<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Dipimpin Swasta, Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Telan Rp26 Triliun</title><description>Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) meneken Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT).</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/09/320/2275157/dipimpin-swasta-tol-solo-yogyakarta-nyia-telan-rp26-triliun</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/09/09/320/2275157/dipimpin-swasta-tol-solo-yogyakarta-nyia-telan-rp26-triliun"/><item><title>Dipimpin Swasta, Tol Solo-Yogyakarta-NYIA Telan Rp26 Triliun</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/09/320/2275157/dipimpin-swasta-tol-solo-yogyakarta-nyia-telan-rp26-triliun</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/09/09/320/2275157/dipimpin-swasta-tol-solo-yogyakarta-nyia-telan-rp26-triliun</guid><pubDate>Rabu 09 September 2020 19:51 WIB</pubDate><dc:creator>Ichsan Amin</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/09/320/2275157/dipimpin-swasta-tol-solo-yogyakarta-nyia-telan-rp26-triliun-EoKdr5R1Fi.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Rupiah (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/09/320/2275157/dipimpin-swasta-tol-solo-yogyakarta-nyia-telan-rp26-triliun-EoKdr5R1Fi.jpg</image><title>Rupiah (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) meneken Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) untuk pembangunan jalan tol Solo-Yogyakarta International Airport (YIA) Kulonprogo.



Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyatakan harapannya proyek bisa rampung pada 2023. Adapun pemenang lelang, berasal dari kontraktor swasta sebagai leading kontraktor dan didukung BUMN Karya dengan investasi senilai Rp26,7 triliun.



&amp;ldquo;Kita harapkan, proyek ini bisa mulai kontruksi pada Oktober 2020 dan ditarget paling lambat 2023 sudah bisa operasi,&amp;rdquo; ungkapnya, di Jakarta, Rabu (9/9/2020).



Jalan tol ini direncanakan sepanjang 96,57 kilometer, dengan nilai investasi sekitar Rp26,64 triliun. Adapun Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melakukan penandatanganan perjanjian pengusahaan jalan tol (PPJT) dengan pemenang lelang proyek tol Solo-Yogyakarta-YIA Kulon Progo.



Pemenang lelang untuk pengusahaan jalan tol yakni konsorsium PT Daya Mulia Turangga-PT Gama Group, PT Jasa Marga (Persero) Tbk, dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk.



&quot;Dalam kondisi ini kita siapkan untuk lapangan kerja, dan ke depan untuk pemulihan ekonomi nasional,&quot; pungkas Basuki.



Sebagai informasi, penunjukan konsorsium PT Daya Mulia Turangga Gama Group, Adhi Karya dan Jasa Marga telah ditentukan dalam surat bernomor 32/BPJT/L/STNK/2020 tertanggal 1 September 2020.

&amp;nbsp;</description><content:encoded>JAKARTA - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) meneken Perjanjian Pengusahaan Jalan Tol (PPJT) untuk pembangunan jalan tol Solo-Yogyakarta International Airport (YIA) Kulonprogo.



Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menyatakan harapannya proyek bisa rampung pada 2023. Adapun pemenang lelang, berasal dari kontraktor swasta sebagai leading kontraktor dan didukung BUMN Karya dengan investasi senilai Rp26,7 triliun.



&amp;ldquo;Kita harapkan, proyek ini bisa mulai kontruksi pada Oktober 2020 dan ditarget paling lambat 2023 sudah bisa operasi,&amp;rdquo; ungkapnya, di Jakarta, Rabu (9/9/2020).



Jalan tol ini direncanakan sepanjang 96,57 kilometer, dengan nilai investasi sekitar Rp26,64 triliun. Adapun Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melakukan penandatanganan perjanjian pengusahaan jalan tol (PPJT) dengan pemenang lelang proyek tol Solo-Yogyakarta-YIA Kulon Progo.



Pemenang lelang untuk pengusahaan jalan tol yakni konsorsium PT Daya Mulia Turangga-PT Gama Group, PT Jasa Marga (Persero) Tbk, dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk.



&quot;Dalam kondisi ini kita siapkan untuk lapangan kerja, dan ke depan untuk pemulihan ekonomi nasional,&quot; pungkas Basuki.



Sebagai informasi, penunjukan konsorsium PT Daya Mulia Turangga Gama Group, Adhi Karya dan Jasa Marga telah ditentukan dalam surat bernomor 32/BPJT/L/STNK/2020 tertanggal 1 September 2020.

&amp;nbsp;</content:encoded></item></channel></rss>
