<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pentingnya Merencanakan Asuransi di Masa Pandemi, Lakukan 4 Langkah Ini</title><description>Dalam masa pandemi Covid-19 saat ini penting bagi orang-orang untuk merencanakan program asuransi.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/09/320/2274923/pentingnya-merencanakan-asuransi-di-masa-pandemi-lakukan-4-langkah-ini</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/09/09/320/2274923/pentingnya-merencanakan-asuransi-di-masa-pandemi-lakukan-4-langkah-ini"/><item><title>Pentingnya Merencanakan Asuransi di Masa Pandemi, Lakukan 4 Langkah Ini</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/09/320/2274923/pentingnya-merencanakan-asuransi-di-masa-pandemi-lakukan-4-langkah-ini</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/09/09/320/2274923/pentingnya-merencanakan-asuransi-di-masa-pandemi-lakukan-4-langkah-ini</guid><pubDate>Rabu 09 September 2020 14:42 WIB</pubDate><dc:creator>Safira Fitri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/09/320/2274923/pentingnya-merencanakan-asuransi-di-masa-pandemi-lakukan-4-langkah-ini-WQm5PrcL4t.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Tips Mengatur Keuangan (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/09/320/2274923/pentingnya-merencanakan-asuransi-di-masa-pandemi-lakukan-4-langkah-ini-WQm5PrcL4t.jpg</image><title>Tips Mengatur Keuangan (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Umumnya asuransi dianggap sebagai program penjaminan yang akan membayar sejumlah manfaat pada tertanggung jika terjadi risiko sakit atau musibah. Di samping itu, dalam masa pandemi Covid-19 saat ini penting bagi orang-orang untuk merencanakan program asuransi, guna menghindari terjadinya hal yang tidak diinginkan.
Dalam hal merencanakan program asuransi, kebutuhan dan keinginan setiap orang tentunya berbeda-beda. Adapun perubahan yang terjadi dalam siklus kehidupan harus disesuaikan dengan program asuransi yang dibuat.
Baca juga: 3 Cara Persiapkan Dana Darurat Selama Pandemi Covid-19
Seperti halnya, jumlah anggota keluarga yang menjadi tanggungan terus bertambah, adanya penambahan aset berupa tempat tinggal, dan kecukupan coverage asuransi kesehatan untuk anggota keluarga.&amp;nbsp;
Terkait merencanakan program asuransi, berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan seperti dilansir dari buku Succesful Financial Planner oleh Prof. Dr. Adler H. Manurung, R.F.C., Lutfi T. Rizky, S.E., M.M., R.F.A., Jakarta, Rabu (9/9/2020).
Baca Juga: Mau Investasi, Jangan Cuma Ikut-ikutan
Pertama, tetapkan tujuan berasuransi. Dalam mengelola risiko, terdapat hal-hal yang mendasarinya, seperti mengalihkan risiko nilai ekonomis atau mengganti kemungkinan kerusakan atau kehilangan atas properti.&amp;nbsp;
Kedua, buat rencana mencapai tujuan berasuransi. Merencanakan sesuatu mencerminkan tingkat kedewasaan seseorang. Hal tersebut terlihat dari bagaimana seseorang mengelola risiko yang mungkin terjadi daripada membiarkannya saja.


Ketiga, action. Sesuaikan kebutuhan asuransi dengan anggaran yang  telah dibuat, hitung kebutuhan asuransi mulai dari kebutuhan membeli  asuransi jiwa, kesehatan, lalu asuransi yang melindungi properti.  Lakukan satu per satu dan tetap realistis dengan pendapatan serta  anggaran.
Keempat, review. Evaluasi program asuransi yang telah dibuat,  sedikitnya dua atau tiga tahun sekali atau ketika ada perubahan siklus  dalam hidup, seperti menikah, bertambah anggota keluarga, dan memiliki  rumah sendiri.
Kebutuhan jumlah uang pertanggungan (UP) dalam asuransi jiwa akan  bertambah seiring dengan bertambahnya jumlah tanggungan dalam keluarga,  bertambahnya jumlah keturunan atau menanggung kebutuhan orang tua.</description><content:encoded>JAKARTA - Umumnya asuransi dianggap sebagai program penjaminan yang akan membayar sejumlah manfaat pada tertanggung jika terjadi risiko sakit atau musibah. Di samping itu, dalam masa pandemi Covid-19 saat ini penting bagi orang-orang untuk merencanakan program asuransi, guna menghindari terjadinya hal yang tidak diinginkan.
Dalam hal merencanakan program asuransi, kebutuhan dan keinginan setiap orang tentunya berbeda-beda. Adapun perubahan yang terjadi dalam siklus kehidupan harus disesuaikan dengan program asuransi yang dibuat.
Baca juga: 3 Cara Persiapkan Dana Darurat Selama Pandemi Covid-19
Seperti halnya, jumlah anggota keluarga yang menjadi tanggungan terus bertambah, adanya penambahan aset berupa tempat tinggal, dan kecukupan coverage asuransi kesehatan untuk anggota keluarga.&amp;nbsp;
Terkait merencanakan program asuransi, berikut langkah-langkah yang dapat dilakukan seperti dilansir dari buku Succesful Financial Planner oleh Prof. Dr. Adler H. Manurung, R.F.C., Lutfi T. Rizky, S.E., M.M., R.F.A., Jakarta, Rabu (9/9/2020).
Baca Juga: Mau Investasi, Jangan Cuma Ikut-ikutan
Pertama, tetapkan tujuan berasuransi. Dalam mengelola risiko, terdapat hal-hal yang mendasarinya, seperti mengalihkan risiko nilai ekonomis atau mengganti kemungkinan kerusakan atau kehilangan atas properti.&amp;nbsp;
Kedua, buat rencana mencapai tujuan berasuransi. Merencanakan sesuatu mencerminkan tingkat kedewasaan seseorang. Hal tersebut terlihat dari bagaimana seseorang mengelola risiko yang mungkin terjadi daripada membiarkannya saja.


Ketiga, action. Sesuaikan kebutuhan asuransi dengan anggaran yang  telah dibuat, hitung kebutuhan asuransi mulai dari kebutuhan membeli  asuransi jiwa, kesehatan, lalu asuransi yang melindungi properti.  Lakukan satu per satu dan tetap realistis dengan pendapatan serta  anggaran.
Keempat, review. Evaluasi program asuransi yang telah dibuat,  sedikitnya dua atau tiga tahun sekali atau ketika ada perubahan siklus  dalam hidup, seperti menikah, bertambah anggota keluarga, dan memiliki  rumah sendiri.
Kebutuhan jumlah uang pertanggungan (UP) dalam asuransi jiwa akan  bertambah seiring dengan bertambahnya jumlah tanggungan dalam keluarga,  bertambahnya jumlah keturunan atau menanggung kebutuhan orang tua.</content:encoded></item></channel></rss>
