<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ekonomi Syariah Diprediksi Tumbuh hingga USD3,2 Triliun</title><description>Ekonomi syariah yang diprediksi terus tumbuh hingga USD3,2 triliun pada tahun 2024</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/09/320/2274902/ekonomi-syariah-diprediksi-tumbuh-hingga-usd3-2-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/09/09/320/2274902/ekonomi-syariah-diprediksi-tumbuh-hingga-usd3-2-triliun"/><item><title>Ekonomi Syariah Diprediksi Tumbuh hingga USD3,2 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/09/320/2274902/ekonomi-syariah-diprediksi-tumbuh-hingga-usd3-2-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/09/09/320/2274902/ekonomi-syariah-diprediksi-tumbuh-hingga-usd3-2-triliun</guid><pubDate>Rabu 09 September 2020 14:10 WIB</pubDate><dc:creator>Kunthi Fahmar Shandy</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/09/320/2274902/ekonomi-syariah-diprediksi-tumbuh-hingga-usd3-2-triliun-15JNHrF0xh.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Grafik Ekonomi (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/09/320/2274902/ekonomi-syariah-diprediksi-tumbuh-hingga-usd3-2-triliun-15JNHrF0xh.jpg</image><title>Grafik Ekonomi (Foto: Ilustrasi Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Ekonomi syariah yang diprediksi terus tumbuh hingga USD3,2 triliun pada tahun 2024, menjadi Iahan investasi yang potensial bagi para investor.
Pada tahun 2018 diperkirakan umat Muslim dunia mengeluarkan sekitar USD2,2 triliun untuk sektor makanan, farmasi dan gaya Iidup yang sesuai dengan prinsip syariah.
&quot;Nilai tersebut mencerminkan 5,2% pertumbuhan dari tahun sebelumnya dan diperkirakan akan mencapai USD3,2 triliun pada tahun 2024 (dengan asumsi CAGR 6,2%),&quot; kata Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Wimboh Santoso di Jakarta Rabu (9/9/2020).&amp;nbsp;
Baca Juga: Wapres Ma'ruf: Literasi Keuangan Syariah Indonesia Baru Capai 8,93%
Selain itu, aset keuangan syariah dilaporkan telah mencapai USD2,5 triliun pada tahun 2018. Aktivitas ekonomi syariah yang semakin berkembang tersebut mencakup 7 sektor antara lain makanan halal, keuangan syariah, busana syariah, muslim friendly travel, media dan rekreasi yang bertema sesuai syariah, farmasi halal dan kosmetik halal.
Dia melanjutkan, pada tahun 2018, sektor makanan halal, busana syariah dan media dan rekreasi yang bertema sesuai syariah menempati posisi 3 terbesar dalam hal pengeluaran konsumer. Sektor lainnya yaitu Muslim-friendly travel menempati posisi ke-4 dengan nilai USD189 miliar diikuti dengan farmasi halal dan kosmetik haIaI yang masing-masing bernilai USD92 miliar dan USD64miliar.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOS8wMS80LzEyMjQxOC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Sementara sektor keuangan syariah yang merupakan sektor pendukung dari keseluruhan ekonomi syariah, memiliki nilai aset USD2,5 triliun. &quot;Ekonomi syariah yang diprediksi terus tumbuh hingga USD3.2 triliun pada tahun 2024 menjadi Iahan investasi yang potensial bagi para investor. lnvestasi pada ekonomi syariah tumbuh 399% pada tahun 2018 dengan nilai USD1,2 miliar,&quot; ujar Wimboh.
Meskipun tumbuh signifikan, investasi pada ekonomi syariah masih memiliki porsi yang kecil yaitu 0,1% dari total investasi global.</description><content:encoded>JAKARTA - Ekonomi syariah yang diprediksi terus tumbuh hingga USD3,2 triliun pada tahun 2024, menjadi Iahan investasi yang potensial bagi para investor.
Pada tahun 2018 diperkirakan umat Muslim dunia mengeluarkan sekitar USD2,2 triliun untuk sektor makanan, farmasi dan gaya Iidup yang sesuai dengan prinsip syariah.
&quot;Nilai tersebut mencerminkan 5,2% pertumbuhan dari tahun sebelumnya dan diperkirakan akan mencapai USD3,2 triliun pada tahun 2024 (dengan asumsi CAGR 6,2%),&quot; kata Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan Wimboh Santoso di Jakarta Rabu (9/9/2020).&amp;nbsp;
Baca Juga: Wapres Ma'ruf: Literasi Keuangan Syariah Indonesia Baru Capai 8,93%
Selain itu, aset keuangan syariah dilaporkan telah mencapai USD2,5 triliun pada tahun 2018. Aktivitas ekonomi syariah yang semakin berkembang tersebut mencakup 7 sektor antara lain makanan halal, keuangan syariah, busana syariah, muslim friendly travel, media dan rekreasi yang bertema sesuai syariah, farmasi halal dan kosmetik halal.
Dia melanjutkan, pada tahun 2018, sektor makanan halal, busana syariah dan media dan rekreasi yang bertema sesuai syariah menempati posisi 3 terbesar dalam hal pengeluaran konsumer. Sektor lainnya yaitu Muslim-friendly travel menempati posisi ke-4 dengan nilai USD189 miliar diikuti dengan farmasi halal dan kosmetik haIaI yang masing-masing bernilai USD92 miliar dan USD64miliar.
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOS8wMS80LzEyMjQxOC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Sementara sektor keuangan syariah yang merupakan sektor pendukung dari keseluruhan ekonomi syariah, memiliki nilai aset USD2,5 triliun. &quot;Ekonomi syariah yang diprediksi terus tumbuh hingga USD3.2 triliun pada tahun 2024 menjadi Iahan investasi yang potensial bagi para investor. lnvestasi pada ekonomi syariah tumbuh 399% pada tahun 2018 dengan nilai USD1,2 miliar,&quot; ujar Wimboh.
Meskipun tumbuh signifikan, investasi pada ekonomi syariah masih memiliki porsi yang kecil yaitu 0,1% dari total investasi global.</content:encoded></item></channel></rss>
