<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Menko Airlangga Ungkap Fakta Keterisian RS Covid-19, Masih Aman?</title><description>Pemerintah menyebutkan penggunaan tempat tidur di rumah sakit rujukan pasien Covid-19 mulai meningkat.</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/11/320/2276449/menko-airlangga-ungkap-fakta-keterisian-rs-covid-19-masih-aman</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/09/11/320/2276449/menko-airlangga-ungkap-fakta-keterisian-rs-covid-19-masih-aman"/><item><title>Menko Airlangga Ungkap Fakta Keterisian RS Covid-19, Masih Aman?</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/11/320/2276449/menko-airlangga-ungkap-fakta-keterisian-rs-covid-19-masih-aman</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/09/11/320/2276449/menko-airlangga-ungkap-fakta-keterisian-rs-covid-19-masih-aman</guid><pubDate>Jum'at 11 September 2020 20:35 WIB</pubDate><dc:creator>Fadel Prayoga</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/11/320/2276449/menko-airlangga-ungkap-fakta-keterisian-rs-covid-19-masih-aman-W7Dui3ePOy.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Wisma Atlet (Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/11/320/2276449/menko-airlangga-ungkap-fakta-keterisian-rs-covid-19-masih-aman-W7Dui3ePOy.jpeg</image><title>Wisma Atlet (Okezone)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah menyebutkan penggunaan tempat tidur di rumah sakit rujukan pasien Covid-19 mulai meningkat. Pasalnya, untuk DKI Jakarta dan Bali sudah di atas 50%.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Airlangga Hartarto mengatakan, hal itu tercatat untuk penempatan kamar ICU dan ruang isolasi.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Sri Mulyani Berikhtiar soal Ekonomi Indonesia 2021
&quot;Provinsi Jakarta dan Bali tentu menjadi perhatian karena ini untuk ICU di atas 50% dan juga untuk isolasi. Sedangkan 6 daerah lain di bawah 50%,&quot; kata Airlangga saat konferensi pers secara daring, Jumat (11/9/2020).

Dia mengaku, akan memanfaatkan hotel bintang 2 agar bisa menampung pasien Covid-19. Ini dilakukan agar fasilitas pelayanan publik bisa terlaksana secara maksimal. Z
 
&amp;nbsp;Baca juga: Jakarta PSBB Lagi, Bagaimana Operasional Kereta Jarak Jauh?
&quot;Pemerintah menyiapkan untuk pelayanan publik juga memanfaatkan fasilitas daripada hotel bintang 2 atau 3 seperti yang dilakukan Sulawesi Selatan atau di Jawa Tengah,&quot; ujarnya.

Dia menjelaskan secara garis besar penyediaan fasilitas kesehatan masih aman. Di mana rata-rata rumah sakit menampung sebanyak 46,11% di ruang ICU. Kemudian, untuk ruang isolasi rata-rata terisi sebanyak 47,88%.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Erick Thohir: PSBB Enggak Mudah Tapi Harus Dijalani
&quot;Fasilitas kesehatan tadi kita bahas masih memadai. Tercermin dari keterisian tempat tidur dan tempat tidur ICU pada RS rujukan di 8 provinsi prioritas rata-rata 46,11% untuk bed occupancy rate di ICU, kemudian 47,88% di ruang isolasi,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah menyebutkan penggunaan tempat tidur di rumah sakit rujukan pasien Covid-19 mulai meningkat. Pasalnya, untuk DKI Jakarta dan Bali sudah di atas 50%.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian sekaligus Ketua Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPCPEN) Airlangga Hartarto mengatakan, hal itu tercatat untuk penempatan kamar ICU dan ruang isolasi.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Sri Mulyani Berikhtiar soal Ekonomi Indonesia 2021
&quot;Provinsi Jakarta dan Bali tentu menjadi perhatian karena ini untuk ICU di atas 50% dan juga untuk isolasi. Sedangkan 6 daerah lain di bawah 50%,&quot; kata Airlangga saat konferensi pers secara daring, Jumat (11/9/2020).

Dia mengaku, akan memanfaatkan hotel bintang 2 agar bisa menampung pasien Covid-19. Ini dilakukan agar fasilitas pelayanan publik bisa terlaksana secara maksimal. Z
 
&amp;nbsp;Baca juga: Jakarta PSBB Lagi, Bagaimana Operasional Kereta Jarak Jauh?
&quot;Pemerintah menyiapkan untuk pelayanan publik juga memanfaatkan fasilitas daripada hotel bintang 2 atau 3 seperti yang dilakukan Sulawesi Selatan atau di Jawa Tengah,&quot; ujarnya.

Dia menjelaskan secara garis besar penyediaan fasilitas kesehatan masih aman. Di mana rata-rata rumah sakit menampung sebanyak 46,11% di ruang ICU. Kemudian, untuk ruang isolasi rata-rata terisi sebanyak 47,88%.
 
&amp;nbsp;Baca juga: Erick Thohir: PSBB Enggak Mudah Tapi Harus Dijalani
&quot;Fasilitas kesehatan tadi kita bahas masih memadai. Tercermin dari keterisian tempat tidur dan tempat tidur ICU pada RS rujukan di 8 provinsi prioritas rata-rata 46,11% untuk bed occupancy rate di ICU, kemudian 47,88% di ruang isolasi,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
