<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Demi Vaksin Covid-19, Erick Thohir Pepet AstraZeneca hingga CanSino</title><description>Pemerintah terus melakukan percepatan pemenuhan kebutuhan vaksin Covid-19</description><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/14/320/2277542/demi-vaksin-covid-19-erick-thohir-pepet-astrazeneca-hingga-cansino</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://economy.okezone.com/read/2020/09/14/320/2277542/demi-vaksin-covid-19-erick-thohir-pepet-astrazeneca-hingga-cansino"/><item><title>Demi Vaksin Covid-19, Erick Thohir Pepet AstraZeneca hingga CanSino</title><link>https://economy.okezone.com/read/2020/09/14/320/2277542/demi-vaksin-covid-19-erick-thohir-pepet-astrazeneca-hingga-cansino</link><guid isPermaLink="false">https://economy.okezone.com/read/2020/09/14/320/2277542/demi-vaksin-covid-19-erick-thohir-pepet-astrazeneca-hingga-cansino</guid><pubDate>Senin 14 September 2020 16:11 WIB</pubDate><dc:creator>Rina Anggraeni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2020/09/14/320/2277542/demi-vaksin-covid-19-erick-thohir-pepet-astrazeneca-hingga-cansino-KTbLgDXVnB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Erick Thohir Cari Vaksin Virus Corona. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2020/09/14/320/2277542/demi-vaksin-covid-19-erick-thohir-pepet-astrazeneca-hingga-cansino-KTbLgDXVnB.jpg</image><title>Erick Thohir Cari Vaksin Virus Corona. (Foto: Okezone.com/Shutterstock)</title></images><description>JAKARTA - Pemerintah terus melakukan percepatan pemenuhan kebutuhan vaksin Covid-19. Salah satu caranya dengan melakukan kerjasama dengan AstraZeneca, CanSino dan Pfizer.
Ketua Pelaksanan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PCPEN) sekaligus Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, saat ini sedang dilakukan pendekatan kerjasama dengan dunia internasional untuk produksi vaksin secara massal.
Baca Juga:&amp;nbsp;Vaksin Merah Putih Baru Bisa Diproduksi Massal Akhir 2021
&quot;Kita terus melakukan pendekatan dengan AstraZeneca, CanSino, Pfizer, kita terus melakukan kerja sama dengan CEPI (Coalition for Epidemic Prepareness Inovation) dan GAVI (Global Alliance for Vaccines and Immunization),&quot; ujar Erick dalam preskon virtual, Senin (14/9/2020).
Sambung dia, pemerintah akan membagi kebutuhan pengadaan vaksin di Indonesia menjadi dua. Pertama adalah vaksin Covid-19 yang merupakan bantuan dari pemerintah.
&quot;Kita ingin memastikan kebutuhan vaksin untuk rakyat Indonesia yang sudah diputuskan ada dua macam. Pertama bantuan vaksin pemerintah,&quot; katanya.
Baca Juga: Jokowi Ungkap Penemuan Vaksin Covid-19 Sangat Penting Tangani Krisis Ekonomi
Selain itu, pemerintah mendorong agar orang-orang yang lebih mampu untuk membeli vaksin covid-19. Meski begitu, pemerintah akan menjamin kebutuhan vaksinasi untuk mengatasi kasus covid-19 di Indonesia.
&quot;Program vaksin mandiri, individu yang dianggap mampu harus membeli. Ini menjadi bagian yang diutamakan dalam periode beberapa bulan ke depan untuk vaksinisi,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>JAKARTA - Pemerintah terus melakukan percepatan pemenuhan kebutuhan vaksin Covid-19. Salah satu caranya dengan melakukan kerjasama dengan AstraZeneca, CanSino dan Pfizer.
Ketua Pelaksanan Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (PCPEN) sekaligus Menteri BUMN Erick Thohir mengatakan, saat ini sedang dilakukan pendekatan kerjasama dengan dunia internasional untuk produksi vaksin secara massal.
Baca Juga:&amp;nbsp;Vaksin Merah Putih Baru Bisa Diproduksi Massal Akhir 2021
&quot;Kita terus melakukan pendekatan dengan AstraZeneca, CanSino, Pfizer, kita terus melakukan kerja sama dengan CEPI (Coalition for Epidemic Prepareness Inovation) dan GAVI (Global Alliance for Vaccines and Immunization),&quot; ujar Erick dalam preskon virtual, Senin (14/9/2020).
Sambung dia, pemerintah akan membagi kebutuhan pengadaan vaksin di Indonesia menjadi dua. Pertama adalah vaksin Covid-19 yang merupakan bantuan dari pemerintah.
&quot;Kita ingin memastikan kebutuhan vaksin untuk rakyat Indonesia yang sudah diputuskan ada dua macam. Pertama bantuan vaksin pemerintah,&quot; katanya.
Baca Juga: Jokowi Ungkap Penemuan Vaksin Covid-19 Sangat Penting Tangani Krisis Ekonomi
Selain itu, pemerintah mendorong agar orang-orang yang lebih mampu untuk membeli vaksin covid-19. Meski begitu, pemerintah akan menjamin kebutuhan vaksinasi untuk mengatasi kasus covid-19 di Indonesia.
&quot;Program vaksin mandiri, individu yang dianggap mampu harus membeli. Ini menjadi bagian yang diutamakan dalam periode beberapa bulan ke depan untuk vaksinisi,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
