tau demand-nya siapa,&quot; kata Ekonom Senior Institute for Development of Economic and Finance (Indef) Aviliani, dalam diskusi secara virtual, Selasa (8/9/2020).
Untuk itu, menurutnya, pemerintah sebaiknya fokus memperbaiki sisi permintaan. Caranya, membantu pelaku UMKM mencari pasar dan mendorong mereka ikut ke rantai pasok global.
Baca Juga:&amp;nbsp;15 Juta UMKM Ditargetkan Dapat Banpres Produktif
Selain itu, mendorong pemerintah agar menjadi jembatan penghubung antara kebutuhan perusahaan besar dengan produksi dari UMKM. &quot;Mereka (perusahaan besar) butuh apa, baru cari UMKM-nya,&quot; jelasnya
Kerja sama antara perusahaan besar ini sangat penting. Sebab, hal itu bisa membuat UMKM naik kelas.
&quot;Jika UMKM naik dan menjaga mutu mereka untuk bisa diterima di rantai pasok global.&quot; terangnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Dulu Jadi Penyelamat Krisis 1998, Kini UMKM Babak Belur Lawan Covid-19
Dia menambahkan, pemerintah juga harus mulai memprioritaskan produk UMKM lokal. Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, misalnya, memberikan standarisasi pembelian barang-barang dari usaha dalam negeri.
&quot;Kalau pemerintah gunakan produksi lokal, pasti yang lain banyak mengikuti,&quot; tandasnya</description><content:encoded>JAKARTA -  Bantuan sosial yang diberikan pemerintah kepada Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) dinilai hanya fokus pada sisi suplai. Sementara sisi permintaan tidak diciptakan oleh pemerintah.
&quot;Contohnya saja program Kredit Usaha Rakyat (KUR). Yang penting kasih saja KUR, sementara UMKM tidak tau demand-nya siapa,&quot; kata Ekonom Senior Institute for Development of Economic and Finance (Indef) Aviliani, dalam diskusi secara virtual, Selasa (8/9/2020).
Untuk itu, menurutnya, pemerintah sebaiknya fokus memperbaiki sisi permintaan. Caranya, membantu pelaku UMKM mencari pasar dan mendorong mereka ikut ke rantai pasok global.
Baca Juga:&amp;nbsp;15 Juta UMKM Ditargetkan Dapat Banpres Produktif
Selain itu, mendorong pemerintah agar menjadi jembatan penghubung antara kebutuhan perusahaan besar dengan produksi dari UMKM. &quot;Mereka (perusahaan besar) butuh apa, baru cari UMKM-nya,&quot; jelasnya
Kerja sama antara perusahaan besar ini sangat penting. Sebab, hal itu bisa membuat UMKM naik kelas.
&quot;Jika UMKM naik dan menjaga mutu mereka untuk bisa diterima di rantai pasok global.&quot; terangnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Dulu Jadi Penyelamat Krisis 1998, Kini UMKM Babak Belur Lawan Covid-19
Dia menambahkan, pemerintah juga harus mulai memprioritaskan produk UMKM lokal. Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa Pemerintah, misalnya, memberikan standarisasi pembelian barang-barang dari usaha dalam negeri.
&quot;Kalau pemerintah gunakan produksi lokal, pasti yang lain banyak mengikuti,&quot; tandasnya</content:encoded></item></channel></rss>
