<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Fakta BLT Pekerja Cair Lagi dan Diperpanjang hingga 2021</title><description>Pemerintah telah mentransfer program Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar Rp600 ribu kepada 5,25 juta rekening pekerja</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/12/320/2276524/fakta-blt-pekerja-cair-lagi-dan-diperpanjang-hingga-2021</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/09/12/320/2276524/fakta-blt-pekerja-cair-lagi-dan-diperpanjang-hingga-2021"/><item><title>Fakta BLT Pekerja Cair Lagi dan Diperpanjang hingga 2021</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/12/320/2276524/fakta-blt-pekerja-cair-lagi-dan-diperpanjang-hingga-2021</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/09/12/320/2276524/fakta-blt-pekerja-cair-lagi-dan-diperpanjang-hingga-2021</guid><pubDate>Sabtu 12 September 2020 08:05 WIB</pubDate><dc:creator>Kurniasih Miftakhul Jannah</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/11/320/2276524/fakta-blt-pekerja-cair-lagi-dan-diperpanjang-hingga-2021-jEO58Pi9mz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Uang Rupiah (Foto: Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/11/320/2276524/fakta-blt-pekerja-cair-lagi-dan-diperpanjang-hingga-2021-jEO58Pi9mz.jpg</image><title>Uang Rupiah (Foto: Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah telah mentransfer program Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar Rp600 ribu kepada 5,25 juta rekening pekerja dengan upah di bawah Rp5 juta. Adapun pada gelombang pertama ditransfer sebanyak 2,5 juta rekening dan tahapan kedua ada 3 juta rekening.
Sebagaimana diketahui, pemerintah memberikan bantuan Rp2,4 juta kepada para pekerja dengan gaji di bawah Rp5 juta. Bantuan tersebut akan dicairkan setiap dua bulan sekali dalam jangka waktu 4 bulan.
Berikut adalah fakta terkini mengenai pencairan BLT pekerja yang dirangkum Okezone, Sabtu (12/9/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Siap-Siap, Subsidi Pulsa Mahasiswa Cair Akhir Bulan Ini
1. Ada 3,5 Juta Pekerja yang Dapat BLT di Tahap III
 
Sebanyak 3,5 juta data penerima bantuan subsidi upah (BSU) Rp1,2 juta untuk pegawai dengan gaji di bawah Rp5 juta sudah resmi diserahkan oleh BPJS Ketenagakerjaan (BPJSTK) kepada Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) pada hari ini.&amp;nbsp;
Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan (BJSTK) Agus Susanto mengatakan bahwa 3,5 juta rekening ini sudah melalui proses validasi data dan siap untuk menerima transfer BSU.
&amp;nbsp;Baca Juga:&amp;nbsp;Jakarta PSBB Lagi, Bantuan UMKM Segera Dipercepat agar Tak Bangkrut
2. BPJS Kantongi 14,5 Juta Rekening
 
Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto mengatakan bahwa data terakhir jumlah rekening bank yang masuk ke pihaknya sebanyak 14, 5 juta nomor rekening. Dari data tersebut secara otomatis sistem melakukan validasi dengan sistem di perbankan.&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Validasi itu meliputi kecocokan nomor rekening, nama yang ada BP Jamsostek dengan yang tercatat di bank,&amp;rdquo; kata Agus dalam keterangan tertulis, Rabu (9/9/2020).


3. Diperpanjang hingga 2021
 
Pemerintah akan melanjutkan kembali program Pemulihan Ekonomi  Nasional (PEN) tahun depan. Salah satu program yang akan ada lagi pada  2021 adalah program subsidi gaji.
&quot;Bantuan untuk subsidi gaji. Itu juga akan dilanjutkan di kuartal  pertama tahun depan (2021),&quot; kata Menteri Koordinator Bidang  Perekonomian Airlangga Hartarto dalam keterangan persnya di Kantor  Presiden, Senin (7/9/2020).
 
4. Butuh Waktu 4 hari
Menaker Ida Fauziyah mengatakan, proses BSU ini akan memakan waktu  maksimal 4 hari untuk checklist terlebih dahulu dari tanggal diterima,  baru setelahnya diserahkan dan diproses oleh KPPN dan ditransfer oleh  bank penyalur.
 
5. Kerek Perekonomian
Ekonom dari Institute for Development of Economics and Finance  (Indef), Bhima Yudhistira menyebut sektor pekerja informal di Indonesia  yang tidak terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan itu jumlahnya  masih lebih banyak ketimbang yang tercatat. Sehingga, bantuan itu dapat  dipastikan tak menyasar ke seluruh lapisan pekerja.
Menurutnya,  bila pemberian stimulus itu salah sasaran, maka uang  yang ditransfer ke penerima BLT pun tak akan digunakan untuk berbelanja.  Mereka akan memilih uang itu untuk disimpan di bank karena melihat  kondisi perekonomian yang masih belum stabil.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah telah mentransfer program Bantuan Langsung Tunai (BLT) sebesar Rp600 ribu kepada 5,25 juta rekening pekerja dengan upah di bawah Rp5 juta. Adapun pada gelombang pertama ditransfer sebanyak 2,5 juta rekening dan tahapan kedua ada 3 juta rekening.
Sebagaimana diketahui, pemerintah memberikan bantuan Rp2,4 juta kepada para pekerja dengan gaji di bawah Rp5 juta. Bantuan tersebut akan dicairkan setiap dua bulan sekali dalam jangka waktu 4 bulan.
Berikut adalah fakta terkini mengenai pencairan BLT pekerja yang dirangkum Okezone, Sabtu (12/9/2020).
Baca Juga:&amp;nbsp;Siap-Siap, Subsidi Pulsa Mahasiswa Cair Akhir Bulan Ini
1. Ada 3,5 Juta Pekerja yang Dapat BLT di Tahap III
 
Sebanyak 3,5 juta data penerima bantuan subsidi upah (BSU) Rp1,2 juta untuk pegawai dengan gaji di bawah Rp5 juta sudah resmi diserahkan oleh BPJS Ketenagakerjaan (BPJSTK) kepada Kementerian Ketenagakerjaan (Kemenaker) pada hari ini.&amp;nbsp;
Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan (BJSTK) Agus Susanto mengatakan bahwa 3,5 juta rekening ini sudah melalui proses validasi data dan siap untuk menerima transfer BSU.
&amp;nbsp;Baca Juga:&amp;nbsp;Jakarta PSBB Lagi, Bantuan UMKM Segera Dipercepat agar Tak Bangkrut
2. BPJS Kantongi 14,5 Juta Rekening
 
Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Agus Susanto mengatakan bahwa data terakhir jumlah rekening bank yang masuk ke pihaknya sebanyak 14, 5 juta nomor rekening. Dari data tersebut secara otomatis sistem melakukan validasi dengan sistem di perbankan.&amp;nbsp;
&amp;ldquo;Validasi itu meliputi kecocokan nomor rekening, nama yang ada BP Jamsostek dengan yang tercatat di bank,&amp;rdquo; kata Agus dalam keterangan tertulis, Rabu (9/9/2020).


3. Diperpanjang hingga 2021
 
Pemerintah akan melanjutkan kembali program Pemulihan Ekonomi  Nasional (PEN) tahun depan. Salah satu program yang akan ada lagi pada  2021 adalah program subsidi gaji.
&quot;Bantuan untuk subsidi gaji. Itu juga akan dilanjutkan di kuartal  pertama tahun depan (2021),&quot; kata Menteri Koordinator Bidang  Perekonomian Airlangga Hartarto dalam keterangan persnya di Kantor  Presiden, Senin (7/9/2020).
 
4. Butuh Waktu 4 hari
Menaker Ida Fauziyah mengatakan, proses BSU ini akan memakan waktu  maksimal 4 hari untuk checklist terlebih dahulu dari tanggal diterima,  baru setelahnya diserahkan dan diproses oleh KPPN dan ditransfer oleh  bank penyalur.
 
5. Kerek Perekonomian
Ekonom dari Institute for Development of Economics and Finance  (Indef), Bhima Yudhistira menyebut sektor pekerja informal di Indonesia  yang tidak terdaftar sebagai peserta BPJS Ketenagakerjaan itu jumlahnya  masih lebih banyak ketimbang yang tercatat. Sehingga, bantuan itu dapat  dipastikan tak menyasar ke seluruh lapisan pekerja.
Menurutnya,  bila pemberian stimulus itu salah sasaran, maka uang  yang ditransfer ke penerima BLT pun tak akan digunakan untuk berbelanja.  Mereka akan memilih uang itu untuk disimpan di bank karena melihat  kondisi perekonomian yang masih belum stabil.</content:encoded></item></channel></rss>
