<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>BPK Ungkap Potensi Masalah Penyaluran Bansos Covid-19</title><description>BPK Agung Firman Sampurna mengungkapkan adanya potensi masalah dalam penyaluran jaring pengaman sosial (bansos).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/08/320/2274487/bpk-ungkap-potensi-masalah-penyaluran-bansos-covid-19</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/09/08/320/2274487/bpk-ungkap-potensi-masalah-penyaluran-bansos-covid-19"/><item><title>BPK Ungkap Potensi Masalah Penyaluran Bansos Covid-19</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/08/320/2274487/bpk-ungkap-potensi-masalah-penyaluran-bansos-covid-19</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/09/08/320/2274487/bpk-ungkap-potensi-masalah-penyaluran-bansos-covid-19</guid><pubDate>Selasa 08 September 2020 15:56 WIB</pubDate><dc:creator>Dita Angga R</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/08/320/2274487/bpk-ungkap-potensi-masalah-penyaluran-bansos-covid-19-EhMUWxFOM2.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Uang Rupiah. Foto: Ilustrasi Shutterstock</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/08/320/2274487/bpk-ungkap-potensi-masalah-penyaluran-bansos-covid-19-EhMUWxFOM2.jpeg</image><title>Uang Rupiah. Foto: Ilustrasi Shutterstock</title></images><description>JAKARTA - Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Agung Firman Sampurna mengungkapkan adanya potensi masalah dalam penyaluran jaring pengaman sosial (bansos). Hal ini disampaikan Agus di hadapan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
&amp;ldquo;Terkait jaring pengaman sosial sebagai upaya untuk mitigasi risiko sosial dan finansial. Tata kelolanya juga mengalami masalah,&amp;rdquo; ungkapnya, Selasa (8/9/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Jokowi: 25 Tahun Lagi Indonesia Jadi Negara Maju!
Dia mengatakan potensi ini timbul karena adanya beberapa penyebab. Mulai dari masalah data hingga terlalu banyaknya variasi program bansos yang dilakukan kementerian/lembaga.
&amp;ldquo;Masalah yang timbul meretas dari ketidakhandalan data, kurang transparannya aparatur di daerah yang ditugaskan untuk melakukan pendataan dan distribusi, hingga ragam bansos yang variatif dan diusung oleh kementerian/lembaga yang berbeda namun dengan tujuan yang kurang lebih sama. Sehingga berisiko terjadinya tumpang tindih dalam pelaksanaan,&amp;rdquo; paparnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Ketua MPR: Resesi Imbas Covid-19 Terburuk Sejak Perang Dunia II
Agus mengatakan bahwa penyaluran jaring pengaman sosial  merupakan tahapan krusial yang dibutuhkan untuk bertahan dan pulih.
&amp;ldquo;Karenanya harus dikelola dengan cermat tetapi juga tetap proaktif,&amp;rdquo; tuturnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Agung Firman Sampurna mengungkapkan adanya potensi masalah dalam penyaluran jaring pengaman sosial (bansos). Hal ini disampaikan Agus di hadapan Presiden Joko Widodo (Jokowi).
&amp;ldquo;Terkait jaring pengaman sosial sebagai upaya untuk mitigasi risiko sosial dan finansial. Tata kelolanya juga mengalami masalah,&amp;rdquo; ungkapnya, Selasa (8/9/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Jokowi: 25 Tahun Lagi Indonesia Jadi Negara Maju!
Dia mengatakan potensi ini timbul karena adanya beberapa penyebab. Mulai dari masalah data hingga terlalu banyaknya variasi program bansos yang dilakukan kementerian/lembaga.
&amp;ldquo;Masalah yang timbul meretas dari ketidakhandalan data, kurang transparannya aparatur di daerah yang ditugaskan untuk melakukan pendataan dan distribusi, hingga ragam bansos yang variatif dan diusung oleh kementerian/lembaga yang berbeda namun dengan tujuan yang kurang lebih sama. Sehingga berisiko terjadinya tumpang tindih dalam pelaksanaan,&amp;rdquo; paparnya.
Baca Juga:&amp;nbsp;Ketua MPR: Resesi Imbas Covid-19 Terburuk Sejak Perang Dunia II
Agus mengatakan bahwa penyaluran jaring pengaman sosial  merupakan tahapan krusial yang dibutuhkan untuk bertahan dan pulih.
&amp;ldquo;Karenanya harus dikelola dengan cermat tetapi juga tetap proaktif,&amp;rdquo; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
