<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>   PSBB Jakarta Berlaku Senin Depan, Bagaimana Nasib Mal?</title><description>Pemerintah provinsi DKI Jakarta tengah mengkaji unit-unit kegiatan yang akan ditutup saat penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/11/320/2276225/psbb-jakarta-berlaku-senin-depan-bagaimana-nasib-mal</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/09/11/320/2276225/psbb-jakarta-berlaku-senin-depan-bagaimana-nasib-mal"/><item><title>   PSBB Jakarta Berlaku Senin Depan, Bagaimana Nasib Mal?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/11/320/2276225/psbb-jakarta-berlaku-senin-depan-bagaimana-nasib-mal</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/09/11/320/2276225/psbb-jakarta-berlaku-senin-depan-bagaimana-nasib-mal</guid><pubDate>Jum'at 11 September 2020 15:13 WIB</pubDate><dc:creator>Agregasi BBC Indonesia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/11/320/2276225/psbb-jakarta-berlaku-senin-depan-bagaimana-nasib-mal-WgKqxAbr3I.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mal (Foto: Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/11/320/2276225/psbb-jakarta-berlaku-senin-depan-bagaimana-nasib-mal-WgKqxAbr3I.jpg</image><title>Mal (Foto: Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah provinsi DKI Jakarta tengah mengkaji unit-unit kegiatan yang akan ditutup saat penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada Senin 14 September 2020. Hal ini termasuk apakah mal atau pusat perbelanjaan modern akan tetap diizinkan buka.

&quot;Kalau mal belum (ada keputusan), akan dikaji lagi dalam beberapa hari ini,&quot; kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria seperti dilansir BBC Indonesia, Jakarta, Jumat (11/9/2020).

Ahmad Riza Patria mengklaim bahwa sejauh ini tidak terjadi klaster penyebaran di mal.Salah satu unit usaha yang akan dikaji adalah mal, kata Ahmad.

Hal yang menjadi pertimbangan dalam kajian, menurutnya, adalah pengelola mal, pemilik toko, pengunjung, cukup memiliki pemahaman yang baik tentang kehati-hatian, kedisiplinan, kepatuhan.

&quot;Di mal itu kan besar, luas, jadi jaga jarak terjaga, memang di mal itu sampai hari ini kan tidak terjadi klaster penyebaran.

&quot;Berbeda dengan di pasar-pasar tradisional yang sempit gang-gangnya, orangnya banyak, dan relatif masyarakat yang datang (ke pasar tradisional) itu kan sangat beragam, dari mana-mana, nah itu yang menyebabkan di pasar sempat terjadi klaster. Namun kita sudah bisa atasi dengan disiplin dan 3M,&quot; jelas Ahmad.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOS8xMC8xLzEyMjYyMC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Sementara itu, Ahmad Riza Patria mengatakan bahwa dalam PSBB pada Senin nanti, restoran-restoran akan diperbolehkan buka, tapi cuma take away.

Saat ini Pemprov DKI Jakarta tengah menyusun regulasi untuk dijadikan panduan PSBB kali ini, yang menurut Ahmad akan ada penyesuaian.

&quot;Ya itu memang lagi dipertimbangkan dalam beberapa hari ini, sementara kita ingin PSBB seperti semula. Untuk sementara yang ada penyesuaian baru rumah ibadah, rumah ibadah yang di perkotaan itu diminta tutup, kecuali rumah ibadah yang di perkampungan atau komplek itu boleh dibuka,&quot; jelas Ahmad.
</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah provinsi DKI Jakarta tengah mengkaji unit-unit kegiatan yang akan ditutup saat penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada Senin 14 September 2020. Hal ini termasuk apakah mal atau pusat perbelanjaan modern akan tetap diizinkan buka.

&quot;Kalau mal belum (ada keputusan), akan dikaji lagi dalam beberapa hari ini,&quot; kata Wakil Gubernur DKI Jakarta Ahmad Riza Patria seperti dilansir BBC Indonesia, Jakarta, Jumat (11/9/2020).

Ahmad Riza Patria mengklaim bahwa sejauh ini tidak terjadi klaster penyebaran di mal.Salah satu unit usaha yang akan dikaji adalah mal, kata Ahmad.

Hal yang menjadi pertimbangan dalam kajian, menurutnya, adalah pengelola mal, pemilik toko, pengunjung, cukup memiliki pemahaman yang baik tentang kehati-hatian, kedisiplinan, kepatuhan.

&quot;Di mal itu kan besar, luas, jadi jaga jarak terjaga, memang di mal itu sampai hari ini kan tidak terjadi klaster penyebaran.

&quot;Berbeda dengan di pasar-pasar tradisional yang sempit gang-gangnya, orangnya banyak, dan relatif masyarakat yang datang (ke pasar tradisional) itu kan sangat beragam, dari mana-mana, nah itu yang menyebabkan di pasar sempat terjadi klaster. Namun kita sudah bisa atasi dengan disiplin dan 3M,&quot; jelas Ahmad.
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;340&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMC8wOS8xMC8xLzEyMjYyMC8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
Sementara itu, Ahmad Riza Patria mengatakan bahwa dalam PSBB pada Senin nanti, restoran-restoran akan diperbolehkan buka, tapi cuma take away.

Saat ini Pemprov DKI Jakarta tengah menyusun regulasi untuk dijadikan panduan PSBB kali ini, yang menurut Ahmad akan ada penyesuaian.

&quot;Ya itu memang lagi dipertimbangkan dalam beberapa hari ini, sementara kita ingin PSBB seperti semula. Untuk sementara yang ada penyesuaian baru rumah ibadah, rumah ibadah yang di perkotaan itu diminta tutup, kecuali rumah ibadah yang di perkampungan atau komplek itu boleh dibuka,&quot; jelas Ahmad.
</content:encoded></item></channel></rss>
