<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   Tak Semua UMKM Bisa Masuk Pasar Digital</title><description>Teten Masduki menuturkan bahwa, dari semua UMKM yang bisa bertahan di tengah pandemi Covid-19.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/08/455/2274533/tak-semua-umkm-bisa-masuk-pasar-digital</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/09/08/455/2274533/tak-semua-umkm-bisa-masuk-pasar-digital"/><item><title>   Tak Semua UMKM Bisa Masuk Pasar Digital</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/08/455/2274533/tak-semua-umkm-bisa-masuk-pasar-digital</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/09/08/455/2274533/tak-semua-umkm-bisa-masuk-pasar-digital</guid><pubDate>Selasa 08 September 2020 16:56 WIB</pubDate><dc:creator>Michelle Natalia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/08/455/2274533/tak-semua-umkm-bisa-masuk-pasar-digital-mKlS11s1Ik.jpg" expression="full" type="image/jpeg">UMKM (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/08/455/2274533/tak-semua-umkm-bisa-masuk-pasar-digital-mKlS11s1Ik.jpg</image><title>UMKM (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (MenKop UKM) Teten Masduki menuturkan bahwa, dari semua UMKM yang bisa bertahan di tengah pandemi Covid-19, kebanyakan dari mereka sudah terhubung dengan platform pasar digital atau e-commerce.

&quot;Jika dibandingkan dengan kuartal II 2019, penjualan di digital marketplace naik luar biasa, khususnya produk makanan dan minuman, kebutuhan pokok, keperluan sekolah, dan produk kesehatan. Sayangnya, baru 13% UMKM yang terhubung,&quot; ungkap Teten dalam Webinar UMKM, Pahlawan Ekonomi di Masa Pandemi?' di Jakarta, Selasa (8/9/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;UMKM Banjir Stimulus agar Bertahan, Sampai Kapan?&amp;nbsp;
Menurut dia, digitalisasi ini harus dipandang sebagai satu hal yang positif. Terlebih, data dari para pemegang platform digital, 97% wilayah Indonesia sudah bisa diakses. Bukan hanya produk industri saja, tetapi juga produk hulu, seperti ikan, sayur, dan daging, sudah bisa terhubung.

&quot;Namun, memang tidak semua UMKM bisa berjualan di marketplace online, karena terkait dengan kemampuan SDM dan kapasitas produksi mereka yang belum siap terhubung dengan pasar yang besar,&quot; akunya.

Kendati demikian, Teten mengatakan bahwa pihaknya sudah bekerja sama dengan beberapa platform e-commerce dan juga memasukkan produk UMKM ke Pasar Digital (PaDi) Kementerian BUMN.

&quot;Harapannya, ini bisa mendongkrak penjualan produk UMKM,&quot; tandasnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOS8wMS80LzEyMjQyNy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</description><content:encoded>JAKARTA - Menteri Koperasi dan Usaha Kecil Menengah (MenKop UKM) Teten Masduki menuturkan bahwa, dari semua UMKM yang bisa bertahan di tengah pandemi Covid-19, kebanyakan dari mereka sudah terhubung dengan platform pasar digital atau e-commerce.

&quot;Jika dibandingkan dengan kuartal II 2019, penjualan di digital marketplace naik luar biasa, khususnya produk makanan dan minuman, kebutuhan pokok, keperluan sekolah, dan produk kesehatan. Sayangnya, baru 13% UMKM yang terhubung,&quot; ungkap Teten dalam Webinar UMKM, Pahlawan Ekonomi di Masa Pandemi?' di Jakarta, Selasa (8/9/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;UMKM Banjir Stimulus agar Bertahan, Sampai Kapan?&amp;nbsp;
Menurut dia, digitalisasi ini harus dipandang sebagai satu hal yang positif. Terlebih, data dari para pemegang platform digital, 97% wilayah Indonesia sudah bisa diakses. Bukan hanya produk industri saja, tetapi juga produk hulu, seperti ikan, sayur, dan daging, sudah bisa terhubung.

&quot;Namun, memang tidak semua UMKM bisa berjualan di marketplace online, karena terkait dengan kemampuan SDM dan kapasitas produksi mereka yang belum siap terhubung dengan pasar yang besar,&quot; akunya.

Kendati demikian, Teten mengatakan bahwa pihaknya sudah bekerja sama dengan beberapa platform e-commerce dan juga memasukkan produk UMKM ke Pasar Digital (PaDi) Kementerian BUMN.

&quot;Harapannya, ini bisa mendongkrak penjualan produk UMKM,&quot; tandasnya.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOS8wMS80LzEyMjQyNy8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;</content:encoded></item></channel></rss>
